Investor melakukan going long dengan membeli aset karena mengharapkan harga aset tersebut meningkat. Strategi ini berlandaskan keyakinan bahwa nilai aset akan naik seiring waktu, sehingga investor dapat menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi untuk meraih keuntungan. Contohnya:
Agar pemahaman tentang going long semakin utuh, penting untuk membandingkannya dengan going short:
Kedua strategi ini memiliki pendekatan yang bertolak belakang, namun sama-sama menjadi fondasi utama dalam pasar investasi.
Meskipun terlihat sederhana, going long memiliki risiko besar. Setiap trader perlu memahami risiko ini sebelum memasuki pasar.
Untuk mendapatkan wawasan Web3 lainnya, kunjungi https://www.gate.com/.
Strategi going long banyak digunakan oleh investor kripto. Baik pada perdagangan spot, perdagangan leverage, maupun kontrak berjangka, going long dapat diterapkan di seluruh tipe trading. Meski demikian, going long bukan jaminan profit. Pergerakan pasar, leverage, dan psikologi investor sangat menentukan. Agar strategi long berhasil, diperlukan analisis teknikal yang tepat. Manajemen risiko yang disiplin dan pola pikir investasi yang rasional juga sangat penting. Walaupun konsepnya sederhana, investor tetap harus berupaya keras untuk menguasai strategi ini. Kemampuan meraih peluang di pasar bull dan menjaga profit saat terjadi koreksi pasar akan sangat menentukan keberhasilan investor.
* Informasi ini tidak bermaksud untuk menjadi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau rekomendasi lain apa pun yang ditawarkan atau didukung oleh Gate.
* Artikel ini tidak boleh di reproduksi, di kirim, atau disalin tanpa referensi Gate. Pelanggaran adalah pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta dan dapat dikenakan tindakan hukum.





