PENDANAAN | Startup Teknologi Iklim Afrika Mengambil 45% dari Total Pendanaan, Melampaui Fintech, di H1 2024

Dalam beberapa tahun terakhir, scene modal ventura (VC) di Afrika telah mengalami pergeseran yang signifikan, terutama di bidang agritech dan teknologi iklim.

Perjalanan Rhea, sebuah startup agritech Kenya yang berfokus pada kesehatan tanah, menggambarkan transformasi ini dengan jelas.

Didirikan pada tahun 2022 oleh Priscillah Wakerera dan Soinato Leboo, Rhea awalnya kesulitan untuk menarik minat investor. Saat itu, startup fintech dan e-commerce adalah yang paling diminati oleh para pemodal ventura, sementara agritech dan solusi iklim mendapat perhatian yang jauh lebih sedikit. Namun, narasi ini sedang berubah.

Penghargaan terbaru Rhea di puncak iklim AfricaArena, di mana ia dinobatkan sebagai Startup Teknologi Iklim Terbaik, menyoroti pergeseran fokus menuju teknologi iklim dan pertanian. Pengakuan ini datang seiring dengan meningkatnya investasi di sektor-sektor ini, mencerminkan tren yang lebih luas dari meningkatnya minat dan pendanaan.

Lanskap investasi telah berkembang secara signifikan.

Sejak 2019, pendanaan teknologi iklim telah mengalami pertumbuhan yang mengesankan, dengan investasi meningkat dari $340 juta menjadi $1,1 miliar pada tahun 2023. Sejauh ini di tahun 2024, startup teknologi iklim telah mengumpulkan 45% ($325 juta) dari total yang dihimpun ($780 juta) oleh startup di Afrika hingga saat ini, menandakan pergeseran yang kuat menuju solusi yang berkelanjutan dan berdampak.

Sejauh ini di tahun 2024, teknologi iklim telah mengalahkan teknologi keuangan. Area investasi kunci meliputi:

  • Logistik dan transportasi yang menerima $215 juta
  • Energi dan air dengan pendanaan $132 juta

Ini mencerminkan fokus investor yang berkembang pada ketahanan iklim dan infrastruktur berkelanjutan.

Pendanaan teknologi iklim telah tumbuh dalam angka absolut dalam 5 tahun terakhir:

  • $340 juta pada tahun 2019
  • $344 juta pada tahun 2020
  • $613 juta pada tahun 2021
  • $959 juta pada tahun 2022 dan
  • $1,1 miliar pada 2023)

Setelah bagian total investasi mencapai 36% pada tahun 2023, sektor ini tampaknya berada di jalur untuk tumbuh lagi pada tahun 2024 meskipun kenyataannya mengalahkan investasi sebesar $1,1 miliar di teknologi iklim tahun lalu tampaknya tidak mungkin pada tahap ini.

Organisasi seperti Kenya Climate Innovation Centre (KCIC) memainkan peran penting dalam pergeseran ini. Sejak 2022, KCIC telah mengamankan lebih dari $150 juta untuk mendukung usaha kecil di sektor teknologi iklim, termasuk energi surya, manajemen limbah, dan reforestasi. Inisiatif KCIC, seperti program energi surya di Kenya, Uganda, dan Tanzania, membantu mengintegrasikan praktik berkelanjutan ke dalam berbagai industri.

Minat yang meningkat dalam agritech dan teknologi iklim bukanlah sekadar tren sementara.

Menurut Christophe Viarnaud, Pendiri dan CEO AfricArena, sektor-sektor ini memiliki prospek yang signifikan untuk masa depan teknologi Afrika.

Josh Romisher, CEO dan Co-Founder Holcene, menggemakan sentimen ini, menyoroti potensi Afrika untuk menjadi pemain utama dalam diskusi iklim global.

Dengan peluang inovasi besar yang akan datang, lanskap investasi untuk agritech dan teknologi iklim di Afrika dipastikan akan terus berkembang. Seiring dengan meningkatnya tantangan iklim yang dihadapi benua ini, fokus pada solusi yang berkelanjutan dan berdampak menjadi lebih penting dari sebelumnya.

Tren investasi yang berkembang di Afrika menggarisbawahi pengakuan yang semakin meningkat terhadap potensi agritech dan teknologi iklim untuk mendorong kemajuan ekonomi dan lingkungan.

_________________________________________

_________________________________________

Lihat Asli
Konten ini hanya untuk referensi, bukan ajakan atau tawaran. Tidak ada nasihat investasi, pajak, atau hukum yang diberikan. Lihat Penafian untuk pengungkapan risiko lebih lanjut.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate.io
Komunitas
Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • ไทย
  • Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)