Para ilmuwan mengatakan bahwa pemujaan teknologi bukanlah hal baru, tetapi memperingatkan bahwa keyakinan terhadap AI mungkin berasal dari kesepian dan perjuangan kesehatan mental, bukan kebenaran ilahi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MissedTheBoat
· 08-25 23:40
Aduh, sekali lagi saya membeli saat turun, sungguh menyedihkan.
Lihat AsliBalas0
Hash_Bandit
· 08-25 19:10
itu seperti menambang untuk validasi sejujurnya... orang-orang mengejar ai dengan cara yang sama seperti kita mengejar hash power di 2017
Lihat AsliBalas0
LayerZeroEnjoyer
· 08-25 10:47
Sigh, siapa yang bukan karena kesepian?
Lihat AsliBalas0
GasFeeCryer
· 08-24 01:23
Kritikus teknologi bahkan tidak melakukan apa-apa.
Lihat AsliBalas0
MetaDreamer
· 08-24 01:15
Teknologi sudah kesepian, toh AI tidak bisa menipuku.
Lihat AsliBalas0
FloorSweeper
· 08-24 01:08
Orang modern pasti sudah terpesona.
Lihat AsliBalas0
PrivateKeyParanoia
· 08-24 01:07
Menangis sambil memeluk ponsel sendirian
Lihat AsliBalas0
OnchainGossiper
· 08-24 01:05
Hanya penghiburan diri untuk ketakutan sosial dalam teknologi.
Para ilmuwan mengatakan bahwa pemujaan teknologi bukanlah hal baru, tetapi memperingatkan bahwa keyakinan terhadap AI mungkin berasal dari kesepian dan perjuangan kesehatan mental, bukan kebenaran ilahi.