Baru-baru ini, terjadi kasus penipuan Aset Kripto besar di daerah Gyeonggi Selatan, Korea Selatan. Polisi setempat setelah penyelidikan panjang berhasil menangkap dan menuntut tiga tersangka utama pada 28 Agustus 2025. Kasus ini melibatkan jumlah uang hingga 5,7 miliar won (sekitar 4,1 juta dolar AS), dengan jumlah korban mencapai 129 orang.
Menurut informasi yang diperoleh, waktu operasi kelompok penipu ini berlangsung dari Desember 2023 hingga Juni 2024. Mereka merancang dengan cermat sebuah koin meme bernama GCV, dan menggunakan ini sebagai alat untuk melakukan penipuan. Untuk menarik investor, mereka menciptakan sebuah daya tarik yang cukup menarik: pembelian koin GCV dapat memperoleh keanggotaan lapangan golf di Asia.
Metode ini memanfaatkan sepenuhnya kerinduan orang-orang terhadap olahraga golf yang mewah, serta keinginan untuk cepat kaya. Namun, yang disebut keanggotaan ini akhirnya terbukti sepenuhnya fiktif.
Kasus ini sekali lagi menyoroti risiko pasar Aset Kripto, sekaligus mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh regulator. Para investor perlu sangat berhati-hati saat memasuki bidang ini, dan harus waspada terhadap proyek yang menjanjikan pengembalian tinggi.
Polisi Korea Selatan menyatakan bahwa mereka akan terus meningkatkan upaya penanggulangan kejahatan keuangan semacam ini untuk melindungi kepentingan investor. Pada saat yang sama, mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, meningkatkan kesadaran akan risiko, dan menghindari terjebak dalam perangkap penipuan serupa.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
4 Suka
Hadiah
4
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
defi_detective
· 08-28 03:49
Datang lagi untuk menipu uang ya
Lihat AsliBalas0
PessimisticOracle
· 08-28 03:46
Banyak sekali cara penipuan
Lihat AsliBalas0
BitcoinDaddy
· 08-28 03:41
Apakah ini lagi mesin pemotong suckers?
Lihat AsliBalas0
MidnightMEVeater
· 08-28 03:23
Selamat pagi fren, tanpa likuiditas itu hanyalah kolam gelap di lapangan.
Baru-baru ini, terjadi kasus penipuan Aset Kripto besar di daerah Gyeonggi Selatan, Korea Selatan. Polisi setempat setelah penyelidikan panjang berhasil menangkap dan menuntut tiga tersangka utama pada 28 Agustus 2025. Kasus ini melibatkan jumlah uang hingga 5,7 miliar won (sekitar 4,1 juta dolar AS), dengan jumlah korban mencapai 129 orang.
Menurut informasi yang diperoleh, waktu operasi kelompok penipu ini berlangsung dari Desember 2023 hingga Juni 2024. Mereka merancang dengan cermat sebuah koin meme bernama GCV, dan menggunakan ini sebagai alat untuk melakukan penipuan. Untuk menarik investor, mereka menciptakan sebuah daya tarik yang cukup menarik: pembelian koin GCV dapat memperoleh keanggotaan lapangan golf di Asia.
Metode ini memanfaatkan sepenuhnya kerinduan orang-orang terhadap olahraga golf yang mewah, serta keinginan untuk cepat kaya. Namun, yang disebut keanggotaan ini akhirnya terbukti sepenuhnya fiktif.
Kasus ini sekali lagi menyoroti risiko pasar Aset Kripto, sekaligus mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh regulator. Para investor perlu sangat berhati-hati saat memasuki bidang ini, dan harus waspada terhadap proyek yang menjanjikan pengembalian tinggi.
Polisi Korea Selatan menyatakan bahwa mereka akan terus meningkatkan upaya penanggulangan kejahatan keuangan semacam ini untuk melindungi kepentingan investor. Pada saat yang sama, mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, meningkatkan kesadaran akan risiko, dan menghindari terjebak dalam perangkap penipuan serupa.