Setelah kenaikan menyeluruh pada bulan Juli, pasar aset kripto mengalami pullback yang signifikan di bulan Agustus. Saat ini, banyak aset digital bergerak dalam rentang sempit atau mengalami volume yang lesu, dengan performa harga yang melemah. Perubahan sentimen pasar sering kali membuat investor ritel ragu. Namun, data on-chain mengungkapkan bahwa para pemain utama di bidang kripto masih aktif menerapkan strategi, terutama mempersiapkan potensi pergerakan untuk bulan September.
Arbitrum (ARB) sebagai aset representatif dari solusi pengembangan lapisan kedua, telah menjadi salah satu token yang menjadi fokus perhatian investor besar di bulan September. Data on-chain menunjukkan bahwa sejak 24 Agustus, pemegang yang memiliki 100.000 hingga 1.000.000 ARB telah menambah kepemilikan sebanyak 2.100.000 koin. Sementara itu, grafik harian ARB menunjukkan pola sideways yang jelas: resistensi kuat terbentuk di atas 0,58 dolar, sementara dukungan efektif berada di bawah 0,47 dolar, dan pergerakan dalam kisaran ini telah berlangsung selama beberapa minggu.
Jika kekuatan beli investor besar terus meningkat, kemungkinan ARB menembus level resistensi 0,58 dolar AS akan meningkat, dan harga mungkin akan menjelajahi area 0,62 dolar AS. Namun, jika kekuatan akumulasi melemah, level suport 0,47 dolar AS mungkin sulit untuk dipertahankan, yang dapat menyebabkan harga turun ke sekitar 0,45 dolar AS.
Sebagai aset terkenal di bidang keuangan terdesentralisasi (DeFi), Uniswap (UNI) juga menarik perhatian dana besar. Data dari Nansen menunjukkan bahwa dalam minggu lalu, jumlah kepemilikan 100 alamat pemegang UNI teratas meningkat sebesar 4%. Fenomena peningkatan akumulasi oleh alamat-alamat utama ini biasanya akan meningkatkan kepercayaan investor ritel, sehingga mendorong harga naik.
Jika tren akumulasi ini dapat dipertahankan, UNI berpotensi menantang level harga 10,25 dolar. Sebaliknya, jika sentimen pasar semakin pesimis, harga UNI mungkin akan mengalami pullback ke level 8 dolar.
Saat ini pasar berada dalam periode fluktuasi yang kritis, pergerakan investor besar mungkin menjadi indikasi arah masa depan. Bagi investor ritel, memperhatikan perilaku pemimpin pasar secara dekat, sambil mempertimbangkan kemampuan risiko pribadi untuk membuat keputusan, akan menjadi pilihan bijak untuk menghadapi lingkungan pasar saat ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Setelah kenaikan menyeluruh pada bulan Juli, pasar aset kripto mengalami pullback yang signifikan di bulan Agustus. Saat ini, banyak aset digital bergerak dalam rentang sempit atau mengalami volume yang lesu, dengan performa harga yang melemah. Perubahan sentimen pasar sering kali membuat investor ritel ragu. Namun, data on-chain mengungkapkan bahwa para pemain utama di bidang kripto masih aktif menerapkan strategi, terutama mempersiapkan potensi pergerakan untuk bulan September.
Arbitrum (ARB) sebagai aset representatif dari solusi pengembangan lapisan kedua, telah menjadi salah satu token yang menjadi fokus perhatian investor besar di bulan September. Data on-chain menunjukkan bahwa sejak 24 Agustus, pemegang yang memiliki 100.000 hingga 1.000.000 ARB telah menambah kepemilikan sebanyak 2.100.000 koin. Sementara itu, grafik harian ARB menunjukkan pola sideways yang jelas: resistensi kuat terbentuk di atas 0,58 dolar, sementara dukungan efektif berada di bawah 0,47 dolar, dan pergerakan dalam kisaran ini telah berlangsung selama beberapa minggu.
Jika kekuatan beli investor besar terus meningkat, kemungkinan ARB menembus level resistensi 0,58 dolar AS akan meningkat, dan harga mungkin akan menjelajahi area 0,62 dolar AS. Namun, jika kekuatan akumulasi melemah, level suport 0,47 dolar AS mungkin sulit untuk dipertahankan, yang dapat menyebabkan harga turun ke sekitar 0,45 dolar AS.
Sebagai aset terkenal di bidang keuangan terdesentralisasi (DeFi), Uniswap (UNI) juga menarik perhatian dana besar. Data dari Nansen menunjukkan bahwa dalam minggu lalu, jumlah kepemilikan 100 alamat pemegang UNI teratas meningkat sebesar 4%. Fenomena peningkatan akumulasi oleh alamat-alamat utama ini biasanya akan meningkatkan kepercayaan investor ritel, sehingga mendorong harga naik.
Jika tren akumulasi ini dapat dipertahankan, UNI berpotensi menantang level harga 10,25 dolar. Sebaliknya, jika sentimen pasar semakin pesimis, harga UNI mungkin akan mengalami pullback ke level 8 dolar.
Saat ini pasar berada dalam periode fluktuasi yang kritis, pergerakan investor besar mungkin menjadi indikasi arah masa depan. Bagi investor ritel, memperhatikan perilaku pemimpin pasar secara dekat, sambil mempertimbangkan kemampuan risiko pribadi untuk membuat keputusan, akan menjadi pilihan bijak untuk menghadapi lingkungan pasar saat ini.