Dalam dunia blockchain, keterbacaan data sering kali lebih berharga daripada jumlahnya. Sebuah aset kripto yang baru diterbitkan dapat menghasilkan sejumlah besar catatan transaksi dalam waktu singkat, mencakup transfer, penerbitan tambahan, penghancuran, penyediaan likuiditas, dan operasi lintas rantai. Metode analisis tradisional bergantung pada pemeriksaan satu per satu catatan transaksi di blockchain explorer, yang tidak hanya memakan waktu besar, tetapi juga mudah mengabaikan jaringan hubungan yang penting.
Bubblemaps muncul untuk mengubah hubungan data blockchain yang kompleks menjadi representasi grafis yang intuitif. Dalam sistem visualisasi inovatif ini, setiap alamat digambarkan sebagai gelembung bulat yang ukurannya mencerminkan jumlah kepemilikan, sementara garis penghubung antar gelembung mewakili hubungan transaksi historis. Yang lebih canggih, Bubblemaps tidak terbatas pada tampilan statis, tetapi dapat menyajikan proses evolusi distribusi secara dinamis, mengubah banyak penilaian yang awalnya berdasarkan intuisi menjadi bukti data yang dapat diverifikasi.
Sebagai platform intelijen visual yang ditujukan untuk Web3, versi V2 dari Bubblemaps resmi diluncurkan pada tahun 2025. Fitur inti dari versi ini mencakup Time Travel dan Magic Nodes. Fitur-fitur ini tidak hanya memperkuat kemampuan analisis platform, tetapi juga mewujudkan integrasi tanpa batas dengan alat blockchain utama seperti Etherscan, DEXScreener, dan CoinGecko.
Fungsi Time Travel dapat dianggap sebagai salah satu sorotan utama Bubblemaps. Ia dapat melacak perjalanan lengkap sebuah token dari awal penciptaannya hingga saat ini, termasuk perubahan kepemilikan, catatan transfer, dan proses agregasi dana. Kekuatan dari fungsi ini terletak pada kemampuannya untuk mengungkap kebenaran di balik distribusi saat ini yang tampaknya seimbang. Dengan melacak kembali ke awal penerbitan, pengguna dapat dengan jelas melihat apakah dana awal sangat terkonsentrasi, apakah ada perpindahan dana besar selama periode kunci, dan informasi penting lainnya.
Analisis dimensi waktu yang mendalam ini menjadikan Bubblemaps sebagai alat yang kuat untuk mengidentifikasi berbagai operasi kompleks, seperti perdagangan frekuensi tinggi sebelum airdrop, penggabungan koin sebelum pemompaan, dan pemindahan dana sebelumnya sebelum pembukaan kunci. Melalui fungsi-fungsi ini, Bubblemaps membawa transparansi dan wawasan yang belum pernah ada sebelumnya dalam analisis data Blockchain, menyediakan alat dukungan keputusan yang kuat bagi investor, analis, dan lembaga pengatur.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LiquidityWitch
· 08-28 23:48
Ada sesuatu yang menarik, regulator pasti akan menyukainya.
Lihat AsliBalas0
NotGonnaMakeIt
· 08-28 23:48
Cobalah dan lihat apakah itu adalah skema penipuan.
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperer
· 08-28 23:48
Bermain dengan jelas jebakan terlihat
Lihat AsliBalas0
SchrodingerAirdrop
· 08-28 23:42
Airdrop tidak sebaik buy the dip membeli blue chip!
Dalam dunia blockchain, keterbacaan data sering kali lebih berharga daripada jumlahnya. Sebuah aset kripto yang baru diterbitkan dapat menghasilkan sejumlah besar catatan transaksi dalam waktu singkat, mencakup transfer, penerbitan tambahan, penghancuran, penyediaan likuiditas, dan operasi lintas rantai. Metode analisis tradisional bergantung pada pemeriksaan satu per satu catatan transaksi di blockchain explorer, yang tidak hanya memakan waktu besar, tetapi juga mudah mengabaikan jaringan hubungan yang penting.
Bubblemaps muncul untuk mengubah hubungan data blockchain yang kompleks menjadi representasi grafis yang intuitif. Dalam sistem visualisasi inovatif ini, setiap alamat digambarkan sebagai gelembung bulat yang ukurannya mencerminkan jumlah kepemilikan, sementara garis penghubung antar gelembung mewakili hubungan transaksi historis. Yang lebih canggih, Bubblemaps tidak terbatas pada tampilan statis, tetapi dapat menyajikan proses evolusi distribusi secara dinamis, mengubah banyak penilaian yang awalnya berdasarkan intuisi menjadi bukti data yang dapat diverifikasi.
Sebagai platform intelijen visual yang ditujukan untuk Web3, versi V2 dari Bubblemaps resmi diluncurkan pada tahun 2025. Fitur inti dari versi ini mencakup Time Travel dan Magic Nodes. Fitur-fitur ini tidak hanya memperkuat kemampuan analisis platform, tetapi juga mewujudkan integrasi tanpa batas dengan alat blockchain utama seperti Etherscan, DEXScreener, dan CoinGecko.
Fungsi Time Travel dapat dianggap sebagai salah satu sorotan utama Bubblemaps. Ia dapat melacak perjalanan lengkap sebuah token dari awal penciptaannya hingga saat ini, termasuk perubahan kepemilikan, catatan transfer, dan proses agregasi dana. Kekuatan dari fungsi ini terletak pada kemampuannya untuk mengungkap kebenaran di balik distribusi saat ini yang tampaknya seimbang. Dengan melacak kembali ke awal penerbitan, pengguna dapat dengan jelas melihat apakah dana awal sangat terkonsentrasi, apakah ada perpindahan dana besar selama periode kunci, dan informasi penting lainnya.
Analisis dimensi waktu yang mendalam ini menjadikan Bubblemaps sebagai alat yang kuat untuk mengidentifikasi berbagai operasi kompleks, seperti perdagangan frekuensi tinggi sebelum airdrop, penggabungan koin sebelum pemompaan, dan pemindahan dana sebelumnya sebelum pembukaan kunci. Melalui fungsi-fungsi ini, Bubblemaps membawa transparansi dan wawasan yang belum pernah ada sebelumnya dalam analisis data Blockchain, menyediakan alat dukungan keputusan yang kuat bagi investor, analis, dan lembaga pengatur.