Di kota modern, sistem manajemen transportasi adalah kunci untuk memastikan operasi kota yang normal. Begitu pula, di dunia digital yang berkembang pesat, kita juga menghadapi tantangan serupa. Dengan semakin luasnya skala komputasi AI, operasi cross-chain, dan komputasi off-chain, bagaimana cara efektif untuk mengelola dan mengoordinasikan "transportasi digital" menjadi masalah mendesak yang perlu diselesaikan.
Proyek Lagrange lahir untuk menjadi sistem manajemen lalu lintas di dunia digital. Seperti lampu lalu lintas dan pusat transportasi di dunia nyata, Lagrange bertujuan untuk menyediakan mekanisme verifikasi dan penjadwalan yang diperlukan untuk mencegah kekacauan dan konflik dalam aliran data.
Tiga tantangan utama yang dihadapi dunia digital dapat dibandingkan dengan masalah dalam lalu lintas nyata: 1. Inferensi AI seperti kendaraan di jalan raya, cepat tetapi perlu pengawasan untuk memastikan keamanan. 2. Interaksi cross-chain seperti kereta api antar kota, memerlukan sistem pengaturan yang seragam untuk mengoordinasikan standar yang berbeda. 3. Perhitungan off-chain mirip dengan jaringan pipa bawah tanah, meskipun skala besar tetapi tidak mudah terdeteksi, sekali masalah terjadi dapat mempengaruhi seluruh sistem.
Untuk menghadapi tantangan ini, Lagrange mengusulkan dua komponen inti: 1. DeepProve: Ini adalah mekanisme yang mirip dengan sistem pemantauan lalu lintas untuk mengawasi dan memverifikasi kepatuhan proses penalaran AI. 2. Jaringan ZK Prover: Ini setara dengan pusat penjadwalan cross-chain, yang mengoordinasikan interaksi antara berbagai blockchain.
Melalui teknologi inovatif ini, Lagrange bertujuan untuk membangun sebuah "sistem manajemen lalu lintas" yang efisien dan aman untuk dunia digital, meletakkan dasar bagi perkembangan ekonomi digital di masa depan. Seiring dengan evolusi teknologi digital yang terus berlanjut, proyek infrastruktur seperti Lagrange akan memainkan peran yang semakin penting dalam menjaga stabilitas ekosistem digital dan mendorong inovasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Di kota modern, sistem manajemen transportasi adalah kunci untuk memastikan operasi kota yang normal. Begitu pula, di dunia digital yang berkembang pesat, kita juga menghadapi tantangan serupa. Dengan semakin luasnya skala komputasi AI, operasi cross-chain, dan komputasi off-chain, bagaimana cara efektif untuk mengelola dan mengoordinasikan "transportasi digital" menjadi masalah mendesak yang perlu diselesaikan.
Proyek Lagrange lahir untuk menjadi sistem manajemen lalu lintas di dunia digital. Seperti lampu lalu lintas dan pusat transportasi di dunia nyata, Lagrange bertujuan untuk menyediakan mekanisme verifikasi dan penjadwalan yang diperlukan untuk mencegah kekacauan dan konflik dalam aliran data.
Tiga tantangan utama yang dihadapi dunia digital dapat dibandingkan dengan masalah dalam lalu lintas nyata:
1. Inferensi AI seperti kendaraan di jalan raya, cepat tetapi perlu pengawasan untuk memastikan keamanan.
2. Interaksi cross-chain seperti kereta api antar kota, memerlukan sistem pengaturan yang seragam untuk mengoordinasikan standar yang berbeda.
3. Perhitungan off-chain mirip dengan jaringan pipa bawah tanah, meskipun skala besar tetapi tidak mudah terdeteksi, sekali masalah terjadi dapat mempengaruhi seluruh sistem.
Untuk menghadapi tantangan ini, Lagrange mengusulkan dua komponen inti:
1. DeepProve: Ini adalah mekanisme yang mirip dengan sistem pemantauan lalu lintas untuk mengawasi dan memverifikasi kepatuhan proses penalaran AI.
2. Jaringan ZK Prover: Ini setara dengan pusat penjadwalan cross-chain, yang mengoordinasikan interaksi antara berbagai blockchain.
Melalui teknologi inovatif ini, Lagrange bertujuan untuk membangun sebuah "sistem manajemen lalu lintas" yang efisien dan aman untuk dunia digital, meletakkan dasar bagi perkembangan ekonomi digital di masa depan. Seiring dengan evolusi teknologi digital yang terus berlanjut, proyek infrastruktur seperti Lagrange akan memainkan peran yang semakin penting dalam menjaga stabilitas ekosistem digital dan mendorong inovasi.