Saya baru saja menerima sebuah pertanyaan menarik dari seorang trader pemula: apa itu long short dan mengapa hal itu begitu penting? Hari ini saya akan menjelaskan secara rinci tentang dua konsep inti ini.



Sebenarnya, long short tidaklah rumit. Long adalah posisi beli - Anda memprediksi harga akan naik, jadi membeli di level rendah lalu menjual di level lebih tinggi untuk mendapatkan selisihnya. Short sebaliknya - Anda meminjam aset dari platform, menjualnya di harga tinggi saat ini, kemudian membeli kembali di harga lebih rendah untuk mengembalikan ke platform dan mendapatkan keuntungan. Keunggulan dari long short adalah memungkinkan Anda mendapatkan keuntungan dari pasar yang naik maupun turun.

Tapi tunggu dulu, yang membuat long short menjadi sangat kuat adalah leverage keuangan. Saya punya 1.000 USD, tapi dengan leverage 1:10, saya bisa membuka posisi senilai 10.000 USD. Jika harga naik 10%, saya mendapatkan keuntungan 1.000 USD - dua kali lipat modal awal. Tapi jebakannya di sini adalah: jika harga turun 10%, saya kehilangan seluruhnya. Itulah mengapa manajemen risiko dalam long short harus sangat serius.

Ketika Anda melakukan trading long, risiko maksimal adalah 100% - ketika harga aset turun ke 0. Tapi short berbeda - risikonya bisa tak terbatas karena harga bisa naik tanpa batas. Oleh karena itu, fenomena Short Squeeze sangat berbahaya. Ini terjadi ketika sebuah aset tiba-tiba naik tajam, memaksa para short untuk buru-buru membeli kembali untuk memotong kerugian, yang justru mendorong harga naik lebih lagi. Peristiwa GameStop tahun 2021 adalah contoh klasik - dana hedge fund besar terjebak dalam perangkap ini.

Ada risiko lain yang disebut Margin Call. Ketika kerugian Anda melebihi margin yang dipertahankan, platform akan memberi peringatan. Jika Anda tidak menambah dana, sistem secara otomatis menutup posisi (Liquidation) dan saldo menjadi 0. Hal ini terjadi sangat cepat, terutama di pasar Crypto - yang beroperasi 24/7 dengan volatilitas ekstrem.

Tapi long short tidak hanya untuk spekulasi. CFO atau trader profesional juga menggunakannya untuk hedging - perlindungan risiko. Misalnya: Anda memegang 1.000 saham Apple jangka panjang tetapi khawatir pasar jangka pendek akan turun. Alih-alih menjual habis, Anda bisa membuka posisi short di S&P 500. Keuntungan dari short akan menutupi kerugian di portofolio utama, membantu Anda tetap aman saat pasar sedang bergolak.

Jadi apa itu long short ketika Anda benar-benar memahaminya? Ini adalah alat bermata dua - bisa membantu Anda meraih keuntungan besar tetapi juga bisa menghapus seluruh akun jika tidak berhati-hati. Yang terpenting adalah selalu punya rencana manajemen risiko: pasang Stop Loss, jangan pernah all-in, dan pahami tingkat leverage yang Anda gunakan.

Saya menyarankan Anda mulai dengan leverage kecil (1:2 atau 1:5) saat belajar long short. Belajar dari kesalahan orang lain sebelum mengalami sendiri - itu adalah cara paling cerdas untuk bertahan lama dalam trading keuangan.
SPX5000,08%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan