#日元跌至40年低点 Menurut data terbaru per 1 Juli 2026, nilai tukar dolar AS terhadap yen Jepang sempat naik ke 162,68, benar-benar mencapai titik tertinggi dalam hampir 40 tahun.



Meskipun Bank Jepang baru saja menaikkan suku bunga menjadi 1% (tertinggi sejak 1995) dan telah melakukan intervensi hampir 12 triliun yen, namun di tengah selisih suku bunga yang sangat besar antara AS dan Jepang, hal itu hampir tidak berarti.

Kontradiksi inti: Kesenjangan suku bunga

· Akar penyebab: Suku bunga AS (sekitar 3,5%-3,75%) jauh lebih tinggi daripada Jepang (1%). Kesenjangan ini mendorong 'transaksi carry trade' (meminjam yen berbunga rendah untuk membeli dolar berbunga tinggi), yang terus mendorong penjualan yen.
· Intervensi gagal: Intervensi otoritas Jepang hanya memberikan kenaikan sementara, setelah itu tren penurunan berlanjut, dan pasar secara bertahap menjadi kebal terhadap peringatan lisan.

Efek berantai dan ekspektasi

· Dampak domestik: Depresiasi yen mendorong kenaikan harga impor energi dan pangan, meningkatkan beban hidup masyarakat, dan juga memberikan tekanan pada pemerintah.
· Prospek ke depan: Lembaga memperkirakan, selama Fed tidak menurunkan suku bunga, tekanan depresiasi yen sulit mereda. JPMorgan memperkirakan yen bisa terdepresiasi hingga 164 pada akhir tahun. Pasar memperhatikan apakah kisaran 162-163 merupakan garis peringatan untuk intervensi berikutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan