Membeli bangunan di atas sebidang tanah (properti) sebagai aset itu benar-benar lucu,


apalagi di Tiongkok—tinggal ada longsor/gerakan tanah atau jebolnya bagian bendungan saja, bisa langsung jadi nol.

Kalau berinvestasi pada indeks saham AS, kompleksitas di dalamnya justru menciptakan redundansi sistem, sehingga jauh lebih tahan banting. Misalnya beberapa perusahaan tutup, tetapi karena indeks memakai bobot yang terdistribusi, dengan cepat bisa diperbaiki. Di tengah volatilitas dan restrukturisasi, indeks menunjukkan ketahanan (robustness) yang sangat baik.

Indeks bisa berfluktuasi lalu restrukturisasi, harga bisa pulih. Kalau rumah roboh, bisa direstrukturisasi dan diperbaiki kembali?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan