#CLARITYActEntersFinalCriticalStage



Rancangan undang-undang CLARITY Act, sebuah regulasi kripto di AS, telah mencapai tahap kritis. Pemimpin Mayoritas Senat John Thune ingin memulai pembahasan Senat sebelum masa reses musim panas pada 7 Agustus. Namun, ia mengatakan bahwa sulit bagi rancangan undang-undang tersebut untuk menjadi undang-undang penuh sebelum tanggal itu.

* Sektor kripto mendukung. Tiga asosiasi besar perdagangan mata uang kripto telah mengirim surat bersama kepada Senat yang mendukung kemajuan rancangan undang-undang tersebut.

* Dewan Perwakilan Rakyat sebelumnya telah meloloskan rancangan undang-undang tersebut dengan dukungan bipartisan. Mantan Ketua Komite Jasa Keuangan Patrick McHenry menyatakan bahwa pertanyaannya adalah “bukan apakah itu akan terjadi, melainkan kapan.” * Dua kendala besar yang tersisa:

1. Demokrat ingin menambahkan aturan etika yang akan membatasi presiden dan pejabat senior (serta keluarga mereka) untuk tidak memperoleh keuntungan dari aset kripto.

2. Dibutuhkan 60 suara untuk mengatasi filibuster di Senat. Partai Republik hanya memiliki 52 kursi; karena itu, diperlukan dukungan setidaknya dari beberapa Demokrat. * Pasar prediksi Polymarket mematok peluang 37% bahwa rancangan tersebut menjadi undang-undang pada 2026. * Jika tidak ada kemajuan sebelum libur Agustus, proses tersebut diperkirakan akan berlanjut hingga September atau setelahnya.

Dampak bagi pasar kripto:

Pengesahan CLARITY Act dapat menciptakan kerangka yang lebih jelas mengenai bagaimana dan oleh institusi mana aset digital akan diatur di AS. Ini dapat mengurangi ketidakpastian regulasi bagi sektor tersebut dalam jangka panjang. Namun, karena undang-undang tersebut belum diberlakukan dan hambatan politik masih ada, hasilnya belum pasti dalam jangka pendek.
Lihat Asli
ExAmeer
#CLARITYActEntersFinalCriticalStage

Undang-Undang CLARITY, RUU regulasi cryptocurrency di AS, telah mencapai tahap kritis. Pemimpin Mayoritas Senat John Thune ingin memulai pembahasan Senat sebelum masa reses musim panas pada 7 Agustus. Namun, ia mengatakan akan sulit bagi RUU itu menjadi undang-undang penuh sebelum tanggal tersebut.

* Sektor kripto mendukung. Tiga asosiasi perdagangan cryptocurrency besar telah mengirim surat bersama kepada Senat yang mendukung proses RUU tersebut.

* DPR sebelumnya meloloskan RUU itu dengan dukungan bipartisan. Mantan Ketua Komite Jasa Keuangan Patrick McHenry menyatakan bahwa pertanyaannya adalah "bukan apakah itu akan terjadi, melainkan kapan." * Dua hambatan besar masih tersisa:

1. Demokrat ingin menambahkan aturan etika yang akan membatasi presiden dan pejabat senior (dan keluarga mereka) untuk memperoleh keuntungan dari aset kripto.

2. Dibutuhkan 60 suara untuk mengatasi filibuster di Senat. Partai Republik hanya memiliki 52 kursi; oleh karena itu, diperlukan dukungan setidaknya dari beberapa Demokrat. * Pasar prediksi Polymarket membenarkan peluang 37% bahwa RUU itu menjadi undang-undang pada 2026. * Jika tidak ada kemajuan sebelum libur Agustus, proses diperkirakan berlanjut hingga September atau lebih.

Dampak bagi pasar kripto:

Pengesahan Undang-Undang CLARITY dapat menciptakan kerangka yang lebih jelas tentang bagaimana dan oleh institusi mana aset digital akan diregulasi di AS. Ini dapat mengurangi ketidakpastian regulasi untuk sektor tersebut dalam jangka panjang. Namun, karena undang-undangnya belum diberlakukan dan hambatan politik masih ada, hasilnya tidak pasti dalam jangka pendek.
repost-content-media
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
PrincessOfBitcoin
· 3jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
PrincessOfBitcoin
· 3jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan