#广场预测世界杯赢40000U Penampilan “Red Devils” Eropa berhenti di perempat final, “Generasi Emas” pun berakhir dengan meninggalkan penyesalan! Peraih peringkat 3 Piala Dunia 2018 menjadi yang terbaik
Pada 11 Juli, dalam pertandingan babak 1/4 Piala Dunia Amerika Serikat–Meksiko–Kanada, Belgia kalah dari Spanyol. Di Piala Dunia edisi ini, Belgia hanya mampu berhenti di 8 besar. Spanyol menang 2-1 atas Belgia dan melaju ke semifinal, dengan Merino mencetak gol penentu kemenangan secara beruntun! Lalas (Lammers) yang masuk dari bangku cadangan justru melakukan blunder dan memberi hadiah!
Para pemain “Generasi Emas” Belgia juga akan segera menutup masa karier bersama timnas masing-masing.
“Generasi Emas” Timnas Belgia
Sempat lama menduduki peringkat pertama dunia dalam ranking FIFA, namun selalu ada penyesalan karena tak pernah berhasil menyentuh trofi juara turnamen besar.
Menengok kembali “Generasi Emas” Belgia, pencapaian terbaik mereka di turnamen besar adalah sebagai juara ke-3 Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu, tim mengalahkan Jepang dan Brasil secara berurutan, lalu meraih peringkat 3 sekaligus memecahkan rekor terbaik sepanjang sejarah tim; sementara di Piala Dunia edisi lain, mereka berhenti di 8 besar pada Piala Dunia 2014 di Brasil, tersingkir mengejutkan di fase grup pada Piala Dunia 2022 di Qatar, hingga pada edisi kali ini Piala Dunia 2026 Amerika Serikat–Meksiko–Kanada mereka kembali berhenti di 8 besar.
Di panggung Piala Eropa, tim penuh bintang ini juga menunjukkan level terendah yang tinggi namun kurang dominasi. Mereka tersingkir di perempat final (8 besar) pada Euro 2016 Prancis dan Euro 2021, serta berhenti di babak 16 besar (1/8 final) pada Euro 2024 Jerman. Saat ini, dalam skuad Belgia, De Bruyne sudah berusia 35 tahun, Meunier dan Courtois sudah 34, Lukaku sudah 33. Troasard yang berusia 31 tahun sulit disebut masih muda, sedangkan Witsel yang berusia 37 tahun sudah masuk kategori pemain senior. Vertonghen, Alderweireld, dan lainnya bahkan lebih dulu memudar dari timnas dan dunia sepak bola.
Namun di sisi lain, di skuad Belgia yang sekarang masih ada kapten berusia 29 tahun, Tielemans, Deketaere berusia 25 tahun, Doku yang berusia 24 tahun, Lammers, Amadou Onana, De Winter, dan lainnya. Mereka mungkin akan mengambil alih estafet dari “Generasi Emas” Belgia, dan melanjutkan perjalanan yang belum tuntas tim tersebut.