Artikel ini mengupas krisis tata kelola di Alt5 Sigma Corp., perusahaan infrastruktur blockchain yang memberhentikan CEO dan COO setelah menandatangani kesepakatan kripto senilai $1,5 miliar dengan World Liberty Financial yang berafiliasi keluarga Trump. Kesepakatan tersebut memberikan entitas Trump 75% dari hasil penjualan token WLFI, berpotensi mencapai lebih dari $500 juta. Pembahasan meliputi perombakan dewan direksi, keterlibatan anggota keluarga Trump, dan hambatan hukum yang dihadapi, termasuk putusan pencucian uang Rwanda terhadap anak perusahaan. Artikel menganalisis dampak transformasi bisnis Alt5 dari operasi tradisional menuju fokus aset digital, serta risiko regulasi yang dihadapi perusahaan kripto terkait tokoh politik. Konten ini relevan bagi investor, stakeholder kripto, dan pihak yang memahami dinamika tata kelola perusahaan di industri blockchain.