
Acquisition cost adalah jumlah total riil yang Anda bayarkan untuk memperoleh suatu aset, termasuk harga beli dan seluruh biaya langsung yang diperlukan agar transaksi selesai. Dengan kata lain, ini adalah “jumlah total sebenarnya yang Anda bayarkan untuk memiliki suatu aset.”
Dalam dunia kripto, acquisition cost sering disebut ketika membeli token, melakukan minting atau membeli NFT, atau bergabung dalam liquidity pool. Sebagai contoh, jika Anda membeli Bitcoin menggunakan stablecoin di exchange, acquisition cost Anda biasanya adalah “harga beli × jumlah + biaya transaksi.” Untuk pembelian NFT on-chain, Anda juga harus memasukkan harga akhir, gas fee, dan komisi platform (jika ada).
Acquisition cost secara langsung memengaruhi perhitungan laba rugi saat penjualan dan pelaporan pajak Anda. Catatan yang tidak lengkap atau keliru dapat menyebabkan hasil riil Anda terlalu tinggi atau rendah, sehingga berdampak pada keputusan investasi dan risiko kepatuhan.
Catatan acquisition cost yang akurat membantu Anda:
Rumus umum acquisition cost adalah: Acquisition Cost = Harga Beli + Biaya Langsung (biaya transaksi, gas fee, dll.) ± Selisih Harga (slippage).
Contoh: jika Anda membeli token di exchange dengan 1.000 USDT dan membayar biaya transaksi 1 USDT, acquisition cost Anda adalah 1.001 USDT. Untuk transaksi on-chain di mana Anda membeli token seharga 0,5 ETH, membayar gas fee 0,003 ETH, dan terkena komisi platform 2%, seluruh komponen tersebut harus dijumlahkan dan dikonversi ke satuan mata uang yang sama (ETH atau fiat ekuivalen).
Jika order hanya terisi sebagian atau mengalami slippage (selisih harga akibat perubahan likuiditas), catat jumlah aktual dan biaya terkait untuk setiap pengisian secara terpisah agar tidak terjadi kesalahan akibat rata-rata.
Acquisition cost mencakup semua biaya langsung yang diperlukan untuk “memiliki” suatu aset:
Acquisition cost NFT adalah jumlah total yang Anda bayarkan untuk memperolehnya. Ini umumnya meliputi harga beli, gas fee, dan komisi platform; jika Anda melakukan minting NFT, termasuk juga harga minting dan gas fee transaksi tersebut.
Contoh: jika Anda membeli NFT seharga 0,05 ETH, membayar gas fee 0,01 ETH, dan komisi platform 2% (0,001 ETH), acquisition cost Anda adalah 0,05 + 0,01 + 0,001 = 0,061 ETH. Jika Anda kemudian mentransfer NFT ke chain atau wallet lain dan terkena biaya tambahan, biaya tersebut umumnya dianggap sebagai biaya kepemilikan atau disposal, bukan bagian dari acquisition cost awal—namun tetap perlu dicatat terpisah untuk perhitungan hasil keseluruhan.
Dalam ekosistem DeFi, akuisisi aset sering kali melibatkan lebih dari sekadar pembelian langsung:
Saat Anda bergabung ke liquidity pool, Anda menyetorkan dua token berbeda dan menerima LP token. Acquisition cost LP token adalah nilai gabungan kedua token ditambah gas fee saat itu. Jika Anda menerima reward fee atau bonus token, acquisition cost-nya umumnya dicatat sebesar nilai pasar saat diterima (yang dapat menjadi penghasilan kena pajak di banyak negara), dan nilai ini digunakan untuk perhitungan laba rugi berikutnya.
Pada protokol staking atau lending, jika Anda hanya menyetorkan aset untuk mendapat bunga atau reward token, acquisition cost posisi Anda dihitung dari nilai token saat deposit; reward dicatat pada harga pasar saat diterima. Jika Anda melakukan restake atau reinvestasi reward, setiap posisi baru beserta biaya terkait harus dicatat terpisah.
Jika Anda membeli aset yang sama lebih dari sekali, metode pemilihan batch acquisition cost akan memengaruhi hasil laba/rugi akhir Anda:
Kebanyakan yurisdiksi mewajibkan metode akuntansi yang dipilih tetap konsisten selama satu tahun pajak. Jika ingin mengubah metode, biasanya diperlukan pengungkapan tambahan atau persetujuan—selalu cek regulasi lokal.
Acquisition cost menjadi basis penghitungan capital gain (Harga Jual – Acquisition Cost – Biaya Pelepasan). Per 2024, banyak otoritas pajak mengizinkan biaya langsung terkait transaksi (seperti biaya transaksi, gas fee, dan komisi platform) untuk dimasukkan ke acquisition cost, meskipun detailnya berbeda-beda di tiap negara.
Praktik umum meliputi:
Ini bukan saran pajak. Sebelum melapor pajak, selalu periksa aturan lokal dan konsultasikan dengan profesional—sertakan catatan lengkap (log transaksi, hash, tangkapan layar).
Langkah 1: Ekspor data transaksi dan biaya. Pada akun Gate Anda, ekspor detail pembelian, penarikan, deposit, dan biaya—pastikan rentang tanggal mencakup seluruh transaksi terkait.
Langkah 2: Standarisasi mata uang akuntansi. Pilih USDT atau fiat sebagai unit akuntansi; konversi seluruh biaya—biaya transaksi, komisi, gas—ke unit ini dan simpan sumber kurs atau harga.
Langkah 3: Cocokkan biaya satu per satu. Untuk setiap catatan pembelian, tautkan biaya transaksi, komisi platform, dan gas fee yang sesuai—hindari merata-ratakan biaya di beberapa transaksi agar tidak terjadi kesalahan.
Langkah 4: Pilih metode akuntansi. Pilih FIFO, LIFO, atau rata-rata tertimbang; konsistenkan metode ini dalam setiap periode pelaporan. Jika berganti metode, catat alasan dan dampaknya.
Langkah 5: Simpan dokumentasi dan backup. Arsipkan hash transaksi, timestamp, tangkapan layar, dan file ekspor; backup secara lokal dan cloud untuk audit atau pelaporan pajak.
Acquisition cost sangat penting untuk memahami investasi riil dan menghitung laba/rugi. Dalam kripto, acquisition cost mencakup bukan hanya harga beli, tetapi juga seluruh biaya langsung seperti biaya transaksi, gas fee, dan komisi platform. Setiap skenario—perdagangan di exchange, NFT, DeFi—memiliki karakter pencatatan tersendiri; pembelian berulang memerlukan metode akuntansi yang konsisten. Untuk meminimalkan risiko audit dan kepatuhan: standarisasi unit akuntansi, cocokkan setiap biaya dengan transaksinya, simpan dokumentasi lengkap—dan konsultasikan aturan lokal serta profesional sebelum pelaporan pajak.
Tidak. Acquisition cost mencakup semua biaya yang Anda bayarkan untuk memperoleh aset—harga ditambah seluruh biaya terkait. Biaya transaksi hanyalah salah satu komponen. Contoh: jika Anda membeli 1 BTC seharga $50.000 dan membayar biaya transaksi serta gas total $500, acquisition cost Anda adalah $50.500—yang mencerminkan investasi riil Anda.
Acquisition cost yang tinggi sendiri tidak menentukan Anda rugi—faktor utamanya adalah pergerakan harga aset setelahnya. Acquisition cost menjadi baseline; jika harga naik di atasnya, Anda untung. Namun, acquisition cost yang lebih tinggi berarti Anda membutuhkan kenaikan harga lebih besar untuk impas—pencatatan akurat membantu menilai hasil investasi yang sebenarnya.
Karena acquisition cost mencakup harga pasar dan biaya pada waktu transaksi. Harga pasar bisa sangat bervariasi; kepadatan jaringan juga bisa membuat biaya berubah. Misalnya, membeli saat bull market biasanya lebih mahal daripada saat bear market—jadi pencatatan setiap pembelian lebih penting daripada sekadar rata-rata harga.
Bisa. Analitik akun Gate secara otomatis merekam harga beli dan biaya transaksi untuk setiap trading—memberikan data acquisition cost yang lengkap. Anda dapat melihat detail biaya setiap trading di menu "Assets" > "Account Analytics" untuk membantu perhitungan hasil atau pelaporan pajak.
Sebaiknya Anda membuat lembar pelacakan terpadu yang mencakup tanggal pembelian, platform, harga, biaya, dan total biaya untuk setiap pembelian. Jika aset dipindahkan ke Gate, gunakan riwayat deposit Gate untuk mengidentifikasi acquisition cost-nya—namun pembelian di luar platform perlu dicatat manual. Konsolidasi data secara rutin memastikan perhitungan biaya dan hasil investasi yang akurat.


