
Basis point (bp) adalah satuan yang digunakan untuk mengukur perubahan kecil pada suku bunga, imbal hasil, atau biaya. Satu basis point setara dengan 0,01%, dan 100 basis point sama dengan 1%. Pengukuran presisi ini membantu menghindari kebingungan antara “persentase poin” dan “persentase” saat membahas perubahan tingkat.
Anda akan sering menemukan istilah seperti “naik 25 basis point” dalam berita atau pengumuman, yang berarti tingkat awal telah naik sebesar 0,25%. Misalnya, jika suku bunga naik dari 2,50% menjadi 2,75%, itu berarti kenaikan sebesar 25 basis point. Karena harga di dunia keuangan sangat sensitif terhadap perubahan kecil, basis point menjadi standar universal untuk penyesuaian semacam itu.
Basis point digunakan secara luas untuk suku bunga dan imbal hasil karena memberikan cara yang jelas untuk menyampaikan perubahan sekecil apa pun, sehingga menghilangkan ambiguitas antara “persentase” dan “persentase poin”.
Di pasar suku bunga, faktor seperti tingkat pinjaman bank, imbal hasil obligasi, dan biaya dana sering kali berubah hanya beberapa hingga puluhan basis point—namun perubahan kecil ini dapat berdampak besar pada total biaya atau hasil. Penggunaan basis point memungkinkan pemahaman konsisten di seluruh aktivitas perdagangan, manajemen risiko, dan penyelesaian. Sebagai contoh, jika tingkat pinjaman bergerak dari 5,00% ke 5,05% (perubahan hanya, 5 basis point), total bunga yang dibayarkan pada pinjaman besar dapat meningkat secara signifikan.
Hubungan antara basis point dan persentase bersifat tetap: 1 basis point = 0,01%, atau 0,0001 dalam bentuk desimal.
Langkah 1: Konversikan basis point ke persentase. N basis point = N × 0,01%. Contoh: 25 basis point = 0,25%.
Langkah 2: Konversikan persentase ke bentuk desimal untuk perhitungan. 0,25% = 0,0025 (karena 0,25 ÷ 100 = 0,0025).
Langkah 3: Kalikan desimal tersebut dengan nominal pokok atau basis tingkat Anda untuk menentukan dampak chronis. Misalnya, jika suku bunga tahunan Anda naik sebesar 25 basis point dan Anda meminjam 10.000 USDT, bunga tambahan yang dibayarkan dalam satu tahun adalah: 10.000 × 0,0025 = 25 USDT.
Di pasar kripto, basis point digunakan dalam skenario seperti tingkat pinjaman, produk imbal hasil, funding rate untuk kontrak derivatif, dan penyesuaian biaya trading. APR (Annual Percentage Rate) dan APY (Annual Percentage Yield) sering muncul bersama basis point—APR mengacu pada tingkat tahunan tanpa penggandaan, sedangkan APY memperhitungkan efek penggandaan.
Contohnya, jika Anda melihat “APR naik 20 basis point”, artinya tingkat tahunan naik sebesar 0,20%. Jika “APY turun 15 basis point”, berarti imbal hasil tahunan majemuk turun 0,15%. Pada kontrak perpetual, “funding rate” adalah biaya periodik yang dipertukarkan antara posisi long dan short untuk menjaga keselarasan harga—penyesuaian kecilnya juga biasanya dijelaskan dalam basis point.
Perubahan basis point secara langsung memengaruhi biaya pinjaman, hasil investasi, atau biaya trading. Besarnya dampak tergantung pada nominal pokok, periode kepemilikan, dan apakah ada penggandaan.
Contoh: Meminjam 10.000 USDT dengan APR naik dari 5,00% menjadi 5,05% (+5 basis point) berarti Anda akan membayar tambahan 10.000 × 0,0005 = 5 USDT dalam bunga selama satu tahun. Untuk pinjaman 30.000 USDT, kenaikannya menjadi 15 USDT. Demikian pula, jika tingkat produk imbal hasil naik 25 basis point (0,25%), Anda akan memperoleh tambahan 25 USDT dari investasi 10.000 USDT dalam satu tahun; dengan penggandaan (APY), perbedaan jangka panjangnya akan semakin besar.
Biaya trading juga sering dikutip dalam basis point. Jika biaya maker naik dari 6 basis point menjadi 8 basis point, itu adalah perubahan dari 0,06% menjadi 0,08%. Semakin besar volume trading Anda, semakin besar pula selisih biaya total yang terjadi.
Di Gate, tingkat dan biaya biasanya ditampilkan dalam bentuk persentase, namun pengumuman dan komunikasi sering mendeskripsikan perubahan dalam basis point. Berikut cara Anda dapat memantau:
Langkah 1: Periksa “funding rate” dan pengumuman terkait di bagian kontrak untuk memahami arti biaya periodik yang “naik atau turun beberapa basis point”.
Langkah 2: Pada halaman pinjaman leverage atau imbal hasil, tinjau tingkat tahunan yang ditampilkan (APR/APY). Ketika Anda melihat pengumuman seperti “naik X basis point”, kalikan X dengan 0,01% untuk membandingkan dengan persentase yang tertera di halaman.
Langkah 3: Perhatikan penyesuaian biaya atau detail event—perubahan sering disajikan dalam basis point sehingga Anda dapat dengan cepat memperkirakan bagaimana biaya atau hasil Anda mungkin berubah berdasarkan posisi atau nilai investasi saat ini.
Tips: Selalu rujuk ke halaman platform untuk tingkat yang benar-benar ditampilkan; jika ada penggandaan (APY), pertimbangkan waktu dan frekuensi penggandaan untuk hasil akhir.
Basis point dan persentase poin bukan hal yang sama. Satu basis point = 0,01%, sedangkan satu persentase poin = 1% = 100 basis point.
Perubahan dari 2% menjadi 3% adalah “kenaikan satu persentase poin”, yang setara dengan “kenaikan 100 basis point”. Namun, pertumbuhan persentase bersifat relatif: bergerak dari 2% ke 3% sebenarnya adalah kenaikan 50%. Jadi, “kenaikan satu persentase poin” tidak sama dengan “kenaikan 100 persen”. Penggunaan basis point atau persentase poin membantu menghindari kebingungan antara perubahan absolut dan relatif.
Kesalahan umum meliputi: menyamakan basis point dengan persentase (mengira lima basis point adalah 5%), salah menghitung konversi antara APR dan APY karena mengabaikan penggandaan, atau meremehkan efek kumulatif dari perubahan basis point kecil pada skenario bernilai besar atau leverage tinggi.
Risiko yang mungkin terjadi melibatkan penyesuaian biaya dinamis—perubahan kecil dalam basis point dapat bertambah menjadi perbedaan biaya atau hasil yang signifikan dalam jangka panjang atau nominal besar; untuk funding rate pada kontrak, perubahan antar siklus dapat memengaruhi biaya posisi Anda. Sebelum mengambil keputusan meminjam, berinvestasi, atau trading, selalu pastikan bagaimana tingkat dikutip, frekuensinya, dan apakah berlaku penggandaan.
Basis point memberikan cara jelas untuk menyampaikan perubahan kecil pada suku bunga, imbal hasil, atau biaya—1 bp = 0,01%, dan 100 bp = 1%. Basis point sangat penting baik di keuangan tradisional maupun pasar kripto untuk menghilangkan kebingungan antara persentase dan persentase poin, serta memungkinkan estimasi biaya atau hasil dengan cepat. Memahami cara kerja basis point—dan mengetahui metode konversi serta jebakan umum—akan membantu Anda mengambil keputusan lebih cerdas dalam meminjam, berinvestasi, atau trading.
Satu basis point (bp) setara dengan 0,01%, atau satu per sepuluh ribu (0,0001). Dengan kata lain, 100 bp = 1%. Jika Anda memiliki aset senilai 10.000 unit, pergerakan satu bp setara satu unit; pergerakan lima puluh bp setara lima puluh unit. Penggunaan basis point memungkinkan deskripsi presisi atas perubahan kecil pada suku bunga atau biaya.
Basis point menghilangkan ambiguitas dan kesalahan perhitungan. Misalnya, mengatakan “tingkat naik dari 5% menjadi 6%” bisa tidak jelas—apakah itu kenaikan satu persen atau satu persentase poin? Namun, menyebut “naik 100 basis point” tidak menimbulkan keraguan. Di pasar kripto, perubahan biaya pertukaran atau tingkat pinjaman sering sangat kecil; penggunaan basis point membuat data lebih lugas dan mudah dibaca.
Di Gate, biaya trading biasanya ditampilkan dalam bentuk persentase atau basis point. Misalnya, biaya trading spot mungkin tercantum sebagai 0,2%, yang setara dengan dua puluh basis point—jadi membeli atau menjual kripto senilai 10.000 unit akan dikenakan biaya dua puluh unit per transaksi. Biaya trading futures atau leverage bisa lebih rendah (misal lima bp); cek halaman jadwal biaya Gate untuk melihat tingkat spesifik Anda dalam bp.
Tentu saja. Misalnya, jika tingkat pinjaman Anda turun dari 5% per tahun menjadi 4,5% (penurunan lima puluh bp), Anda akan menghemat lima puluh unit per tahun untuk pinjaman sepuluh ribu unit. Jika biaya trading turun dari dua puluh bp menjadi lima belas bp, transaksi satu juta unit per bulan akan menghemat lima ratus unit setiap bulan. Dalam jangka panjang, efek penggandaan dari perubahan bp kecil bisa sangat signifikan—terutama bagi trader frekuensi tinggi yang selalu harus mencari tingkat optimal.
Tergantung pada strategi trading Anda. Tingkat pinjaman dan biaya transaksi spot relatif stabil dan tidak perlu dipantau terus-menerus; namun funding rate futures—yang diukur dalam bp—dapat berfluktuasi harian dan harus dicek secara rutin jika Anda aktif di trading derivatif. Di Gate, Anda selalu dapat melihat tingkat terkini di pusat biaya atau halaman terkait dan menyesuaikan strategi sesuai kondisi pasar.


