Dunia crypto dan keuangan yang lebih luas sedang menyaksikan sebuah pertarungan klasik yang terjadi. Jim Cramer baru saja menyebut Senin sebagai “hari pemulihan” potensial untuk saham AS, mengutip pendapatan yang solid dan pasar kerja yang tangguh sebagai alasan untuk pemulihan jangka pendek. Teorinya: penjualan baru-baru ini adalah kebisingan yang dipicu oleh ketakutan, bukan fundamental yang terganggu.
Tapi tunggu—Robert Kiyosaki tidak percaya itu. Penulis Rich Dad Poor Dad ini menekankan kembali tesis krashnya, berargumen bahwa utang nasional yang meningkat, harga aset yang terinflasi, dan ketidakstabilan ekonomi global sedang mempersiapkan “yang besar.” Rencananya? Mengumpulkan emas, perak, dan crypto sebagai lindung nilai.
Petunjuk Nyata: Ketika Uang Cerdas Sangat Tidak Setuju
Inilah yang sebenarnya terjadi: Cramer bertaruh pada pemulihan rata-rata dan kekuatan korporat (fundamental yang solid + neraca yang sehat). Kiyosaki bertaruh pada keruntuhan sistemik (spiral utang + devaluasi). Keduanya memiliki catatan yang benar dan salah—yang tepatnya mengapa perpecahan ini penting.
Sikap pasar saat ini berayun antara dua kubu ini:
Kasus bullish: Penarikan = kesempatan membeli, fundamental tetap
Kasus Bear: Ini adalah burung kanari di dalam tambang batu bara untuk masalah struktural yang lebih besar
Bagi para trader, inti yang harus diambil bukanlah memilih sisi—melainkan mengakui bahwa kedua risiko ada. Lonjakan jangka pendek Cramer mungkin terjadi pada hari Senin. Namun, peringatan Kiyosaki tentang kerentanan jangka panjang juga tidak tanpa dasar. Langkah cerdas? Tetap terlindungi, perhatikan datanya, dan jangan FOMO ke dalam narasi mana pun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Cramer vs Kiyosaki: Kepribadian Terbelah Wall Street pada Lonjakan Pasar Senin
Dunia crypto dan keuangan yang lebih luas sedang menyaksikan sebuah pertarungan klasik yang terjadi. Jim Cramer baru saja menyebut Senin sebagai “hari pemulihan” potensial untuk saham AS, mengutip pendapatan yang solid dan pasar kerja yang tangguh sebagai alasan untuk pemulihan jangka pendek. Teorinya: penjualan baru-baru ini adalah kebisingan yang dipicu oleh ketakutan, bukan fundamental yang terganggu.
Tapi tunggu—Robert Kiyosaki tidak percaya itu. Penulis Rich Dad Poor Dad ini menekankan kembali tesis krashnya, berargumen bahwa utang nasional yang meningkat, harga aset yang terinflasi, dan ketidakstabilan ekonomi global sedang mempersiapkan “yang besar.” Rencananya? Mengumpulkan emas, perak, dan crypto sebagai lindung nilai.
Petunjuk Nyata: Ketika Uang Cerdas Sangat Tidak Setuju
Inilah yang sebenarnya terjadi: Cramer bertaruh pada pemulihan rata-rata dan kekuatan korporat (fundamental yang solid + neraca yang sehat). Kiyosaki bertaruh pada keruntuhan sistemik (spiral utang + devaluasi). Keduanya memiliki catatan yang benar dan salah—yang tepatnya mengapa perpecahan ini penting.
Sikap pasar saat ini berayun antara dua kubu ini:
Bagi para trader, inti yang harus diambil bukanlah memilih sisi—melainkan mengakui bahwa kedua risiko ada. Lonjakan jangka pendek Cramer mungkin terjadi pada hari Senin. Namun, peringatan Kiyosaki tentang kerentanan jangka panjang juga tidak tanpa dasar. Langkah cerdas? Tetap terlindungi, perhatikan datanya, dan jangan FOMO ke dalam narasi mana pun.