Emas versus Minyak Bumi | Ketika Rasio Menceritakan Kisah yang Lebih Dalam dari Sekadar Harga



Grafik ini menunjukkan perkembangan rasio emas terhadap minyak sejak awal 1980-an, menggunakan dua pengukuran: garis dan logaritmik.
Data sama, tetapi cerita yang disampaikan sangat berbeda. Keduanya sama pentingnya.

1980–1990: Dunia Cenderung ke Keseimbangan
Selama hampir dua dekade, rasio bergerak dalam kisaran yang relatif sempit.
Minyak melimpah, OPEC memiliki kekuatan penetapan harga yang jelas, sementara perkiraan inflasi stabil.
Guncangan geopolitik – Perang Teluk, Krisis Asia – menyebabkan lonjakan tajam, tetapi bersifat sementara dan cepat kembali ke rata-rata.

2000–2008: Siklus Komoditas Super
Perkembangan pesat manufaktur di China mengubah dinamika permintaan energi global.
Minyak mengungguli emas, dan rasio menurun dengan narasi kelangkaan energi dan pertumbuhan riil yang dominan dalam pemikiran ekonomi.

2008–2014: Krisis Keuangan dan Penyesuaian Harga Risiko
Krisis keuangan global menyesuaikan kembali harga risiko sistemik dan moneter.
Emas naik tajam, sementara minyak pulih didukung oleh stimulus dan pertumbuhan.
Rasio meningkat, tetapi tetap dalam batas-batas historis yang dikenal.

2014–2020: Minyak Shale Menetapkan Batas
Minyak shale AS memberikan fleksibilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya di sisi penawaran, membatasi harga dan volatilitas jangka panjang.
Sebaliknya, emas mempertahankan nilainya di tengah kebijakan moneter yang sangat longgar.
Rasio mulai meningkat secara bertahap, tanpa keluar dari pola historis.

2020–2022: Anomali Mekanis
Lonjakan tajam rasio bertepatan dengan harga kontrak WTI yang negatif pada April 2020.
Yang terjadi bukanlah keseimbangan ekonomi, melainkan gangguan pada struktur pasar akibat pembatasan penyimpanan dan penutupan paksa kontrak berjangka.
Kecuali kejadian luar biasa ini, rasio secara historis tidak pernah mencapai level tersebut.

Hari Ini: Level Sejarah… Bahkan Tanpa 2020
Dengan mengesampingkan episode harga negatif, rasio emas terhadap minyak tetap pada level tertinggi yang berkelanjutan dalam sejarah modern.
Kita tidak menghadapi puncak kepanikan sementara, melainkan dislokasi struktural.
•Emas menilai risiko moneter jangka panjang dan ekspansi keuangan yang terus berlangsung.
•Minyak masih diperdagangkan seolah-olah pasokan fleksibel tanpa batas, dan faktor geopolitik adalah faktor sekunder.

Mengapa Pengukuran Logaritmik Penting?
Karena mengungkapkan gambaran secara jelas:
Bahkan setelah menghapus distorsi 2020, minyak tetap murah secara historis dibandingkan emas.

Kembali ke Rata-rata tidak selalu berarti harga emas akan turun.
Melainkan bahwa minyak perlu dinilai ulang.

Kesimpulan
Lompatan tahun 2020 adalah kejadian sementara.
Apa yang kita lihat hari ini adalah transformasi struktural.

Dan sejarah menunjukkan bahwa celah seperti ini jarang tertutup dengan tenang.
BTC-0,5%
Lihat Asli
post-image
ICBG
ICBGIceberg
MC:$6.21KHolder:150
12.13%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)