Berikut adalah apa yang terjadi di pasar obligasi global—dan mengapa hal ini penting. Investor Jepang baru saja melepas obligasi sovereign Inggris dengan kecepatan tercepat sejak 2010, menandai pergeseran signifikan dalam selera selama bulan November. Penyebabnya? Prospek fiskal Inggris yang suram dikombinasikan dengan hasil yang lebih menarik di dalam negeri. Ketika pengembalian yang lebih tinggi menarik di dalam negeri, obligasi internasional menjadi penjualan yang lebih sulit. Langkah ini mengungkapkan sesuatu yang lebih dalam tentang psikologi investor: kekhawatiran fiskal sangat membebani. Pertanyaan tentang keberlanjutan utang Inggris membuat bahkan investor asing yang biasanya sabar berpikir dua kali. Sementara itu, selisih hasil antara pasar domestik dan asing melakukan pekerjaannya. Kenaikan suku bunga Jepang relatif terhadap gilts Inggris menciptakan cerita arbitrase yang sederhana—mengapa memegang aset dengan hasil lebih rendah di luar negeri ketika pengembalian yang lebih baik menanti secara lokal? Tren yang lebih luas dari rebalancing aliran modal ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar global terhadap narasi fiskal. Bagi pengamat pasar kripto, ini menegaskan latar belakang makro yang penting: ketika pasar obligasi tradisional menghadapi hambatan yang terkait dengan kekhawatiran solvabilitas pemerintah, perilaku investor menyebar ke seluruh kelas aset. Pembalikan beberapa carry trades dan penyesuaian ulang harga aset risiko sering mengikuti pivot semacam itu dalam alokasi modal institusional.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TideReceder
· 6jam yang lalu
Orang Jepang mulai melepas obligasi Inggris, nih. Sekarang poundsterling akan kena dampaknya... Selisih imbal hasil cukup besar, siapa juga yang bodoh memegang aset dengan imbal hasil rendah.
Lihat AsliBalas0
SignatureVerifier
· 6jam yang lalu
ngl, the "murky fiscal outlook" framing here is doing some heavy lifting... secara teknis, apa yang sebenarnya kita lihat adalah validasi yang tidak cukup terhadap metrik keberlanjutan utang Inggris. arus modal Jepang tidak hanya bergantung pada suasana hati—ada vektor arbitrase tertentu yang dieksploitasi dan tidak ada yang secara tepat mengaudit paparan risiko sistemik
Lihat AsliBalas0
Deconstructionist
· 6jam yang lalu
Orang Jepang pergi, utang Geely Inggris akan selesai, sekarang semuanya berubah arah aliran modal dan semua aset ikut bergoyang
Lihat AsliBalas0
LiquidityLarry
· 6jam yang lalu
Orang Jepang melarikan diri, obligasi Inggris dijual besar-besaran... Sekarang jadi seru, keuangan tradisional sedang melakukan rebalancing, aliran dana di blockchain akan berubah drastis.
Lihat AsliBalas0
digital_archaeologist
· 6jam yang lalu
Orang Jepang mulai kabur, obligasi Inggris dijual dengan cepat... Sekarang seru nih, arah makro berubah arah nih
Berikut adalah apa yang terjadi di pasar obligasi global—dan mengapa hal ini penting. Investor Jepang baru saja melepas obligasi sovereign Inggris dengan kecepatan tercepat sejak 2010, menandai pergeseran signifikan dalam selera selama bulan November. Penyebabnya? Prospek fiskal Inggris yang suram dikombinasikan dengan hasil yang lebih menarik di dalam negeri. Ketika pengembalian yang lebih tinggi menarik di dalam negeri, obligasi internasional menjadi penjualan yang lebih sulit. Langkah ini mengungkapkan sesuatu yang lebih dalam tentang psikologi investor: kekhawatiran fiskal sangat membebani. Pertanyaan tentang keberlanjutan utang Inggris membuat bahkan investor asing yang biasanya sabar berpikir dua kali. Sementara itu, selisih hasil antara pasar domestik dan asing melakukan pekerjaannya. Kenaikan suku bunga Jepang relatif terhadap gilts Inggris menciptakan cerita arbitrase yang sederhana—mengapa memegang aset dengan hasil lebih rendah di luar negeri ketika pengembalian yang lebih baik menanti secara lokal? Tren yang lebih luas dari rebalancing aliran modal ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar global terhadap narasi fiskal. Bagi pengamat pasar kripto, ini menegaskan latar belakang makro yang penting: ketika pasar obligasi tradisional menghadapi hambatan yang terkait dengan kekhawatiran solvabilitas pemerintah, perilaku investor menyebar ke seluruh kelas aset. Pembalikan beberapa carry trades dan penyesuaian ulang harga aset risiko sering mengikuti pivot semacam itu dalam alokasi modal institusional.