Microsoft mengingatkan tentang dinamika yang berubah dalam adopsi AI global. Perusahaan AI berbasis AS kehilangan pangsa pasar kepada pesaing Tiongkok di pasar berkembang dan wilayah yang sedang berkembang, sebuah tren yang sulit diabaikan. Rumus kemenangan? Perusahaan Tiongkok memanfaatkan model sumber terbuka yang dikombinasikan dengan dukungan pemerintah yang agresif untuk menekan alternatif Barat dari segi harga sambil memperluas pangsa pasar dengan cepat.
Strateginya sederhana tetapi efektif: menurunkan hambatan masuk melalui model yang tersedia secara gratis, lalu menambahkan subsidi negara untuk membuat biaya implementasi hampir tidak bisa ditolak bagi startup dan perusahaan yang kekurangan dana. Sementara itu, perusahaan AI Barat menghadapi tekanan yang meningkat untuk membenarkan harga premium di pasar yang sensitif terhadap harga.
Ini bukan hanya tentang AI—ini adalah sinyal yang lebih luas tentang bagaimana strategi ekonomi geopolitik sedang membentuk ulang pola adopsi teknologi secara global. Pertanyaannya untuk pemain teknologi Barat: dapatkah mereka bersaing hanya dengan inovasi, atau mereka akan membutuhkan dukungan struktural untuk tetap relevan di luar pasar maju?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
6 Suka
Hadiah
6
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FudVaccinator
· 4jam yang lalu
ngl Ini memang kenyataan, perusahaan Barat ingin menjual dengan harga tinggi harus memiliki alasan yang tinggi juga, kalau tidak, mengapa orang mau mengeluarkan uang? Open source gratis memang menyentuh titik sakitnya
Lihat AsliBalas0
StablecoinSkeptic
· 4jam yang lalu
ngl Inilah seperti apa pasar seharusnya, baru tahu siapa yang benar-benar memiliki kekuatan saat perang harga dimulai... Perusahaan Barat selalu ingin mengandalkan premi, sekarang menghadapi lawan yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
RetroHodler91
· 4jam yang lalu
ngl ini adalah akhir dari kapitalisme... kombinasi sumber terbuka + subsidi, di Barat mereka masih membanggakan inovasi, padahal mereka sudah merebut pasar sejak lama
Lihat AsliBalas0
0xOverleveraged
· 4jam yang lalu
ngl ini adalah contoh klasik dari perang harga yang tidak bisa dimenangkan, sumber terbuka ditambah subsidi benar-benar hebat, Barat masih menjual perasaan.
Microsoft mengingatkan tentang dinamika yang berubah dalam adopsi AI global. Perusahaan AI berbasis AS kehilangan pangsa pasar kepada pesaing Tiongkok di pasar berkembang dan wilayah yang sedang berkembang, sebuah tren yang sulit diabaikan. Rumus kemenangan? Perusahaan Tiongkok memanfaatkan model sumber terbuka yang dikombinasikan dengan dukungan pemerintah yang agresif untuk menekan alternatif Barat dari segi harga sambil memperluas pangsa pasar dengan cepat.
Strateginya sederhana tetapi efektif: menurunkan hambatan masuk melalui model yang tersedia secara gratis, lalu menambahkan subsidi negara untuk membuat biaya implementasi hampir tidak bisa ditolak bagi startup dan perusahaan yang kekurangan dana. Sementara itu, perusahaan AI Barat menghadapi tekanan yang meningkat untuk membenarkan harga premium di pasar yang sensitif terhadap harga.
Ini bukan hanya tentang AI—ini adalah sinyal yang lebih luas tentang bagaimana strategi ekonomi geopolitik sedang membentuk ulang pola adopsi teknologi secara global. Pertanyaannya untuk pemain teknologi Barat: dapatkah mereka bersaing hanya dengan inovasi, atau mereka akan membutuhkan dukungan struktural untuk tetap relevan di luar pasar maju?