Seiring dengan pengambilan keputusan kebijakan Federal Reserve, minggu depan tampaknya akan menjadi minggu yang sangat berpengaruh besar terhadap psikologi pasar. Dengan diberlakukannya periode blackout, pernyataan dari pembuat kebijakan akan dibatasi, sementara pengumuman statistik ekonomi akan menjadi perhatian utama para investor.
Ketidakpastian Pasar yang Ditunjukkan oleh Lonjakan Harga Logam Mulia
Pergerakan harga emas dan perak akhir-akhir ini secara nyata mencerminkan psikologi pasar. Di tengah gangguan pada pusat data CME Group, harga emas naik sekitar 150 dolar dan menembus angka 4200 dolar, sementara perak mencapai level tertinggi dalam sejarah di 56 dolar. Kenaikan ini tidak hanya disebabkan oleh masalah teknis semata, tetapi juga mencerminkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek ekonomi.
Jadwal Indikator Ekonomi Penting Minggu Depan
Minggu depan akan menjadi minggu yang penting dengan banyak pengumuman indikator ekonomi utama.
Pada Senin, akan diumumkan angka pasti PMI Manufaktur S&P Global AS. Pada Selasa, pidato Ketua Jerome Powell dijadwalkan, yang berpotensi memberikan petunjuk tentang arah kebijakan moneter. Pada Rabu, data pekerjaan ADP akan mengungkap kondisi pasar tenaga kerja. Pada Kamis, pengumuman berturut-turut tentang jumlah PHK dari Challenger dan klaim pengangguran baru akan memberikan gambaran menyeluruh tentang situasi ketenagakerjaan. Pada Jumat, data awal tingkat inflasi dan indeks kepercayaan konsumen akan dirilis, menjadi indikator untuk prospek konsumsi pribadi.
Prediksi Penurunan Suku Bunga Menguasai Pasar
Di kalangan pelaku pasar, kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 10 Desember mendekati 80%. Hal ini dipicu oleh pernyataan terbaru dari pejabat Federal Reserve yang bersikap dovish, yang sangat mempengaruhi ekspektasi pasar secara keseluruhan. Selama periode blackout, tidak diharapkan adanya pernyataan baru dari pembuat kebijakan, sehingga data ekonomi sendiri akan menjadi bahan penilaian utama pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Menjelang periode blackout FRB, pasar minggu depan akan bergoyang oleh data ekonomi
Seiring dengan pengambilan keputusan kebijakan Federal Reserve, minggu depan tampaknya akan menjadi minggu yang sangat berpengaruh besar terhadap psikologi pasar. Dengan diberlakukannya periode blackout, pernyataan dari pembuat kebijakan akan dibatasi, sementara pengumuman statistik ekonomi akan menjadi perhatian utama para investor.
Ketidakpastian Pasar yang Ditunjukkan oleh Lonjakan Harga Logam Mulia
Pergerakan harga emas dan perak akhir-akhir ini secara nyata mencerminkan psikologi pasar. Di tengah gangguan pada pusat data CME Group, harga emas naik sekitar 150 dolar dan menembus angka 4200 dolar, sementara perak mencapai level tertinggi dalam sejarah di 56 dolar. Kenaikan ini tidak hanya disebabkan oleh masalah teknis semata, tetapi juga mencerminkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek ekonomi.
Jadwal Indikator Ekonomi Penting Minggu Depan
Minggu depan akan menjadi minggu yang penting dengan banyak pengumuman indikator ekonomi utama.
Pada Senin, akan diumumkan angka pasti PMI Manufaktur S&P Global AS. Pada Selasa, pidato Ketua Jerome Powell dijadwalkan, yang berpotensi memberikan petunjuk tentang arah kebijakan moneter. Pada Rabu, data pekerjaan ADP akan mengungkap kondisi pasar tenaga kerja. Pada Kamis, pengumuman berturut-turut tentang jumlah PHK dari Challenger dan klaim pengangguran baru akan memberikan gambaran menyeluruh tentang situasi ketenagakerjaan. Pada Jumat, data awal tingkat inflasi dan indeks kepercayaan konsumen akan dirilis, menjadi indikator untuk prospek konsumsi pribadi.
Prediksi Penurunan Suku Bunga Menguasai Pasar
Di kalangan pelaku pasar, kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 10 Desember mendekati 80%. Hal ini dipicu oleh pernyataan terbaru dari pejabat Federal Reserve yang bersikap dovish, yang sangat mempengaruhi ekspektasi pasar secara keseluruhan. Selama periode blackout, tidak diharapkan adanya pernyataan baru dari pembuat kebijakan, sehingga data ekonomi sendiri akan menjadi bahan penilaian utama pasar.