Emas mencapai level tertinggi baru di atas $4.600 saat investor menilai ulang kebijakan moneter - Data inflasi yang lebih lembut memperkuat harapan untuk penurunan suku bunga Federal Reserve yang berkelanjutan - Data Penjualan Ritel AS dan Indeks Harga Produsen dapat mengubah arah logam mulia dalam jangka pendek
XAU/USD naik ke sekitar $4.600 selama sesi perdagangan Asia pagi hari Rabu, dengan logam kuning mendapatkan kekuatan dari perubahan ekspektasi suku bunga. Peserta pasar semakin yakin tentang kemungkinan pemotongan suku bunga AS tambahan setelah data inflasi terbaru. Logam mulia ini mendapatkan manfaat karena investor mencari aset safe-haven di tengah ketidakpastian keuangan yang lebih luas.
Apa yang Mendorong Kenaikan Emas Hari Ini
Data Indeks Harga Konsumen (CPI) terbaru menunjukkan angka inflasi inti yang lebih lembut dari perkiraan, yang secara signifikan meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan sikap akomodatif ke depan. Ketika bank sentral menurunkan biaya pinjaman, emas menjadi lebih menarik bagi investor karena aset yang tidak menghasilkan yield ini tidak lagi membawa biaya peluang yang tinggi. Dinamika ini biasanya memberikan dukungan konsisten terhadap harga bullion sepanjang tahun.
Pertanyaan tentang independensi dan arah kebijakan moneter dari Federal Reserve terus menjaga minat terhadap permintaan safe-haven. Ketidakpastian ini mendorong trader dan manajer portofolio untuk meningkatkan kepemilikan emas mereka sebagai asuransi portofolio.
Data Ekonomi yang Perlu Diperhatikan: Apa yang Harus Dipantau
Pasar akan memantau secara ketat rilis Penjualan Ritel AS dan Indeks Harga Produsen (PPI) hari Rabu. Laporan ini berfungsi sebagai indikator penting untuk momentum inflasi dan tren pengeluaran konsumen, memberikan data penting bagi Federal Reserve dalam pengambilan keputusan suku bunga di masa depan.
Jika data mengejutkan ke atas dengan angka inflasi yang lebih kuat, ini dapat sementara memperkuat Dolar AS dan berpotensi menekan harga emas dalam dolar. Sebaliknya, indikator ekonomi yang lebih lembut kemungkinan akan memperkuat harapan untuk pemotongan suku bunga dan memberikan dukungan tambahan pada level XAU/USD.
Kesimpulan
Kekuatan harga emas di dekat $4.600 mencerminkan kombinasi menarik dari ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dan ketidakpastian makro yang terus berlanjut. Rilis ekonomi yang akan datang akan menjadi kunci dalam memastikan apakah sentimen bullish saat ini terhadap logam mulia dapat mempertahankan momentum dalam sesi-sesi mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perkiraan Harga Emas: XAU/USD Berada di Sekitar $4.600 di Tengah Spekulasi Pemotongan Suku Bunga dan Pertanyaan Bank Sentral
Emas mencapai level tertinggi baru di atas $4.600 saat investor menilai ulang kebijakan moneter - Data inflasi yang lebih lembut memperkuat harapan untuk penurunan suku bunga Federal Reserve yang berkelanjutan - Data Penjualan Ritel AS dan Indeks Harga Produsen dapat mengubah arah logam mulia dalam jangka pendek
XAU/USD naik ke sekitar $4.600 selama sesi perdagangan Asia pagi hari Rabu, dengan logam kuning mendapatkan kekuatan dari perubahan ekspektasi suku bunga. Peserta pasar semakin yakin tentang kemungkinan pemotongan suku bunga AS tambahan setelah data inflasi terbaru. Logam mulia ini mendapatkan manfaat karena investor mencari aset safe-haven di tengah ketidakpastian keuangan yang lebih luas.
Apa yang Mendorong Kenaikan Emas Hari Ini
Data Indeks Harga Konsumen (CPI) terbaru menunjukkan angka inflasi inti yang lebih lembut dari perkiraan, yang secara signifikan meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan sikap akomodatif ke depan. Ketika bank sentral menurunkan biaya pinjaman, emas menjadi lebih menarik bagi investor karena aset yang tidak menghasilkan yield ini tidak lagi membawa biaya peluang yang tinggi. Dinamika ini biasanya memberikan dukungan konsisten terhadap harga bullion sepanjang tahun.
Pertanyaan tentang independensi dan arah kebijakan moneter dari Federal Reserve terus menjaga minat terhadap permintaan safe-haven. Ketidakpastian ini mendorong trader dan manajer portofolio untuk meningkatkan kepemilikan emas mereka sebagai asuransi portofolio.
Data Ekonomi yang Perlu Diperhatikan: Apa yang Harus Dipantau
Pasar akan memantau secara ketat rilis Penjualan Ritel AS dan Indeks Harga Produsen (PPI) hari Rabu. Laporan ini berfungsi sebagai indikator penting untuk momentum inflasi dan tren pengeluaran konsumen, memberikan data penting bagi Federal Reserve dalam pengambilan keputusan suku bunga di masa depan.
Jika data mengejutkan ke atas dengan angka inflasi yang lebih kuat, ini dapat sementara memperkuat Dolar AS dan berpotensi menekan harga emas dalam dolar. Sebaliknya, indikator ekonomi yang lebih lembut kemungkinan akan memperkuat harapan untuk pemotongan suku bunga dan memberikan dukungan tambahan pada level XAU/USD.
Kesimpulan
Kekuatan harga emas di dekat $4.600 mencerminkan kombinasi menarik dari ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dan ketidakpastian makro yang terus berlanjut. Rilis ekonomi yang akan datang akan menjadi kunci dalam memastikan apakah sentimen bullish saat ini terhadap logam mulia dapat mempertahankan momentum dalam sesi-sesi mendatang.