Pemeriksaan pulsa ekonomi terbaru mengungkapkan pendinginan yang signifikan dalam sentimen rumah tangga Australia, saat keluarga berjuang menghadapi kekhawatiran yang meningkat tentang biaya pinjaman dan stabilitas pekerjaan. Indeks Sentimen Konsumen Westpac-Melbourne Institute menurun sebesar 1,7% menjadi 92,9 pada bulan Januari, memperpanjang tren penurunan yang membuat sentimen tetap berada di bawah ambang netral 100.
Ekspektasi Suku Bunga Mendorong Penurunan
Yang mencolok dari pembacaan terbaru ini adalah pergeseran tajam dalam cara pandang orang Australia terhadap lingkungan suku bunga. Hampir dua pertiga dari konsumen yang disurvei sekarang mengharapkan suku bunga hipotek akan naik dalam satu tahun ke depan—lonjakan dramatis dari hanya 27% yang memegang pandangan ini pada bulan September. Kecemasan yang meningkat terhadap kenaikan suku bunga ini telah menjadi hambatan utama bagi kepercayaan konsumen, mengalahkan kekhawatiran ekonomi lainnya.
Data ini menggambarkan gambaran rumah tangga yang bersiap menghadapi kondisi keuangan yang lebih ketat. Perkiraan keuangan keluarga untuk 12 bulan mendatang menurun sebesar 4,5%, sementara pandangan tentang kondisi ekonomi Australia secara umum memburuk sebesar 6,5%, mencerminkan ketidakpastian yang semakin dalam tentang apa yang akan datang.
Kekhawatiran Pekerjaan Memperburuk Kelemahan
Selain tekanan suku bunga, kekhawatiran pasar tenaga kerja semakin meningkat. Sebagian besar konsumen Australia sekarang mengantisipasi kehilangan pekerjaan dan pelambatan di pasar tenaga kerja, menambahkan lapisan kehati-hatian lain dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Perpaduan kekhawatiran tentang suku bunga dan ketidakpastian pekerjaan menciptakan latar belakang sentimen yang menantang.
Konteks Lebih Luas
Meskipun saat ini lemah, sentimen belum kembali ke kedalaman keputusasaan yang terlihat selama krisis biaya hidup 2022-2024, ketika kepercayaan mencapai titik terendah secara historis. Meski begitu, dengan Reserve Bank of Australia secara luas diharapkan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga Februari dan ke tahun 2026, konsumen tampaknya memperhitungkan periode yang diperpanjang dari biaya pinjaman yang tinggi sebagai normal baru, bahkan jika kenaikan suku bunga aktual tidak segera terwujud.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kekhawatiran tentang Kenaikan Suku Bunga Memberatkan Sentimen Konsumen Australia saat Kepercayaan Menurun
Pemeriksaan pulsa ekonomi terbaru mengungkapkan pendinginan yang signifikan dalam sentimen rumah tangga Australia, saat keluarga berjuang menghadapi kekhawatiran yang meningkat tentang biaya pinjaman dan stabilitas pekerjaan. Indeks Sentimen Konsumen Westpac-Melbourne Institute menurun sebesar 1,7% menjadi 92,9 pada bulan Januari, memperpanjang tren penurunan yang membuat sentimen tetap berada di bawah ambang netral 100.
Ekspektasi Suku Bunga Mendorong Penurunan
Yang mencolok dari pembacaan terbaru ini adalah pergeseran tajam dalam cara pandang orang Australia terhadap lingkungan suku bunga. Hampir dua pertiga dari konsumen yang disurvei sekarang mengharapkan suku bunga hipotek akan naik dalam satu tahun ke depan—lonjakan dramatis dari hanya 27% yang memegang pandangan ini pada bulan September. Kecemasan yang meningkat terhadap kenaikan suku bunga ini telah menjadi hambatan utama bagi kepercayaan konsumen, mengalahkan kekhawatiran ekonomi lainnya.
Data ini menggambarkan gambaran rumah tangga yang bersiap menghadapi kondisi keuangan yang lebih ketat. Perkiraan keuangan keluarga untuk 12 bulan mendatang menurun sebesar 4,5%, sementara pandangan tentang kondisi ekonomi Australia secara umum memburuk sebesar 6,5%, mencerminkan ketidakpastian yang semakin dalam tentang apa yang akan datang.
Kekhawatiran Pekerjaan Memperburuk Kelemahan
Selain tekanan suku bunga, kekhawatiran pasar tenaga kerja semakin meningkat. Sebagian besar konsumen Australia sekarang mengantisipasi kehilangan pekerjaan dan pelambatan di pasar tenaga kerja, menambahkan lapisan kehati-hatian lain dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Perpaduan kekhawatiran tentang suku bunga dan ketidakpastian pekerjaan menciptakan latar belakang sentimen yang menantang.
Konteks Lebih Luas
Meskipun saat ini lemah, sentimen belum kembali ke kedalaman keputusasaan yang terlihat selama krisis biaya hidup 2022-2024, ketika kepercayaan mencapai titik terendah secara historis. Meski begitu, dengan Reserve Bank of Australia secara luas diharapkan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga Februari dan ke tahun 2026, konsumen tampaknya memperhitungkan periode yang diperpanjang dari biaya pinjaman yang tinggi sebagai normal baru, bahkan jika kenaikan suku bunga aktual tidak segera terwujud.