Belakangan ini, beberapa blockchain utama menyelesaikan Rencana Pembakaran Kuartalan ke-34, dan langkah ini cukup besar skala-nya—total membakar 1.371.803,77 token, dengan nilai sekitar 12,77 miliar dolar AS berdasarkan harga saat ini. Melihat angka ini, memang cukup mencengangkan.
Setelah pembakaran selesai, total pasokan token di seluruh jaringan turun menjadi 136.361.374,34 token. Mekanisme deflasi yang berkelanjutan ini berarti apa bagi ekosistem? Singkatnya, jumlah token semakin berkurang, sementara aktivitas jaringan tidak berkurang, sehingga kelangkaan secara alami meningkat. Dari sudut pandang pemegang, sistem pembakaran rutin ini seperti mengoptimalkan struktur aset.
Desain ekosistem yang sehat biasanya mencakup beberapa elemen: pertama, ekspektasi deflasi yang jelas; kedua, pelaksanaan yang nyata; ketiga, pemeliharaan likuiditas pasar. Ketika ketiga faktor ini berfungsi secara harmonis, peserta pasar biasanya akan memiliki kepercayaan yang lebih besar. Namun, melihat data pembakaran saja tidak cukup—yang lebih penting adalah apakah aplikasi ekosistem sedang berkembang, dan basis pengguna sedang bertambah.
Dari sudut pandang makro, fluktuasi siklus pasar kripto masih terus berlangsung, tetapi blockchain yang memiliki aplikasi nyata dan inovasi berkelanjutan biasanya mampu menemukan titik pertumbuhan baru di tengah volatilitas. Pembakaran rutin ditambah pembangunan ekosistem, kombinasi ini memang patut diperhatikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NullWhisperer
· 5jam yang lalu
Secara teknis, angka pembakaran terlihat mengesankan di atas kertas tetapi... di mana metrik adopsi sebenarnya? ada yang lain yang memperhatikan bahwa mereka lebih fokus pada pengurangan pasokan tetapi kurang pada fundamentalnya? membutuhkan tinjauan lebih lanjut menurut saya
Lihat AsliBalas0
VitaliksTwin
· 5jam yang lalu
12.77 miliar dolar AS hilang begitu saja, agak kejam ya
Pembakaran adalah pembakaran, yang penting adalah apakah aktivitas di chain meningkat atau tidak
Sekali lagi pembakaran dan deflasi, rasanya semua cuma cerita saja
Benar-benar bernilai jika didukung oleh pengguna ekosistem, main-main dengan token kosong tidak akan menghasilkan apa-apa
Ini putaran ke-34? Frekuensinya cukup cepat, tapi likuiditas tidak mengikuti juga sia-sia
Kenapa semua terdengar begitu manis, data pengguna sebenarnya di mana?
Pembakaran rutin terdengar seperti pengambilan darah rutin, harus lihat apakah setelah pengambilan bisa berjalan kembali
Kelangkaan memang ada, tapi kalau tidak ada yang mau juga tidak berguna
Ini lagi teori yang sama, proyek yang sudah dipercaya sejak lama sudah berkali lipat lipat
Pemegangnya bersenang-senang sendiri, harus menunggu aplikasi nyata agar dihitung
Belakangan ini, beberapa blockchain utama menyelesaikan Rencana Pembakaran Kuartalan ke-34, dan langkah ini cukup besar skala-nya—total membakar 1.371.803,77 token, dengan nilai sekitar 12,77 miliar dolar AS berdasarkan harga saat ini. Melihat angka ini, memang cukup mencengangkan.
Setelah pembakaran selesai, total pasokan token di seluruh jaringan turun menjadi 136.361.374,34 token. Mekanisme deflasi yang berkelanjutan ini berarti apa bagi ekosistem? Singkatnya, jumlah token semakin berkurang, sementara aktivitas jaringan tidak berkurang, sehingga kelangkaan secara alami meningkat. Dari sudut pandang pemegang, sistem pembakaran rutin ini seperti mengoptimalkan struktur aset.
Desain ekosistem yang sehat biasanya mencakup beberapa elemen: pertama, ekspektasi deflasi yang jelas; kedua, pelaksanaan yang nyata; ketiga, pemeliharaan likuiditas pasar. Ketika ketiga faktor ini berfungsi secara harmonis, peserta pasar biasanya akan memiliki kepercayaan yang lebih besar. Namun, melihat data pembakaran saja tidak cukup—yang lebih penting adalah apakah aplikasi ekosistem sedang berkembang, dan basis pengguna sedang bertambah.
Dari sudut pandang makro, fluktuasi siklus pasar kripto masih terus berlangsung, tetapi blockchain yang memiliki aplikasi nyata dan inovasi berkelanjutan biasanya mampu menemukan titik pertumbuhan baru di tengah volatilitas. Pembakaran rutin ditambah pembangunan ekosistem, kombinasi ini memang patut diperhatikan.