Beberapa waktu yang lalu ada berita menarik, sebuah perusahaan manajemen aset terkemuka meluncurkan skema tokenisasi pertama dari surat utang jaminan (CLO) — proyek CLO 2025-1. Terdengar sangat profesional, tetapi inti logikanya sebenarnya adalah memindahkan produk keuangan tradisional ke blockchain.
Jumlah penerbitan kali ini sebesar 75 juta dolar AS, di mana salah satu investor langsung menyuntikkan 50 juta dolar AS untuk mengakuisisi aset dasar, menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi. Stratifikasi utang diterbitkan di jaringan Avalanche, dan token kemudian diperdagangkan di platform yang sesuai dengan regulasi, terutama untuk investor yang memenuhi syarat.
Di balik itu ada cerita yang lebih besar — ini hanyalah salah satu bagian dari strategi sebuah lembaga investasi dalam menempatkan 2,5 miliar dolar AS dalam tokenisasi aset dunia nyata (RWA) di ekosistem Avalanche. Dari obligasi pinjaman tradisional hingga keuangan asli blockchain, tren ini semakin jelas. Meskipun saat ini masih pasar niche, inovasi semacam ini sedang mengubah likuiditas dan aksesibilitas aset tradisional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ini sebenarnya hanya mengemas ulang skema keuangan tradisional yang rumit dan mengunggahnya ke blockchain, apakah benar-benar bisa berjalan?
---
Langsung masukkan 50 juta... Apakah ini benar-benar optimisme atau cuma taruhan?
---
RWA semakin populer, tapi logika dasarnya tetap sama
---
Tunggu, platform yang sesuai regulasi bisa langsung diperdagangkan? Rasanya pengawasan masih agak kabur
---
Pasar niche sekarang sudah 2,5 miliar, jika tren ini berlanjut, benar-benar akan naik
---
Saya cuma mau tanya, apa yang harus dilakukan jika token CLO benar-benar kabur...
---
Avalanche kembali ikut tren, chain ini akhir-akhir ini cukup mencuri perhatian
---
Kedengarannya seperti operasi "DingDing ke DingDing" dari keuangan tradisional, apa yang diubah?
---
Tanpa berlebihan dan tanpa merendahkan, ini memang mengubah likuiditas aset, tapi siapa yang menanggung risikonya?
---
Investor yang memenuhi syarat... lagi-lagi kalimat ini, investor ritel masih belum beruntung
Lihat AsliBalas0
TokenomicsTrapper
· 7jam yang lalu
jadi mereka benar-benar hanya membungkus utang boomer dalam kontrak pintar dan menyebutnya inovasi lol... sebenarnya jika Anda membaca kontraknya, langkah $50m investor utama itu teriak "kami butuh likuiditas keluar" 🚩
Lihat AsliBalas0
SelfRugger
· 8jam yang lalu
又是RWA的新套路,不过 kali ini menggelontorkan 50 juta memang agak keras.
TradFi merebut pasar blockchain bukan lagi berita baru, tinggal lihat apakah Avalanche mampu bertahan.
Tunggu, skala 75 juta benar-benar kecil dan terkesan main-main.
Tokenisasi CLO? Sebenarnya tetap memotong utang menjadi bagian-bagian kecil untuk dijual kembali, ide memang ide, tapi risiko bagaimana?
Strategi ekosistem Avalanche sebesar 2,5 miliar dolar terdengar mengesankan, tapi seberapa banyak yang benar-benar bisa terealisasi, sulit dipastikan.
Ini yang disebut inovasi keuangan? Rasanya tidak ada perbedaan mendasar.
Selama ada kata "kepatuhan", semua mulai bersaing keras, tapi semangat tanpa izin yang sesungguhnya di mana?
Beberapa waktu yang lalu ada berita menarik, sebuah perusahaan manajemen aset terkemuka meluncurkan skema tokenisasi pertama dari surat utang jaminan (CLO) — proyek CLO 2025-1. Terdengar sangat profesional, tetapi inti logikanya sebenarnya adalah memindahkan produk keuangan tradisional ke blockchain.
Jumlah penerbitan kali ini sebesar 75 juta dolar AS, di mana salah satu investor langsung menyuntikkan 50 juta dolar AS untuk mengakuisisi aset dasar, menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi. Stratifikasi utang diterbitkan di jaringan Avalanche, dan token kemudian diperdagangkan di platform yang sesuai dengan regulasi, terutama untuk investor yang memenuhi syarat.
Di balik itu ada cerita yang lebih besar — ini hanyalah salah satu bagian dari strategi sebuah lembaga investasi dalam menempatkan 2,5 miliar dolar AS dalam tokenisasi aset dunia nyata (RWA) di ekosistem Avalanche. Dari obligasi pinjaman tradisional hingga keuangan asli blockchain, tren ini semakin jelas. Meskipun saat ini masih pasar niche, inovasi semacam ini sedang mengubah likuiditas dan aksesibilitas aset tradisional.