Ada data yang cukup menarik perhatian—konsumsi daya AI di Amerika Serikat sudah mencapai 7% dari total pembangkit listrik nasional. Persentase ini mungkin terdengar tidak banyak, tetapi jika dipikir lebih dalam, 7% hanya selangkah lagi dari 8%.
Lebih menyentuh hati lagi, nilai yang dihasilkan dari konsumsi listrik ini malah menjadi tanda tanya. Mari kita lihat apa arti dari 8%: ini kira-kira setara dengan tiga kali 2.714%, dengan kata lain, permintaan daya AI di Amerika sedang menyedot tingkat pertumbuhan alami dari tiga industri utama Amerika.
Inilah inti masalahnya. Begitu konsumsi daya AI melebihi 8%, tetapi tetap tidak mampu menghasilkan nilai sejati, maka seluruh logika AI akan dipatahkan. Karena ini setara dengan mengerahkan seluruh kekuatan nasional, memindahkan seluruh keuntungan pertumbuhan dari tiga industri utama ke dalam keranjang AI, tetapi hasilnya tetap sia-sia—nilai tidak bisa ditemukan di mana-mana.
Tentu saja, untuk terus meningkatkan saham, beberapa modal mungkin akan terus menumpuk daya komputasi dan memperbesar konsumsi listrik. Tapi ada satu aturan keras: 33,33% dari kapasitas pembangkit listrik nasional adalah batas maksimal. Begitu melewati garis ini, konsekuensinya bukan lagi permainan data—akan langsung berkembang menjadi erosi AI terhadap kehidupan nyata. Pada saat itu, bukan hanya neraca ekonomi yang tidak mampu menopang, tetapi seluruh jalannya negara pun akan terganggu.
Jadi, kuncinya bukan seberapa tinggi angka 7% saat ini, melainkan bahwa angka ini sedang mendekati titik kritis dengan cepat, dan kita masih belum bisa melihat apa sebenarnya yang bisa dibawa oleh kekuatan AI.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BTCRetirementFund
· 5jam yang lalu
Mulai menghitung angka ini lagi, tetapi yang lebih saya pedulikan adalah, siapa yang akan membayar biaya listrik sebesar 7% ini
Lihat AsliBalas0
ImpermanentPhilosopher
· 12jam yang lalu
Eh, singkatnya ya, membakar listrik dan uang, hasilnya apa? Angka saham cuma kelihatan bagus aja
Lihat AsliBalas0
MetaMuskRat
· 12jam yang lalu
Tidak benar, logika ini agak bermasalah... Apakah 7% sudah termasuk pertumbuhan tiga industri utama? Rasanya data ini cukup dipaksakan.
Lihat AsliBalas0
ProbablyNothing
· 12jam yang lalu
Tunggu, jadi sekarang jaringan listrik Amerika Serikat dikonsumsi oleh AI seperti ini? Apakah biaya listrik pusat data benar-benar melonjak tinggi?
Lihat AsliBalas0
ETHmaxi_NoFilter
· 12jam yang lalu
等等,这逻辑有点问题啊...7%到8%就能吞掉三大产业增速?数学怎么算的
AI吃电这事儿确实猛,但说直点——现在产生的价值谁真的看不清吗,还是根本不想承认
33%天花板这个说法...美国能做到吗,认真的吗
Kapital itu harus ditumpuk, ini kan aturan mainnya, siapa yang harus disalahkan
Kunci utamanya adalah dari mana listriknya berasal, jika tenaga nuklir tidak mengikuti perkembangan, semua omong kosong saja
Ada data yang cukup menarik perhatian—konsumsi daya AI di Amerika Serikat sudah mencapai 7% dari total pembangkit listrik nasional. Persentase ini mungkin terdengar tidak banyak, tetapi jika dipikir lebih dalam, 7% hanya selangkah lagi dari 8%.
Lebih menyentuh hati lagi, nilai yang dihasilkan dari konsumsi listrik ini malah menjadi tanda tanya. Mari kita lihat apa arti dari 8%: ini kira-kira setara dengan tiga kali 2.714%, dengan kata lain, permintaan daya AI di Amerika sedang menyedot tingkat pertumbuhan alami dari tiga industri utama Amerika.
Inilah inti masalahnya. Begitu konsumsi daya AI melebihi 8%, tetapi tetap tidak mampu menghasilkan nilai sejati, maka seluruh logika AI akan dipatahkan. Karena ini setara dengan mengerahkan seluruh kekuatan nasional, memindahkan seluruh keuntungan pertumbuhan dari tiga industri utama ke dalam keranjang AI, tetapi hasilnya tetap sia-sia—nilai tidak bisa ditemukan di mana-mana.
Tentu saja, untuk terus meningkatkan saham, beberapa modal mungkin akan terus menumpuk daya komputasi dan memperbesar konsumsi listrik. Tapi ada satu aturan keras: 33,33% dari kapasitas pembangkit listrik nasional adalah batas maksimal. Begitu melewati garis ini, konsekuensinya bukan lagi permainan data—akan langsung berkembang menjadi erosi AI terhadap kehidupan nyata. Pada saat itu, bukan hanya neraca ekonomi yang tidak mampu menopang, tetapi seluruh jalannya negara pun akan terganggu.
Jadi, kuncinya bukan seberapa tinggi angka 7% saat ini, melainkan bahwa angka ini sedang mendekati titik kritis dengan cepat, dan kita masih belum bisa melihat apa sebenarnya yang bisa dibawa oleh kekuatan AI.