Kabar terbaru sedang mengguncang dunia keuangan: CEO salah satu bank besar Amerika Serikat memperingatkan dalam laporan keuangan bahwa jika Kongres mengizinkan fungsi bunga pada stablecoin, sistem perbankan AS mungkin menghadapi aliran dana sebesar 6 triliun dolar AS. Terdengar berlebihan, tetapi jika dilihat dari logika di baliknya, kekhawatiran ini sebenarnya cukup beralasan.
Angka itu sendiri sudah menjelaskan masalahnya. Total simpanan bank di AS sekitar 18 triliun dolar AS, dan 6 triliun mewakili lebih dari sepertiga dari jumlah tersebut. Ini bukan isapan jempol, melainkan menyentuh titik permasalahan nyata — saat ini suku bunga simpanan bank di AS berada di level rendah, dengan suku bunga tahunan rekening tabungan biasa hanya sekitar 1.8%, tidak mampu mengalahkan inflasi.
Apa keunggulan stablecoin? Stablecoin mengaitkan nilai 1:1 dengan dolar AS, sehingga secara intrinsik adalah aset tanpa risiko. Begitu diizinkan membayar bunga, dengan hasil dari aset cadangan mereka (terutama obligasi pemerintah AS), stablecoin bisa menawarkan bunga yang jauh lebih tinggi daripada bank. Lebih dari itu, fitur penyimpanan dan penarikan instan, serta peredaran lintas platform, membuatnya jauh lebih fleksibel dibandingkan simpanan tradisional.
Bagi orang biasa, uang yang tidak terpakai bisa mendapatkan bunga tinggi sekaligus tetap dapat digunakan kapan saja, sekaligus menghindari risiko bank. Bagi perusahaan, mereka bisa lepas dari batasan transfer bank, sehingga efisiensi arus kas meningkat secara signifikan. Seberapa besar daya tariknya? Bayangkan jika benar-benar dibuka, berapa banyak dana yang akan kembali memilih stablecoin sebagai pilihan utama.
Pembayaran bunga stablecoin ini, secara kasat mata terlihat sebagai inovasi keuangan, tetapi secara mendalam merupakan gangguan besar terhadap model simpanan bank tradisional. Begitu pintu ini terbuka, reaksi berantai yang akan terjadi bisa sangat dahsyat, siapa pun tidak bisa memprediksi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeBarbecue
· 8jam yang lalu
Baiklah, mengapa bank panik, suku bunga mereka sendiri begitu rendah dan malah menyalahkan stablecoin yang merebut pekerjaan mereka, lucu banget
Lihat AsliBalas0
SatoshiChallenger
· 01-15 13:57
Data bagus, logika juga benar, tapi masalahnya... apakah benar-benar bisa dilepaskan [冷笑]
Bank-bank akan membuat Kongres menjadi kacau balau, jangan terlalu banyak berpikir
Pelajaran sejarah: setiap kali inovasi keuangan mengancam kepentingan yang sudah ada, pengawasan pun datang
6 triliun itu adalah asumsi paling optimis, kenyataannya akan lebih kompleks
---
Yang ironis, stablecoin awalnya ingin desentralisasi, tapi akhirnya harus bergantung pada jaminan obligasi AS, tetap saja sama saja
---
Menarik, ada lagi sesuatu yang dianggap bisa menggerakkan sistem keuangan
Orang-orang tahun 2008 juga begitu yakin
---
Secara objektif, ini bukan masalah inovasi, melainkan redistribusi kekuasaan, siapa yang mau dengan patuh mengalah
---
Bukan saya yang sok, jika fungsi bunga dilepaskan, yang pertama kali bangkrut adalah bank kecil, bank besar tetap berjalan dengan baik
---
Dengar sekilas tentang penyimpanan dan penarikan instan, terdengar menyenangkan, tapi saat benar-benar terjadi masalah, siapa yang akan menjamin kepercayaan?
---
Angka 6 triliun ini terlalu pasti, berapa banyak yang benar-benar akan berpindah, sulit untuk dipastikan
Lihat AsliBalas0
0xInsomnia
· 01-15 13:51
CEO bank menjadi panik, 6 triliun akan pergi, jujur saja takut dengan bunga tinggi stablecoin yang benar-benar menarik orang
Lihat AsliBalas0
NFTRegretDiary
· 01-15 13:40
Bank benar-benar panik, 6 triliun yuan yang diucapkan sebenarnya hanya untuk menakut-nakuti orang, tetapi justru menunjukkan seberapa besar ancaman stablecoin hahaha
Kabar terbaru sedang mengguncang dunia keuangan: CEO salah satu bank besar Amerika Serikat memperingatkan dalam laporan keuangan bahwa jika Kongres mengizinkan fungsi bunga pada stablecoin, sistem perbankan AS mungkin menghadapi aliran dana sebesar 6 triliun dolar AS. Terdengar berlebihan, tetapi jika dilihat dari logika di baliknya, kekhawatiran ini sebenarnya cukup beralasan.
Angka itu sendiri sudah menjelaskan masalahnya. Total simpanan bank di AS sekitar 18 triliun dolar AS, dan 6 triliun mewakili lebih dari sepertiga dari jumlah tersebut. Ini bukan isapan jempol, melainkan menyentuh titik permasalahan nyata — saat ini suku bunga simpanan bank di AS berada di level rendah, dengan suku bunga tahunan rekening tabungan biasa hanya sekitar 1.8%, tidak mampu mengalahkan inflasi.
Apa keunggulan stablecoin? Stablecoin mengaitkan nilai 1:1 dengan dolar AS, sehingga secara intrinsik adalah aset tanpa risiko. Begitu diizinkan membayar bunga, dengan hasil dari aset cadangan mereka (terutama obligasi pemerintah AS), stablecoin bisa menawarkan bunga yang jauh lebih tinggi daripada bank. Lebih dari itu, fitur penyimpanan dan penarikan instan, serta peredaran lintas platform, membuatnya jauh lebih fleksibel dibandingkan simpanan tradisional.
Bagi orang biasa, uang yang tidak terpakai bisa mendapatkan bunga tinggi sekaligus tetap dapat digunakan kapan saja, sekaligus menghindari risiko bank. Bagi perusahaan, mereka bisa lepas dari batasan transfer bank, sehingga efisiensi arus kas meningkat secara signifikan. Seberapa besar daya tariknya? Bayangkan jika benar-benar dibuka, berapa banyak dana yang akan kembali memilih stablecoin sebagai pilihan utama.
Pembayaran bunga stablecoin ini, secara kasat mata terlihat sebagai inovasi keuangan, tetapi secara mendalam merupakan gangguan besar terhadap model simpanan bank tradisional. Begitu pintu ini terbuka, reaksi berantai yang akan terjadi bisa sangat dahsyat, siapa pun tidak bisa memprediksi.