Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
## Yen Jepang Turun Signifikan Meskipun Data Pengeluaran Positif - Koreksi Jangka Pendek atau Tren Jangka Panjang?
Perdagangan Asia hari ini menyaksikan Yen Jepang (JPY) terus merosot ke level terendah dalam seminggu saat pasangan USD/JPY melewati di atas 157.00. Meskipun Badan Statistik Jepang mengumumkan data pengeluaran rumah tangga yang pulih dengan kenaikan 2,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu di bulan November, hal ini hampir tidak memberikan dorongan bagi JPY untuk melemah secara signifikan. Faktanya, Yen Jepang tetap mendapat tekanan dari berbagai pihak di tengah ketegangan antara Bank of Japan (BoJ) dan para spekulan bullish.
### Gaji Riil Lemah - Titik Lemah Data Positif
Meskipun pengeluaran rumah tangga menunjukkan tanda-tanda pemulihan, data yang dirilis hari Kamis mengungkapkan gambaran suram di sisi gaji. Gaji riil telah menyesuaikan inflasi yang terus menurun selama 11 bulan, dengan bulan November mencatat penurunan sebesar 2,8%. Hal ini mencerminkan bahwa inflasi masih lebih tinggi dari kenaikan gaji, menimbulkan tekanan berkelanjutan terhadap JPY dan kondisi keuangan rumah tangga Jepang.
### Ketegangan Geopolitik Meningkat - Faktor Baru Dorong Penurunan JPY
Selain tantangan ekonomi internal, China baru saja meningkatkan sengketa dengan Jepang dengan membatasi ekspor tanah langka dan magnet tanah langka ke Jepang. Langkah ini dipandang sebagai respons terhadap pernyataan terkait Taiwan dari Perdana Menteri Jepang. Larangan ini menimbulkan risiko signifikan terhadap rantai pasokan produsen Jepang, menambah tekanan pada Yen Jepang yang melemah dalam jangka pendek.
### Ekspektasi BoJ Ketat vs Fed Longgar - Perang Tingkat Suku Bunga
Gubernur BoJ Kazuo Ueda baru-baru ini membuka kemungkinan untuk melanjutkan kebijakan pengetatan moneter jika indikator ekonomi berkembang sesuai prediksi. Namun, ekspektasi ini dipengaruhi oleh harapan bahwa Federal Reserve (Fed) akan terus melonggarkan kebijakan dalam waktu dekat. Trader telah memperhitungkan kemungkinan Fed menurunkan suku bunga pada bulan Maret dan melakukan pemotongan lagi di akhir tahun ini. Divergensi kebijakan moneter antara kedua bank sentral ini menciptakan kondisi yang mendukung penguatan USD terhadap JPY.
### USD Tetap Menguat - Titik Tumpu Sebelum NFP Penting
Dolar AS mempertahankan tren penguatannya selama dua minggu terakhir dan mendekati level tertinggi dalam satu bulan. Kekuatan USD memberikan dorongan tambahan bagi pasangan USD/JPY untuk naik. Namun, kenaikan ini tampaknya bersifat sementara, para trader menunggu laporan ketenagakerjaan non-pertanian (NFP) yang penting dari AS untuk mendapatkan sinyal lebih lanjut tentang jalur pemangkasan suku bunga Fed dalam beberapa bulan mendatang.
## Analisis Teknikal: USD/JPY Pertahankan Keunggulan di atas SMA 100 Periode H4
Pada kerangka waktu 4 jam, garis Rata-Rata Bergerak Sederhana (SMA) 100 periode saat ini sedikit meningkat ke level 156,31, menunjukkan tren kenaikan tetap dipertahankan. Pasangan USD/JPY tetap kokoh di atas level ini, sementara SMA 100 berfungsi sebagai support dinamis.
Indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) berada di atas garis sinyal dan kembali ke wilayah positif, grafik batang sedikit melebar menguatkan momentum perbaikan. Indeks RSI (Relative Strength Index) di level 62 mencerminkan tekanan beli yang kuat namun belum mencapai wilayah overbought, memungkinkan pasangan ini untuk terus naik di sesi berikutnya.
Jika momentum beli berlanjut, USD/JPY berpotensi menguji level yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika terjadi koreksi, SMA 100 akan menjadi area perhatian dari bawah.