## Harga Bitcoin Penyesuaian Memengaruhi Skala Aset Satoshi, Likuiditas Pasar Kripto Menjadi Kunci
Bitcoin baru-baru ini terus berfluktuasi, dari puncak 94.825 dolar AS pada 5 Januari kembali ke level rendah 89.583 dolar AS, kurangnya aktivitas perdagangan dan likuiditas yang cukup menyebabkan volatilitas harga meningkat. Berdasarkan data terbaru, BTC saat ini berfluktuasi di sekitar 96.87 dolar AS, dengan kenaikan 1.78% dalam 24 jam, dan penyesuaian ini juga secara langsung mempengaruhi penilaian nilai aset dari para penambang awal.
**Logika Pasar di Balik Penyusutan Aset Satoshi Nakamoto**
Sebagai pencipta Bitcoin, skala aset kripto yang dikuasai Satoshi Nakamoto selalu menjadi fokus perhatian industri. Menurut statistik dari platform pelacakan data blockchain Arkham, nilai aset sekitar 1.096 juta BTC milik Satoshi telah turun di bawah angka 10 miliar dolar AS. Pada level harga saat ini, nilai pasar kepemilikannya sekitar 99.28 miliar dolar AS, turun 28.35% dari puncak 137 miliar dolar AS yang dicapai pada Oktober tahun lalu.
Pada Oktober tahun lalu, Bitcoin pernah menembus rekor tertinggi 126.198 dolar AS, namun kemudian turun kembali ke sekitar 80.000 dolar AS di akhir tahun, menunjukkan volatilitas tinggi pasar kripto. Aset yang diperoleh dari penambangan selama 2009-2010 ini tersebar di lebih dari 22.000 alamat, membuat Satoshi tetap menjadi orang terkaya di dunia kripto, dan menempati posisi 20 besar dalam daftar kekayaan Bloomberg.
**Likuiditas Pasar yang Ketat Memperburuk Fluktuasi Harga**
Fluktuasi harga Bitcoin saat ini sangat terkait dengan tren pasar saham AS. Data tenaga kerja AS menunjukkan bahwa pada Desember, hanya ada penambahan 50.000 pekerjaan non-pertanian, jauh di bawah perkiraan ekonom sebesar 60.000 orang. Data yang lemah ini dirilis pada hari Jumat, menyebabkan Bitcoin tetap di atas 90.000 dolar AS. Volume perdagangan yang rendah dan kurangnya peluang arbitrase telah menjadi ciri utama dari kondisi pasar akhir-akhir ini, tidak hanya mempengaruhi Bitcoin, tetapi juga berbagai token lainnya yang sering mengalami fluktuasi cepat secara berlawanan, sehingga trader yang menggunakan leverage mengalami kerugian.
Sejak akhir November, Bitcoin terus beroperasi dalam kisaran harga tertentu, tanpa adanya katalis yang cukup untuk mendorong tren naik atau turun. Penurunan partisipasi pasar dan kekeringan likuiditas membentuk lingkaran setan, menyebabkan setiap gejolak kecil dapat memicu volatilitas harga yang ekstrem.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## Harga Bitcoin Penyesuaian Memengaruhi Skala Aset Satoshi, Likuiditas Pasar Kripto Menjadi Kunci
Bitcoin baru-baru ini terus berfluktuasi, dari puncak 94.825 dolar AS pada 5 Januari kembali ke level rendah 89.583 dolar AS, kurangnya aktivitas perdagangan dan likuiditas yang cukup menyebabkan volatilitas harga meningkat. Berdasarkan data terbaru, BTC saat ini berfluktuasi di sekitar 96.87 dolar AS, dengan kenaikan 1.78% dalam 24 jam, dan penyesuaian ini juga secara langsung mempengaruhi penilaian nilai aset dari para penambang awal.
**Logika Pasar di Balik Penyusutan Aset Satoshi Nakamoto**
Sebagai pencipta Bitcoin, skala aset kripto yang dikuasai Satoshi Nakamoto selalu menjadi fokus perhatian industri. Menurut statistik dari platform pelacakan data blockchain Arkham, nilai aset sekitar 1.096 juta BTC milik Satoshi telah turun di bawah angka 10 miliar dolar AS. Pada level harga saat ini, nilai pasar kepemilikannya sekitar 99.28 miliar dolar AS, turun 28.35% dari puncak 137 miliar dolar AS yang dicapai pada Oktober tahun lalu.
Pada Oktober tahun lalu, Bitcoin pernah menembus rekor tertinggi 126.198 dolar AS, namun kemudian turun kembali ke sekitar 80.000 dolar AS di akhir tahun, menunjukkan volatilitas tinggi pasar kripto. Aset yang diperoleh dari penambangan selama 2009-2010 ini tersebar di lebih dari 22.000 alamat, membuat Satoshi tetap menjadi orang terkaya di dunia kripto, dan menempati posisi 20 besar dalam daftar kekayaan Bloomberg.
**Likuiditas Pasar yang Ketat Memperburuk Fluktuasi Harga**
Fluktuasi harga Bitcoin saat ini sangat terkait dengan tren pasar saham AS. Data tenaga kerja AS menunjukkan bahwa pada Desember, hanya ada penambahan 50.000 pekerjaan non-pertanian, jauh di bawah perkiraan ekonom sebesar 60.000 orang. Data yang lemah ini dirilis pada hari Jumat, menyebabkan Bitcoin tetap di atas 90.000 dolar AS. Volume perdagangan yang rendah dan kurangnya peluang arbitrase telah menjadi ciri utama dari kondisi pasar akhir-akhir ini, tidak hanya mempengaruhi Bitcoin, tetapi juga berbagai token lainnya yang sering mengalami fluktuasi cepat secara berlawanan, sehingga trader yang menggunakan leverage mengalami kerugian.
Sejak akhir November, Bitcoin terus beroperasi dalam kisaran harga tertentu, tanpa adanya katalis yang cukup untuk mendorong tren naik atau turun. Penurunan partisipasi pasar dan kekeringan likuiditas membentuk lingkaran setan, menyebabkan setiap gejolak kecil dapat memicu volatilitas harga yang ekstrem.