Dulu adalah raja unduhan internet, Xunlei, kini kembali menjadi pusat perhatian publik karena kasus kriminal eksekutifnya. Menurut dokumen gugatan, mantan kepala utama perusahaan, Chen Lei, didakwa karena menyalahgunakan dana perusahaan—dia secara cermat memindahkan aset melalui perusahaan bayangan, dengan jumlah kasus lebih dari 200 juta yuan. Yang lebih mengejutkan lagi, sejumlah puluhan juta dari dana besar ini disalahgunakan untuk spekulasi Bitcoin dan investasi pertambangan. Kasus ini tidak hanya mengungkap celah dalam tata kelola perusahaan, tetapi juga menyoroti mentalitas sebagian peserta pasar kripto: begitu menguasai sejumlah besar dana, sulit menahan keinginan spekulasi. Dari perusahaan teknologi bintang yang pernah berjaya menjadi contoh buruk, kisah Xunlei patut diwaspadai seluruh industri—operasi yang teratur, tata kelola yang transparan, isolasi risiko, ini bukan pilihan melainkan garis dasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LiquidationOracle
· 21jam yang lalu
2亿 dana penyalahgunaan untuk trading cryptocurrency, inilah para "elite" di Web3, bikin ngakak
Lihat AsliBalas0
BearMarketBuilder
· 01-15 14:06
Hmm... Dua ratus juta untuk trading cryptocurrency, mentalitasnya benar-benar luar biasa. Setelah berkuasa langsung mulai pamer.
Lihat AsliBalas0
VitalikFanAccount
· 01-15 13:59
Satu lagi pemboros, 200 juta untuk trading koin, betapa tidak warasnya otaknya
Dulu adalah raja unduhan internet, Xunlei, kini kembali menjadi pusat perhatian publik karena kasus kriminal eksekutifnya. Menurut dokumen gugatan, mantan kepala utama perusahaan, Chen Lei, didakwa karena menyalahgunakan dana perusahaan—dia secara cermat memindahkan aset melalui perusahaan bayangan, dengan jumlah kasus lebih dari 200 juta yuan. Yang lebih mengejutkan lagi, sejumlah puluhan juta dari dana besar ini disalahgunakan untuk spekulasi Bitcoin dan investasi pertambangan. Kasus ini tidak hanya mengungkap celah dalam tata kelola perusahaan, tetapi juga menyoroti mentalitas sebagian peserta pasar kripto: begitu menguasai sejumlah besar dana, sulit menahan keinginan spekulasi. Dari perusahaan teknologi bintang yang pernah berjaya menjadi contoh buruk, kisah Xunlei patut diwaspadai seluruh industri—operasi yang teratur, tata kelola yang transparan, isolasi risiko, ini bukan pilihan melainkan garis dasar.