Ada fenomena menarik yang layak dipikirkan: pada tahun 2025, kinerja kenaikan harga Bitcoin sebenarnya kalah dari banyak aset utama tradisional. Tetapi memasuki tahun 2026, situasinya mungkin akan berubah sama sekali.
Dari sudut pandang makro, semua ekonomi utama di dunia terus melepaskan likuiditas, dan depresiasi mata uang menjadi fakta yang sudah pasti. Dalam lingkungan seperti ini, aset global seperti Bitcoin menjadi pilihan terbaik untuk menampung jumlah uang yang sangat besar. Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin sekitar 1,95 triliun dolar AS, dan jika berlipat ganda menjadi 4 triliun dolar AS, skala ini sudah setara dengan kapitalisasi pasar perak global saat ini.
Dari logika ini, target harga Bitcoin yang melonjak ke 200.000 dolar AS pada tahun 2026 bukanlah sesuatu yang mustahil. Kuncinya adalah memahami kekuatan pendorong makro di baliknya—ketika dunia sedang melakukan pelonggaran likuiditas, alat penyimpan nilai yang sesungguhnya akan mengalami penetapan ulang harga. Bagi teman-teman yang tertarik dengan aset kripto, tahun 2026 patut diamati dengan cermat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-5854de8b
· 4jam yang lalu
20万刀?D terdengar angka, tapi logika mencairkan uang ini memang bisa dipertanggungjawabkan
Lihat AsliBalas0
fomo_fighter
· 4jam yang lalu
Saya mengerti logika pelonggaran likuiditas, tapi apakah benar-benar bisa naik hingga 20 ribu dolar? Rasanya ini cerita lama di dunia kripto lagi
---
Mengenai angka kapitalisasi pasar perak, terdengar cukup menggelitik, tapi pelonggaran likuiditas memang tren besar
---
Apakah bisa balik lagi di tahun 26 masih sulit dipastikan, sekarang terlihat lebih seperti bercerita saja
---
Setiap kali analisis seperti ini selalu bilang ada logika, tapi hasilnya? Banyak juga yang kena blow off
---
Tunggu dulu, bahkan tahun 2025 saja belum naik sekuat itu, apa dasar tahun 26 bisa melambung?
---
Pelonggaran likuiditas memang fakta, tapi apakah yang akan mengikuti benar-benar Bitcoin, saya juga tidak tahu
---
Datang lagi, mulai cerita makro lagi, terserah kalian percaya atau tidak
---
Daripada fokus ke 2026, lebih baik tanya diri sendiri sudahkah kamu memegang posisi sekarang
---
Kalau logika ini benar-benar begitu jelas, bagaimana tahun lalu bisa kena blow off juga
---
20 ribu dolar terdengar menyenangkan, tapi bagaimana dengan risikonya, kenapa tidak pernah disebutkan
Lihat AsliBalas0
DeFi_Dad_Jokes
· 4jam yang lalu
Logika pelonggaran memang benar, tapi apakah 200.000 benar-benar hanya permulaan?
Saya merasa masih harus melihat sikap bank sentral dari berbagai negara.
2025 kalah dari ekspektasi berarti sedang mengumpulkan energi, akan terbang pada tahun 26.
Ide membandingkan nilai pasar perak dengan ini cukup menarik, belum pernah terpikirkan sebelumnya.
Bisakah Bitcoin menyerap begitu banyak likuiditas, rasanya batas atasnya tidak setinggi itu.
Sejujurnya, likuiditas cukup melimpah tapi ke mana arahnya yang menjadi kunci, kan?
Gelombang pasar kali ini masih harus menunggu data makroekonomi berbicara, hanya mengandalkan logika saja agak meragukan.
Sekarang sudah agak terlambat untuk masuk, tunggu koreksi dulu baru masuk.
Lihat AsliBalas0
Gm_Gn_Merchant
· 4jam yang lalu
200.000 dolar? Dengar saja, siapa pun bisa menjelaskan logika pencairan dana
Ada fenomena menarik yang layak dipikirkan: pada tahun 2025, kinerja kenaikan harga Bitcoin sebenarnya kalah dari banyak aset utama tradisional. Tetapi memasuki tahun 2026, situasinya mungkin akan berubah sama sekali.
Dari sudut pandang makro, semua ekonomi utama di dunia terus melepaskan likuiditas, dan depresiasi mata uang menjadi fakta yang sudah pasti. Dalam lingkungan seperti ini, aset global seperti Bitcoin menjadi pilihan terbaik untuk menampung jumlah uang yang sangat besar. Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin sekitar 1,95 triliun dolar AS, dan jika berlipat ganda menjadi 4 triliun dolar AS, skala ini sudah setara dengan kapitalisasi pasar perak global saat ini.
Dari logika ini, target harga Bitcoin yang melonjak ke 200.000 dolar AS pada tahun 2026 bukanlah sesuatu yang mustahil. Kuncinya adalah memahami kekuatan pendorong makro di baliknya—ketika dunia sedang melakukan pelonggaran likuiditas, alat penyimpan nilai yang sesungguhnya akan mengalami penetapan ulang harga. Bagi teman-teman yang tertarik dengan aset kripto, tahun 2026 patut diamati dengan cermat.