Belakangan ini beredar rumor di kalangan banyak orang tentang sebuah universitas terkenal yang terpaksa memangkas anggaran karena kerugian besar akibat investasi cryptocurrency. Tuduhan ini bermacam-macam, mulai dari 6 miliar dolar hingga berbagai versi lainnya. Meskipun pihak resmi telah mengeluarkan klarifikasi dan membantah angka astronomi tersebut, setelah menelusuri laporan keuangan, situasinya ternyata jauh dari sekadar itu.
Pihak universitas memang mengakui bahwa investasi mereka mengalami kerugian, dengan total kerugian tahun 2022 mencapai 1,5 miliar dolar. Angka ini sendiri sudah cukup besar. Tapi yang menjadi poin utama adalah, banyak orang hanya fokus pada topik cryptocurrency dan tidak menyadari masalah yang lebih mendalam.
Mengapa institusi bisa terjebak dalam situasi seperti ini? Biasanya bukan semata-mata karena kesalahan pengambilan keputusan investasi. Utang untuk ekspansi dan tekanan dari utang berbunga tinggi adalah penyebab utama. Ketika biaya pembiayaan sudah tinggi, ditambah kerugian dari investasi, tekanan keuangan akan semakin membesar seperti bola salju. Inilah mengapa meskipun pihak resmi membantah angka kerugian yang berlebihan itu, langkah-langkah penghematan anggaran tetap dilakukan secara cepat dan tegas.
Ini menjadi peringatan nyata bagi industri—masuk ke aset kripto bukanlah hal yang sederhana. Strategi, pengendalian risiko, dan manajemen biaya dana harus dipahami dengan matang. Kalau tidak, meskipun skala besar, mereka tetap tidak akan lepas dari tekanan keuangan yang menghancurkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MaticHoleFiller
· 8jam yang lalu
15 miliar dolar AS bukan jumlah kecil lagi, masih di sana tidak punya apa-apa, lucu banget. Utang berbunga tinggi adalah racun yang sebenarnya.
Lihat AsliBalas0
FancyResearchLab
· 9jam yang lalu
Satu lagi inovasi yang tidak berguna membuat orang terjebak, sistem pengendalian risiko yang seharusnya dapat berjalan secara teori langsung gagal saat menghadapi utang bola salju yang nyata
Lihat AsliBalas0
ContractTearjerker
· 9jam yang lalu
Eh, ini memang poin utamanya, tekanan utang terus mengejar kamu, urusan kripto hanyalah pemicu saja
Lihat AsliBalas0
ChainMelonWatcher
· 9jam yang lalu
Membantah rumor tetap saja ketat, menunjukkan bahwa ini sama sekali bukan masalah kripto, utanglah yang sebenarnya menjadi penyebabnya
Lihat AsliBalas0
MevHunter
· 9jam yang lalu
Kerugian sebesar 1,5 miliar dolar masih berani bilang tidak serius? Inilah akibat dari pemain dengan leverage tinggi, biaya utang yang tinggi, ditambah dengan kerugian besar-besaran di sisi investasi, maka siklus mati pun terjadi.
Lihat AsliBalas0
HalfIsEmpty
· 9jam yang lalu
15 miliar dolar, memang tidak sedikit, masalah sebenarnya tetap pada leverage dan pengendalian biaya yang tidak dilakukan dengan baik, tidak heran kenapa crypto
Lihat AsliBalas0
DataPickledFish
· 9jam yang lalu
15 miliar dolar AS masih disebut sebagai hoax? Ini benar-benar keterlaluan, tekanan utang adalah pembunuh sejati.
Lihat AsliBalas0
GateUser-5854de8b
· 9jam yang lalu
15 miliar masih bilang tidak besar? Lucu banget, inilah kekuatan leverage, satu lingkaran mengikat lingkaran lainnya
Belakangan ini beredar rumor di kalangan banyak orang tentang sebuah universitas terkenal yang terpaksa memangkas anggaran karena kerugian besar akibat investasi cryptocurrency. Tuduhan ini bermacam-macam, mulai dari 6 miliar dolar hingga berbagai versi lainnya. Meskipun pihak resmi telah mengeluarkan klarifikasi dan membantah angka astronomi tersebut, setelah menelusuri laporan keuangan, situasinya ternyata jauh dari sekadar itu.
Pihak universitas memang mengakui bahwa investasi mereka mengalami kerugian, dengan total kerugian tahun 2022 mencapai 1,5 miliar dolar. Angka ini sendiri sudah cukup besar. Tapi yang menjadi poin utama adalah, banyak orang hanya fokus pada topik cryptocurrency dan tidak menyadari masalah yang lebih mendalam.
Mengapa institusi bisa terjebak dalam situasi seperti ini? Biasanya bukan semata-mata karena kesalahan pengambilan keputusan investasi. Utang untuk ekspansi dan tekanan dari utang berbunga tinggi adalah penyebab utama. Ketika biaya pembiayaan sudah tinggi, ditambah kerugian dari investasi, tekanan keuangan akan semakin membesar seperti bola salju. Inilah mengapa meskipun pihak resmi membantah angka kerugian yang berlebihan itu, langkah-langkah penghematan anggaran tetap dilakukan secara cepat dan tegas.
Ini menjadi peringatan nyata bagi industri—masuk ke aset kripto bukanlah hal yang sederhana. Strategi, pengendalian risiko, dan manajemen biaya dana harus dipahami dengan matang. Kalau tidak, meskipun skala besar, mereka tetap tidak akan lepas dari tekanan keuangan yang menghancurkan.