Departemen penegak hukum di New York baru-baru ini menyatakan sikap tegas terhadap platform perdagangan kripto tanpa izin. Diketahui bahwa volume perdagangan di pasar kripto ilegal mencapai sekitar 51 miliar dolar AS, dan dana dari pasar gelap ini sebagian besar mengalir ke kegiatan ilegal seperti pencucian uang, penyelundupan senjata, narkoba, dan pendanaan terorisme.
Di balik peringatan ini mencerminkan sebuah kenyataan: ATM kripto dan terminal perdagangan tanpa izin telah menjadi titik buta dalam pengawasan keuangan. Sikap penegak hukum sangat jelas—mendorong penerapan sistem perizinan wajib dan verifikasi identitas KYC (Know Your Customer) sebagai standar, disertai sanksi pidana untuk meningkatkan efek jera.
Apa artinya ini? Di satu sisi, platform tanpa izin dan saluran perdagangan abu-abu menghadapi tekanan kebijakan yang semakin besar. Di sisi lain, bursa kripto yang patuh dan platform resmi semakin memiliki keunggulan relatif. Bagi pengguna yang ingin berpartisipasi dalam perdagangan aset kripto, memilih platform resmi yang memiliki izin dan menerapkan proses KYC menjadi semakin penting.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kembali menggunakan alasan untuk meraup keuntungan, 510 miliar pasar gelap terdengar seperti nyata
KYC itu, kapan pun juga akan membuat investor ritel pun harus diawasi dan dikendalikan
Platform tanpa izin memang liar, tapi biaya platform yang sesuai regulasi seberapa mahal sih
Orang-orang di New York ini suka sekali menerapkan pendekatan serba satu ukuran, benar-benar memaksa dunia kripto ke dalam bawah tanah
Operasi kali ini, rasanya seperti sedang membuka jalan bagi platform besar, ya
Lihat AsliBalas0
MoonMathMagic
· 4jam yang lalu
Kembali lagi, cara ini di New York sepertinya ingin memaksa seluruh pasar gelap keluar ke permukaan
---
Zona abu-abu sebesar 510 miliar dolar AS, terdengar cukup menakutkan tapi saya rasa angka ini mungkin dibesar-besarkan
---
KYC membanjiri, privasi benar-benar semakin sulit
---
Ngomong-ngomong, platform yang sesuai regulasi memang lebih aman, tapi biaya transaksi juga benar-benar mahal
---
Exchange tanpa izin harus dibereskan, tapi kalau terus seperti ini, bagaimana para investor kecil bisa bertahan
---
Departemen penegak hukum akhirnya tidak bisa diam lagi, seharusnya mereka sudah mengatur platform-platform ilegal itu sejak lama
---
Pengawasan yang semakin ketat adalah tren besar, tapi desentralisasi adalah esensi dari kripto
---
Daripada fokus menangkap platform perdagangan, lebih baik dulu memberantas penipuan
---
Kewajiban KYC terasa bertentangan dengan cita-cita awal dari kripto
Lihat AsliBalas0
SelfMadeRuggee
· 5jam yang lalu
510 miliar pasar gelap? Angka ini kok terasa begitu familiar... Pengawasan lagi datang
---
KYC ini sudah saatnya diterapkan, kalau tidak siapa yang tahu dari mana uang berasal
---
Selesai, nanti pun harus menggunakan identitas asli untuk menarik dana
---
Keunggulan platform yang sesuai regulasi meningkat? Itu berarti hari-hari bursa kecil akan semakin sulit
---
Kasus pencucian uang di pasar gelap, pada akhirnya tetap karena celah pengawasan yang terlalu besar
---
510 miliar... Kenapa rasanya angka ini terus meningkat
---
Proses KYC yang rumit juga tidak apa-apa, yang utama takut dompet dibekukan
---
Metode New York ini, di tempat lain pasti akan mengikuti
---
Platform tanpa izin memang kacau, tapi biaya untuk yang resmi juga sangat mahal
---
Orang yang benar-benar menggunakan kripto sudah tahu sistem ini sejak lama. Baru sekarang berseru tentang pengawasan?
Departemen penegak hukum di New York baru-baru ini menyatakan sikap tegas terhadap platform perdagangan kripto tanpa izin. Diketahui bahwa volume perdagangan di pasar kripto ilegal mencapai sekitar 51 miliar dolar AS, dan dana dari pasar gelap ini sebagian besar mengalir ke kegiatan ilegal seperti pencucian uang, penyelundupan senjata, narkoba, dan pendanaan terorisme.
Di balik peringatan ini mencerminkan sebuah kenyataan: ATM kripto dan terminal perdagangan tanpa izin telah menjadi titik buta dalam pengawasan keuangan. Sikap penegak hukum sangat jelas—mendorong penerapan sistem perizinan wajib dan verifikasi identitas KYC (Know Your Customer) sebagai standar, disertai sanksi pidana untuk meningkatkan efek jera.
Apa artinya ini? Di satu sisi, platform tanpa izin dan saluran perdagangan abu-abu menghadapi tekanan kebijakan yang semakin besar. Di sisi lain, bursa kripto yang patuh dan platform resmi semakin memiliki keunggulan relatif. Bagi pengguna yang ingin berpartisipasi dalam perdagangan aset kripto, memilih platform resmi yang memiliki izin dan menerapkan proses KYC menjadi semakin penting.