Mengelola Posisi Terbuka dengan Pesanan Trailing Stop

Pesanan trailing stop merupakan instrumen trading yang dirancang untuk melindungi profit sekaligus memaksimalkan potensi keuntungan saat pasar bergerak menguntungkan. Berbeda dari pesanan stop konvensional yang statis, trailing stop secara dinamis mengikuti pergerakan harga, memungkinkan trader untuk mengamankan keuntungan tanpa harus memantau layar secara konstan.

Fitur ini sangat bermanfaat ketika Anda yakin dengan arah pergerakan harga tetapi tidak yakin seberapa jauh harga akan bergerak, atau ketika kesibukan mencegah Anda melakukan monitoring real-time terhadap posisi terbuka.

Dua Cara Mengatur Pesanan Trailing Stop

Pesanan trailing stop tersedia dalam dua varian mekanisme. Yang pertama adalah tipe persentase, di mana stop loss Anda ditetapkan sebagai persentase tertentu di bawah atau di atas harga pasar tertinggi. Yang kedua adalah tipe konstan, yaitu jumlah nominal tetap yang memisahkan level stop loss Anda dari harga pasar puncak.

Anda juga memiliki fleksibilitas untuk menetapkan harga aktivasi yang menentukan kapan sistem mulai melacak harga pasar untuk menggerakkan level stop loss Anda.

Cara Kerja Trailing Stop dengan Persentase

Mari kita lihat skenario praktis. Andaikan harga aset saat ini $100 dan Anda menetapkan pesanan trailing stop untuk menjual dengan jarak 10% di bawah harga pasar.

Ketika harga turun 10% menjadi $90, pesanan Anda akan teraktivasi dan langsung dikonversi menjadi pesanan pasar untuk menjual.

Namun jika harga naik menjadi $150 kemudian turun 7% ke $140, pesanan trailing stop belum akan teraktivasi. Alasannya sederhana: trailing stop akan baru teraktivasi ketika harga turun 10% dari puncaknya, yakni di level $135.

Skenario lain: harga mencapai $200 lalu menurun 10% menjadi $180. Di titik ini, pesanan trailing stop Anda akan teraktivasi dan langsung dieksekusi pada harga $180.

Mekanisme Trailing Stop dengan Nominal Tetap

Sekarang perhatikan sistem konstan. Harga awal $100 dan Anda menetapkan pesanan trailing stop untuk menjual dengan selisih $30 di bawah harga pasar.

Jika harga turun $30 dari entry point menjadi $70, pesanan akan teraktivasi dan dijalankan.

Apabila harga melonjak ke $150 lalu turun $20 ke $130, pesanan trailing stop tidak akan teraktivasi karena level stop loss akan bergerak mengikuti, berada di $120 ($30 di bawah pasar).

Ketika harga mencapai $200 dan kemudian turun $30 menjadi $170, pesanan Anda akan teraktivasi dan dieksekusi pada harga tersebut.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

Ada beberapa poin krusial saat menggunakan trailing stop. Pertama, posisi dan margin Anda tidak akan terkunci sampai pesanan benar-benar teraktivasi. Pastikan Anda selalu mempertahankan margin yang cukup untuk menghindari risiko likuidasi.

Kedua, trailing stop mungkin gagal teraktivasi karena berbagai faktor seperti pembatasan harga, pembatasan jumlah posisi, margin tidak mencukupi, akun dalam mode non-trading, atau gangguan teknis. Bahkan setelah teraktivasi, pesanan pasar yang dihasilkan tetap bisa tidak tereksekusi sepenuhnya, sama seperti pesanan pasar reguler. Pesanan yang belum terisi dapat Anda cek di menu Pesanan Terbuka.

Dengan memahami mekanisme dan batasan trailing stop, Anda dapat mengintegrasikan alat ini ke dalam strategi manajemen risiko untuk melindungi profit dengan lebih efektif.

Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)