Industri perjalanan baru saja mendapatkan peningkatan besar dalam cryptocurrency. Trip.com, platform pemesanan perjalanan global di bawah Ctrip, secara resmi meluncurkan kemampuan pembayaran stablecoin untuk reservasi penerbangan dan hotel. Pengguna sekarang dapat menyelesaikan transaksi menggunakan USDT dan USDC di berbagai jaringan blockchain termasuk Ethereum, TRON, Polygon, Solana, Arbitrum One, dan TON.
Mengapa Ini Penting bagi Pemegang Crypto
Daya tariknya langsung dan nyata. Di Vietnam, pengguna awal melihat penghematan nyata—sekitar diskon 18% untuk penerbangan dan pengurangan 2,35% untuk hotel saat membayar dengan stablecoin. Mengingat harga stablecoin USDC dan USDT yang berkisar di $1,00, token ini menyediakan opsi pembayaran yang dapat diprediksi dan dengan volatilitas rendah. Bagi pelancong yang sering menggunakan crypto, ini menghilangkan kebutuhan untuk mengonversi kembali ke fiat, menjaga uang tetap dalam ekosistem sambil mengakses layanan tradisional.
Transaksi Lebih Mudah, Data Lebih Sedikit
Yang membedakan peluncuran ini adalah proses pemesanan yang disederhanakan. Reservasi hotel sekarang hanya membutuhkan nama dan email—keuntungan privasi yang signifikan dibandingkan metode pembayaran tradisional. Pemesanan penerbangan tetap memerlukan informasi paspor untuk kepatuhan, tetapi gesekan secara keseluruhan jauh lebih rendah dibandingkan sistem lama. Efisiensi ini berkat kecepatan dan transparansi bawaan dari teknologi blockchain.
Mesin Di Balik Langkah Ini
Gateway pembayaran berlisensi Singapura Triple-A menggerakkan infrastruktur ini, membawa keamanan tingkat institusional ke transaksi konsumen. Kemitraan ini menandai tren yang lebih luas: platform besar tidak lagi sekadar bermain-main dalam pembayaran crypto, mereka membangun jalur yang serius dan diatur. Kerja sama Triple-A dengan super-app regional seperti Grab menunjukkan bahwa ini bukan sekadar eksperimen sesaat.
Implikasi Industri yang Lebih Luas
Peluncuran ini, yang diumumkan pada akhir Desember, mencerminkan perubahan penting dalam cara perdagangan arus utama memandang mata uang digital. Pemesanan perjalanan adalah kasus penggunaan yang ideal—transaksi internasional, masalah konversi mata uang, dan demografi yang paham teknologi semuanya sangat cocok dengan keunggulan stablecoin. Seiring kejelasan regulasi membaik di seluruh Asia dan sekitarnya, harapkan integrasi serupa akan berkembang dengan cepat.
Ekosistem pembayaran stablecoin sedang matang dari teori menjadi praktik. Ketika platform sebesar Trip.com mulai menerima USDT dan USDC untuk layanan dunia nyata, ini bukan sekadar berita—ini adalah validasi bahwa crypto telah melampaui spekulasi dan menjadi utilitas sehari-hari.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Revolusi Pembayaran Stablecoin: Bagaimana Trip.com Mengubah Pemesanan Perjalanan dengan Adopsi Crypto
Industri perjalanan baru saja mendapatkan peningkatan besar dalam cryptocurrency. Trip.com, platform pemesanan perjalanan global di bawah Ctrip, secara resmi meluncurkan kemampuan pembayaran stablecoin untuk reservasi penerbangan dan hotel. Pengguna sekarang dapat menyelesaikan transaksi menggunakan USDT dan USDC di berbagai jaringan blockchain termasuk Ethereum, TRON, Polygon, Solana, Arbitrum One, dan TON.
Mengapa Ini Penting bagi Pemegang Crypto
Daya tariknya langsung dan nyata. Di Vietnam, pengguna awal melihat penghematan nyata—sekitar diskon 18% untuk penerbangan dan pengurangan 2,35% untuk hotel saat membayar dengan stablecoin. Mengingat harga stablecoin USDC dan USDT yang berkisar di $1,00, token ini menyediakan opsi pembayaran yang dapat diprediksi dan dengan volatilitas rendah. Bagi pelancong yang sering menggunakan crypto, ini menghilangkan kebutuhan untuk mengonversi kembali ke fiat, menjaga uang tetap dalam ekosistem sambil mengakses layanan tradisional.
Transaksi Lebih Mudah, Data Lebih Sedikit
Yang membedakan peluncuran ini adalah proses pemesanan yang disederhanakan. Reservasi hotel sekarang hanya membutuhkan nama dan email—keuntungan privasi yang signifikan dibandingkan metode pembayaran tradisional. Pemesanan penerbangan tetap memerlukan informasi paspor untuk kepatuhan, tetapi gesekan secara keseluruhan jauh lebih rendah dibandingkan sistem lama. Efisiensi ini berkat kecepatan dan transparansi bawaan dari teknologi blockchain.
Mesin Di Balik Langkah Ini
Gateway pembayaran berlisensi Singapura Triple-A menggerakkan infrastruktur ini, membawa keamanan tingkat institusional ke transaksi konsumen. Kemitraan ini menandai tren yang lebih luas: platform besar tidak lagi sekadar bermain-main dalam pembayaran crypto, mereka membangun jalur yang serius dan diatur. Kerja sama Triple-A dengan super-app regional seperti Grab menunjukkan bahwa ini bukan sekadar eksperimen sesaat.
Implikasi Industri yang Lebih Luas
Peluncuran ini, yang diumumkan pada akhir Desember, mencerminkan perubahan penting dalam cara perdagangan arus utama memandang mata uang digital. Pemesanan perjalanan adalah kasus penggunaan yang ideal—transaksi internasional, masalah konversi mata uang, dan demografi yang paham teknologi semuanya sangat cocok dengan keunggulan stablecoin. Seiring kejelasan regulasi membaik di seluruh Asia dan sekitarnya, harapkan integrasi serupa akan berkembang dengan cepat.
Ekosistem pembayaran stablecoin sedang matang dari teori menjadi praktik. Ketika platform sebesar Trip.com mulai menerima USDT dan USDC untuk layanan dunia nyata, ini bukan sekadar berita—ini adalah validasi bahwa crypto telah melampaui spekulasi dan menjadi utilitas sehari-hari.