Ketika analis pasar mengangkat bahu dan berkata “itu bisa bergerak ke kedua arah,” sebagian besar trader kripto menganggapnya sebagai komentar yang tidak berguna. Tetapi trader opsi berpengalaman tahu lebih baik. Mereka memiliki alat untuk situasi seperti ini: strategi opsi strangle. Pendekatan ini memungkinkan mereka memanfaatkan pergerakan harga yang diharapkan tanpa harus memprediksi arah pergerakan tersebut.
Bagaimana Sebenarnya Kerja Strategi Opsi Strangle
Strategi opsi strangle melibatkan pembelian (atau penjualan) secara bersamaan baik opsi call maupun put pada aset dasar yang sama dengan tanggal kedaluwarsa yang identik tetapi dengan harga strike yang berbeda. Karena melibatkan call dan put, trader akan mendapatkan keuntungan kapan pun cryptocurrency mengalami pergerakan harga yang signifikan — terlepas dari apakah itu naik atau turun.
Keindahan dari pengaturan ini terletak pada fleksibilitasnya: jika Anda sadar bahwa volatilitas akan datang tetapi benar-benar tidak yakin tentang arahnya, Anda dapat mengambil posisi yang menang di kedua skenario.
Mengapa Volatilitas Lebih Penting Daripada yang Anda Pikirkan
Inilah wawasan pentingnya: opsi strangle secara fundamental adalah permainan volatilitas, bukan taruhan arah. Mereka hanya menghasilkan keuntungan selama periode volatilitas implisit yang tinggi (IV). Anggaplah IV sebagai ekspektasi pasar terhadap turbulensi harga di masa depan. Biasanya, IV melonjak tepat sebelum katalis besar — apakah itu peningkatan jaringan, keputusan regulasi, atau berita makroekonomi penting.
Ketergantungan ini pada volatilitas adalah kekuatan terbesar dari strategi ini sekaligus keterbatasan utamanya. Trader yang menggunakan strangle harus mengembangkan keahlian yang kuat dalam mengatur waktu masuk mereka di sekitar katalis yang diprediksi, bukan hanya memilih target harga.
Mekanisme Eksekusi: Long vs. Short
Long Strangle: Membeli Volatilitas
Lakukan ini dengan membeli call (strike di atas harga saat ini) dan put (strike di bawah harga saat ini) yang berada di luar uang. Kerugian maksimum terbatas pada premi yang dibayar, tetapi potensi keuntungan secara teoritis tidak terbatas jika aset bergerak cukup besar.
Contoh praktis: Anggap BTC diperdagangkan di $34.000. Jika Anda memperkirakan katalis besar bisa memicu pergerakan 10% ke salah satu arah, Anda mungkin membeli call $37.000 dan put $30.000 yang kedaluwarsa dalam 24 hari dengan total sekitar $1.320. Titik impas berada di $35.320 (call) dan $28.680 (put). Anda mendapatkan keuntungan jika harga menembus di luar batas mana pun sebelum kedaluwarsa.
Short Strangle: Menjual Volatilitas
Ini membalik posisi: Anda menjual call dan put OTM, mengumpulkan premi di awal. Keuntungan maksimum sama dengan premi yang diterima, tetapi kerugian menjadi tidak terbatas jika aset melanggar harga strike Anda secara signifikan.
Menggunakan contoh BTC yang sama: jika Anda percaya harga akan tetap dalam rentang sampai akhir November, menjual call $37.000 dan put $30.000 menghasilkan kredit sebesar $1.320. Anda menang jika BTC tetap di antara harga-harga ini, tetapi menghadapi kerugian besar jika harga melonjak ke salah satu arah.
Menimbang Risiko Melawan Peluang
Keunggulan
Opsi strangle unggul dalam netralitas arah. Anda tidak perlu yakin apakah aset akan naik atau turun — cukup yakin bahwa aset akan bergerak secara substansial. Ini menghilangkan risiko arah dari pengambilan keputusan Anda. Selain itu, kontrak out-of-the-money memiliki premi yang lebih rendah daripada yang in-the-money, menjadikan strangle lebih efisien secara modal dibandingkan strategi multi-leg lainnya.
Kekurangan
Ketergantungan pada pergerakan harga besar menciptakan hambatan signifikan. Kontrak opsi out-of-the-money membutuhkan pergerakan besar hanya untuk mencapai titik impas, apalagi menghasilkan keuntungan. Dekay theta memperburuk masalah ini: seiring mendekati kedaluwarsa, premi berkurang terlepas dari aksi harga. Trader baru sering kehilangan hampir seluruh premi mereka jika harga strike atau tanggal kedaluwarsa dipilih secara buruk. Selain itu, short strangle membuka risiko kerugian yang tidak terbatas — sebuah masalah manajemen risiko penting yang membutuhkan pengaturan posisi dan disiplin stop-loss yang ketat.
Strangle vs. Straddle: Memilih Alat Anda
Kedua strategi ini melayani trader yang belum yakin, tetapi mereka berbeda secara signifikan. Straddle menggunakan strike yang sama untuk call dan put (biasanya at-the-money), membutuhkan pergerakan harga yang lebih kecil untuk mendapatkan keuntungan tetapi biaya premi yang jauh lebih tinggi. Strangle menggunakan strike yang berbeda (out-of-the-money), menuntut pergerakan yang lebih besar tetapi membutuhkan modal yang lebih sedikit.
Pilihan tergantung pada dua faktor: toleransi risiko Anda dan modal yang tersedia. Kekurangan modal? Strangle lebih cocok. Ingin eksekusi risiko lebih rendah? Straddle menawarkan peluang lebih baik dengan pergerakan harga yang modest.
Kesimpulan
Strategi berbasis volatilitas seperti strangle telah mendapatkan popularitas di kalangan trader opsi kripto karena volatilitas adalah fitur utama pasar kripto. Sebelum menerapkan pendekatan ini, pastikan Anda memahami bagaimana volatilitas implisit bekerja, dapat mengidentifikasi katalis yang kredibel, dan menjaga disiplin dalam pengaturan posisi serta aturan keluar. Strategi opsi strangle paling cocok untuk trader yang bersedia melakukan pekerjaan analisis di awal.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Trading Strangle Options: Cara Mendapatkan Keuntungan Saat Arah Harga Tidak Pasti
Ketika analis pasar mengangkat bahu dan berkata “itu bisa bergerak ke kedua arah,” sebagian besar trader kripto menganggapnya sebagai komentar yang tidak berguna. Tetapi trader opsi berpengalaman tahu lebih baik. Mereka memiliki alat untuk situasi seperti ini: strategi opsi strangle. Pendekatan ini memungkinkan mereka memanfaatkan pergerakan harga yang diharapkan tanpa harus memprediksi arah pergerakan tersebut.
Bagaimana Sebenarnya Kerja Strategi Opsi Strangle
Strategi opsi strangle melibatkan pembelian (atau penjualan) secara bersamaan baik opsi call maupun put pada aset dasar yang sama dengan tanggal kedaluwarsa yang identik tetapi dengan harga strike yang berbeda. Karena melibatkan call dan put, trader akan mendapatkan keuntungan kapan pun cryptocurrency mengalami pergerakan harga yang signifikan — terlepas dari apakah itu naik atau turun.
Keindahan dari pengaturan ini terletak pada fleksibilitasnya: jika Anda sadar bahwa volatilitas akan datang tetapi benar-benar tidak yakin tentang arahnya, Anda dapat mengambil posisi yang menang di kedua skenario.
Mengapa Volatilitas Lebih Penting Daripada yang Anda Pikirkan
Inilah wawasan pentingnya: opsi strangle secara fundamental adalah permainan volatilitas, bukan taruhan arah. Mereka hanya menghasilkan keuntungan selama periode volatilitas implisit yang tinggi (IV). Anggaplah IV sebagai ekspektasi pasar terhadap turbulensi harga di masa depan. Biasanya, IV melonjak tepat sebelum katalis besar — apakah itu peningkatan jaringan, keputusan regulasi, atau berita makroekonomi penting.
Ketergantungan ini pada volatilitas adalah kekuatan terbesar dari strategi ini sekaligus keterbatasan utamanya. Trader yang menggunakan strangle harus mengembangkan keahlian yang kuat dalam mengatur waktu masuk mereka di sekitar katalis yang diprediksi, bukan hanya memilih target harga.
Mekanisme Eksekusi: Long vs. Short
Long Strangle: Membeli Volatilitas
Lakukan ini dengan membeli call (strike di atas harga saat ini) dan put (strike di bawah harga saat ini) yang berada di luar uang. Kerugian maksimum terbatas pada premi yang dibayar, tetapi potensi keuntungan secara teoritis tidak terbatas jika aset bergerak cukup besar.
Contoh praktis: Anggap BTC diperdagangkan di $34.000. Jika Anda memperkirakan katalis besar bisa memicu pergerakan 10% ke salah satu arah, Anda mungkin membeli call $37.000 dan put $30.000 yang kedaluwarsa dalam 24 hari dengan total sekitar $1.320. Titik impas berada di $35.320 (call) dan $28.680 (put). Anda mendapatkan keuntungan jika harga menembus di luar batas mana pun sebelum kedaluwarsa.
Short Strangle: Menjual Volatilitas
Ini membalik posisi: Anda menjual call dan put OTM, mengumpulkan premi di awal. Keuntungan maksimum sama dengan premi yang diterima, tetapi kerugian menjadi tidak terbatas jika aset melanggar harga strike Anda secara signifikan.
Menggunakan contoh BTC yang sama: jika Anda percaya harga akan tetap dalam rentang sampai akhir November, menjual call $37.000 dan put $30.000 menghasilkan kredit sebesar $1.320. Anda menang jika BTC tetap di antara harga-harga ini, tetapi menghadapi kerugian besar jika harga melonjak ke salah satu arah.
Menimbang Risiko Melawan Peluang
Keunggulan
Opsi strangle unggul dalam netralitas arah. Anda tidak perlu yakin apakah aset akan naik atau turun — cukup yakin bahwa aset akan bergerak secara substansial. Ini menghilangkan risiko arah dari pengambilan keputusan Anda. Selain itu, kontrak out-of-the-money memiliki premi yang lebih rendah daripada yang in-the-money, menjadikan strangle lebih efisien secara modal dibandingkan strategi multi-leg lainnya.
Kekurangan
Ketergantungan pada pergerakan harga besar menciptakan hambatan signifikan. Kontrak opsi out-of-the-money membutuhkan pergerakan besar hanya untuk mencapai titik impas, apalagi menghasilkan keuntungan. Dekay theta memperburuk masalah ini: seiring mendekati kedaluwarsa, premi berkurang terlepas dari aksi harga. Trader baru sering kehilangan hampir seluruh premi mereka jika harga strike atau tanggal kedaluwarsa dipilih secara buruk. Selain itu, short strangle membuka risiko kerugian yang tidak terbatas — sebuah masalah manajemen risiko penting yang membutuhkan pengaturan posisi dan disiplin stop-loss yang ketat.
Strangle vs. Straddle: Memilih Alat Anda
Kedua strategi ini melayani trader yang belum yakin, tetapi mereka berbeda secara signifikan. Straddle menggunakan strike yang sama untuk call dan put (biasanya at-the-money), membutuhkan pergerakan harga yang lebih kecil untuk mendapatkan keuntungan tetapi biaya premi yang jauh lebih tinggi. Strangle menggunakan strike yang berbeda (out-of-the-money), menuntut pergerakan yang lebih besar tetapi membutuhkan modal yang lebih sedikit.
Pilihan tergantung pada dua faktor: toleransi risiko Anda dan modal yang tersedia. Kekurangan modal? Strangle lebih cocok. Ingin eksekusi risiko lebih rendah? Straddle menawarkan peluang lebih baik dengan pergerakan harga yang modest.
Kesimpulan
Strategi berbasis volatilitas seperti strangle telah mendapatkan popularitas di kalangan trader opsi kripto karena volatilitas adalah fitur utama pasar kripto. Sebelum menerapkan pendekatan ini, pastikan Anda memahami bagaimana volatilitas implisit bekerja, dapat mengidentifikasi katalis yang kredibel, dan menjaga disiplin dalam pengaturan posisi serta aturan keluar. Strategi opsi strangle paling cocok untuk trader yang bersedia melakukan pekerjaan analisis di awal.