Baru-baru ini terungkap ancaman keamanan siber yang serius: kelompok peretas dari wilayah berbahasa Mandarin sedang melancarkan serangan terkoordinasi terhadap lembaga-lembaga di Amerika Serikat, mereka menggunakan jenis malware yang unik—berkaitan dengan tema Venezuela.
Varian malware yang sangat spesifik ini belakangan sering muncul. Penyerang menggunakan rekayasa sosial yang cerdik dan vektor infeksi untuk menembus infrastruktur penting dan entitas bisnis di Amerika Serikat. Terutama di bidang keuangan—termasuk bursa cryptocurrency dan penyedia layanan aset digital—aktivitas peretasan lintas negara ini telah menjadi ancaman yang terus-menerus.
Bagi pengguna dan platform di ekosistem Web3, langkah-langkah perlindungan terhadap infeksi malware ini sangat penting. Bursa perlu memperkuat keamanan endpoint, isolasi jaringan, dan pelatihan keamanan karyawan. Pengguna individu juga harus meningkatkan kewaspadaan, menghindari mengklik tautan mencurigakan, mengunduh perangkat lunak dari sumber yang tidak dikenal, dan secara rutin memperbarui patch sistem.
Taktik peretas terus berkembang, dari email phishing yang umum hingga ancaman persistent tingkat tinggi(APT) yang menargetkan pemilik aset digital. Ini mengingatkan seluruh industri cryptocurrency bahwa mereka harus membangun sistem pertahanan berlapis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SandwichTrader
· 01-15 20:18
Kembali lagi dengan trik ini? Sudah lama tahu bahwa bursa adalah penipuan, kenapa tidak langsung pakai cold wallet saja?
Kembali lagi? Hacker Tiongkok, kode Venezuela, infrastruktur AS... kombinasi ini sudah saya bosan melihatnya. Yang penting, bursa masih ngantuk kan
Bursa kita sendiri saja tidak bisa melindungi, apalagi berharap pada pertahanan berlapis...
Sudah bilang, orang-orang di bursa itu harus melakukan audit keamanan, tapi hasilnya? Masih pakai sistem sepuluh tahun yang lalu
Patching harus rajin dilakukan, dompet kecil saya harus dilindungi, jangan sampai hacker ini mengincar
Cerita ini bagus, tapi kenyataannya? Bursa tetap saja digenggam dan dikendalikan
Baru-baru ini terungkap ancaman keamanan siber yang serius: kelompok peretas dari wilayah berbahasa Mandarin sedang melancarkan serangan terkoordinasi terhadap lembaga-lembaga di Amerika Serikat, mereka menggunakan jenis malware yang unik—berkaitan dengan tema Venezuela.
Varian malware yang sangat spesifik ini belakangan sering muncul. Penyerang menggunakan rekayasa sosial yang cerdik dan vektor infeksi untuk menembus infrastruktur penting dan entitas bisnis di Amerika Serikat. Terutama di bidang keuangan—termasuk bursa cryptocurrency dan penyedia layanan aset digital—aktivitas peretasan lintas negara ini telah menjadi ancaman yang terus-menerus.
Bagi pengguna dan platform di ekosistem Web3, langkah-langkah perlindungan terhadap infeksi malware ini sangat penting. Bursa perlu memperkuat keamanan endpoint, isolasi jaringan, dan pelatihan keamanan karyawan. Pengguna individu juga harus meningkatkan kewaspadaan, menghindari mengklik tautan mencurigakan, mengunduh perangkat lunak dari sumber yang tidak dikenal, dan secara rutin memperbarui patch sistem.
Taktik peretas terus berkembang, dari email phishing yang umum hingga ancaman persistent tingkat tinggi(APT) yang menargetkan pemilik aset digital. Ini mengingatkan seluruh industri cryptocurrency bahwa mereka harus membangun sistem pertahanan berlapis.