Kriptografi Tahan Kuantum: Solana dan Aptos Memimpin Transformasi Keamanan Blockchain

Dalam era di mana ancaman komputer kuantum tidak lagi sekadar teori, ekosistem blockchain global sedang mengalami pergeseran strategis menuju pertahanan jangka panjang. Dua pemain utama industri—Solana dan Aptos—telah melangkah maju dengan komitmen konkret untuk mengintegrasikan kriptografi pasca-kuantum ke dalam infrastruktur mereka. Langkah ini bukan hanya tentang inovasi teknologi, tetapi juga tentang memastikan kelangsungan blockchain di masa depan ketika teknologi perlindungan hari ini mungkin tidak lagi memadai.

Persiapan Aptos: Proposal AIP-137 Membuka Jalan Menuju Tandatangan Baru

Blockchain Aptos telah mengambil inisiatif dengan mengajukan cadangan bernama AIP-137, yang dirancang untuk meluncurkan pilihan tandatangan digital pasca-kuantum pertama di jaringannya. Proposal ini menunggu persetujuan dari pemegang token, dan akan memperkuat penggunaan SLH-DSA—sebuah metode tandatangan digital berbasis hash yang telah menjadi favorit di kalangan peneliti dari Institut Standar dan Teknologi Nasional Amerika Serikat.

Keputusan Aptos Labs untuk mengadopsi kriptografi yang lebih kuat menunjukkan pemahaman mendalam tentang evolusi ancaman keamanan. Sistem Ed25519, yang saat ini mengelola validasi transaksi di Aptos, akan tetap menjadi metode tanda tangan utama. Namun, SLH-DSA akan tersedia sebagai pilihan akun alternatif, terutama bagi pengguna yang mengutamakan perlindungan pasca-kuantum. Keunggulan dari pendekatan ini adalah tidak memerlukan migrasi jaringan penuh—pengguna dapat memilih tingkat keamanan sesuai kebutuhan mereka.

Solana Foundation Bermitra dengan Project Eleven untuk Penguatan Sistemik

Sementara itu, Solana telah mengumumkan kemitraan strategis dengan Project Eleven, sebuah perusahaan teknologi yang berspesialisasi dalam keamanan pasca-kuantum untuk blockchain. Melalui pengumuman resmi di X, Solana Foundation menekankan bahwa meskipun komputer kuantum belum tiba, mereka sudah mempersiapkan diri untuk kemungkinan tersebut.

Kolaborasi ini bertujuan mengevaluasi kesiapan Solana menghadapi ancaman kuantum yang potensial. Sebagai bagian dari upaya ini, Solana Foundation telah merancang testnet khusus yang menggunakan tandatangan digital yang dikembangkan untuk tahan terhadap serangan komputer kuantum. Testnet tersebut dirancang untuk memastikan bahwa transaksi yang tahan kuantum dapat beroperasi dengan efektif di tingkat jaringan tanpa menggunakan teknologi yang belum ada, tanpa menyebabkan gangguan pada sistem yang ada.

Penting untuk dicatat bahwa inisiatif ini dibangun di atas upaya sebelumnya Solana untuk mengurangi risiko yang terkait dengan komputasi kuantum. Pada bulan Januari tahun ini, jaringan berhasil meluncurkan fitur dompet pilihan yang dikenal sebagai Solana Winternitz Vault. Fitur ini menggunakan sistem tandatangan berbasis hash yang dirancang untuk melindungi dana pengguna, dengan menciptakan kunci kriptografi baru untuk setiap transaksi. Pengguna memiliki kebebasan penuh untuk memutuskan apakah mereka ingin menggunakannya tanpa mengubah protokol inti.

Perspektif Kepemimpinan dan Visi Jangka Panjang

Matt Sorg, Wakil Presiden Teknologi di Solana Foundation, mengungkapkan komitmen organisasi untuk menjaga keamanan blockchain. Menurutnya, misi mereka adalah memastikan Solana tetap terlindungi sejak saat ini, bukan menunggu ancaman kuantum menjadi kenyataan. Sorg juga menekankan bahwa budaya inovasi dalam ekosistem Solana akan terus berkembang melalui peluncuran klien kedua dan mekanisme konsensus yang lebih canggih tahun ini.

“Inisiatif seperti Project Eleven merupakan langkah fundamental untuk memperkuat ketahanan jaringan dan mempertahankan daya tahan Solana seiring waktu,” ujar Sorg, menekankan pentingnya pendekatan proaktif terhadap ancaman keamanan masa depan.

Momentum Industri: Respons Kolektif terhadap Risiko Kuantum

Kedua inisiatif ini mencerminkan kesadaran industri yang semakin luas tentang urgensi kriptografi tahan kuantum. Analis industri telah mencatat bahwa kekhawatiran tentang kemajuan komputasi kuantum semakin meningkat di sektor kripto. Konsensus berkembang bahwa kemajuan dalam teknologi kuantum dapat mengancam metode perlindungan yang digunakan blockchain untuk mengamankan transaksi dan validator.

Dengan Project Eleven dan Aptos memimpin transformasi ini, blockchain global sedang memposisikan diri untuk masa depan yang lebih aman. Upaya kolaboratif dan terdesentralisasi ini menunjukkan bahwa komunitas blockchain tidak hanya bereaksi terhadap ancaman, tetapi juga secara proaktif membangun infrastruktur yang tahan lama untuk generasi pengguna berikutnya.

SOL0,82%
APT-2,65%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)