Strategi-Aktie 2025: Strategi Bitcoin bertemu dengan realitas pasar saham

Strategie Holdings, yang diperdagangkan dengan ticker MSTR, mengakhiri tahun 2025 dengan kinerja keseluruhan sekitar minus 49,35%. Dengan demikian, saham ini termasuk salah satu yang terlemah di Nasdaq-100, meskipun perusahaan secara konsisten memperluas cadangan Bitcoin-nya dan mencatat keuntungan signifikan dari aset Treasury-nya. Ketidaksesuaian ini – keuntungan Bitcoin yang menguntungkan dengan harga saham yang stagnan – menimbulkan pertanyaan mendasar tentang struktur Strategy.

Keuntungan Bitcoin versus Harga Saham: Paradoks Klasifikasi

Pada akhir tahun, Strategy memegang 672.497 Bitcoin, yang diperoleh dengan biaya rata-rata sekitar 75.000 dolar per koin. Dengan harga saat ini sekitar 87.800 dolar, nilai tersebut setara dengan sekitar 59 miliar dolar – dan keuntungan unrealized sekitar 17%. Chairman Eksekutif Michael Saylor bahkan memperkirakan imbal hasil Bitcoin perusahaan untuk 2025 sebesar 23,2%. Pada saat yang sama, harga saham dari sekitar 300 dolar di awal tahun turun secara volatil hingga mencapai 151,42 dolar.

Ketidakseimbangan ini bukan kebetulan, melainkan bersifat struktural. Strategy saat ini berfungsi lebih sebagai kendaraan investasi dengan fokus pada Bitcoin daripada sebagai perusahaan perangkat lunak – sebuah pengkategorian yang memiliki konsekuensi signifikan terhadap keanggotaan indeks.

Mengapa Kemungkinan Penerimaan Strategy ke S&P 500 Tetap Tidak Mungkin

Pada akhir 2025, Strategy secara formal memenuhi kriteria kuantitatif utama dari S&P 500: kapitalisasi pasar yang cukup dan profitabilitas, didorong oleh keuntungan Bitcoin dalam laba bersih. Namun, penerimaan tersebut tetap tidak mungkin. Komite indeks lebih memilih perusahaan dengan model bisnis operasional dibandingkan struktur yang didominasi oleh aset Treasury dan keuntungan dari aset tersebut.

Alasannya terletak pada cara kerja pengelolaan indeks: S&P 500 dirancang untuk mencerminkan ekonomi AS secara luas, bukan sebagai kendaraan untuk strategi komoditas atau keuangan. Perusahaan seperti Tesla atau Block juga memegang Bitcoin, tetapi sebagian besar pendapatan dan laba mereka berasal dari aktivitas bisnis yang beragam – bukan terutama dari posisi Treasury.

Perbandingan dengan Underperformer lain di S&P 500

Tahun 2025 menunjukkan perkembangan pasar yang tidak seragam meskipun secara keseluruhan S&P 500 mengalami kenaikan sekitar 17,3% (setelah kenaikan 23,3% di tahun sebelumnya). Beberapa saham besar yang mapan mengalami kerugian besar:

Fiserv mengalami penurunan sekitar minus 70%, setelah perusahaan gagal memenuhi ekspektasi laba dan muncul pengalaman pelanggan negatif. The Trade Desk turun sekitar minus 68% karena perlambatan pertumbuhan dan meningkatnya kompetisi. Sangat drastis adalah Sarepta Therapeutics dengan lebih dari minus 80%, disebabkan oleh kekhawatiran keamanan dan peringatan dari regulator terkait pengobatan gen.

Dalam konteks underperformer ini, Strategy dengan minus sekitar 47,5% tidak tampak terlalu buruk. Perbedaan utama terletak pada penyebabnya: sementara perusahaan-perusahaan tersebut menghadapi tantangan operasional dan pasar, Strategy lebih banyak gagal karena klasifikasinya.

Masalah Inti: Proxy Bitcoin alih-alih Perusahaan Operasi

Kritikus seperti Peter Schiff berpendapat bahwa akumulasi Bitcoin yang agresif oleh Strategy merugikan pemegang saham. Kritik ini tidak terlalu menyoroti Bitcoin itu sendiri – Bitcoin tidak secara otomatis mendiskualifikasi sebuah perusahaan dari S&P 500 – melainkan menyoroti orientasi strategis perusahaan secara keseluruhan.

Faktanya, Strategy telah berubah menjadi semacam dana tertutup (closed-end fund) dengan fokus pada Bitcoin. Komite S&P 500 menilai penerimaan tidak hanya berdasarkan indikator saat ini, tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan, fundamental operasional, dan kejelasan model bisnis. Struktur proxy Bitcoin ini tidak memenuhi harapan jangka panjang tersebut.

Bagaimana Strategy dapat Menangani Pertanyaan Penilaian

Secara historis, kerugian besar dalam harga saham tidak otomatis menjadi kriteria diskualifikasi – banyak anggota S&P 500 saat ini telah pulih dari penurunan besar. Demikian pula, kenaikan harga saham yang kuat tidak menjamin masuk indeks.

Jika Strategy tetap ingin masuk ke S&P 500, perusahaan harus secara struktural menunjukkan bahwa kepemilikan Bitcoin tidak mendominasi logika bisnis, melainkan didasarkan pada model bisnis yang beragam. Tanpa reposisi tersebut, penerimaan ke indeks S&P 500 tetap merupakan teori tanpa kemungkinan praktis.

BTC-0,77%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)