Strategi Bitcoin MicroStrategy Terjebak dalam Kesulitan, Industri Peringatkan Risiko "Putaran Mati" Semakin Mendekat

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Di tengah tekanan berkelanjutan pada harga Bitcoin (BTC), strategi taruhan agresif MicroStrategy memicu kekhawatiran di pasar. Menurut data terbaru, harga BTC berada di $95.41K, dengan penurunan 24 jam sebesar -2.29%, tantangan yang dihadapi perusahaan intelijen bisnis yang terdaftar ini pun semakin meningkat.

Dari Model Pembiayaan Saham Preferen, Melihat Bahaya Tersembunyi

Baru-baru ini, MicroStrategy secara besar-besaran mengakumulasi Bitcoin melalui penerbitan saham preferen, dan langkah ini menjadi pusat perhatian industri. Pengamat ekonomi terkenal Peter Schiff mengajukan kritik tajam terhadap model ini. Ia menunjukkan bahwa logika operasional perusahaan ini memiliki cacat mendasar—model ini hanya dapat dipertahankan jika dana berbasis pendapatan terus membeli saham preferen berpenghasilan tinggi.

Berdasarkan analisis Schiff, jika janji keuntungan tidak dapat direalisasikan sesuai jadwal, investor institusional akan memilih keluar, sehingga memutus saluran pendanaan perusahaan selanjutnya. Menurutnya, ini adalah mekanisme pemicu dari apa yang disebut sebagai “lingkaran kematian”. Yang dimaksud dengan lingkaran kematian adalah siklus negatif yang memperkuat diri sendiri: pembiayaan terhambat → pasokan saham terbatas → kepercayaan investor runtuh → dana keluar lebih lanjut.

Performa Pasar dan Peringatan Risiko

Meskipun ada suara dari komunitas yang membela MicroStrategy, menganggap saham preferen hanyalah alat penggalangan dana untuk cadangan Bitcoin, dan tidak terkait dengan fundamental perusahaan, analis investasi profesional Don Kwok mengajukan indikator risiko yang lebih substantif.

Masalah utama adalah: saham MicroStrategy (MSTR) telah menembus nilai aset bersih (NAV). Ini berarti valuasi pasar perusahaan telah di bawah nilai buku dari jumlah Bitcoin yang dimiliki, sebuah sinyal bahaya dalam sejarah keuangan. Harga saham MSTR dalam enam bulan terakhir turun lebih dari 50%, memperburuk kekhawatiran investor.

Kwok memperingatkan bahwa model bisnis perusahaan secara substansial bergantung pada transaksi premi pasar terhadap NAV. Jika posisi ini pecah, penerbitan saham baru akan menyebabkan dilusi tambahan—persentase kepemilikan saham yang hilang akan melebihi nilai Bitcoin yang diperoleh, menciptakan permainan negatif-sum. Jika pasar terus menurun, siklus ini dapat berkembang menjadi risiko sistemik.

Latar Belakang Makro dan Ekspektasi Investor

Schiff menekankan dalam komentarnya bahwa Bitcoin telah turun sekitar 40% dari puncak historisnya, sementara emas tetap berada di dekat rekor tertinggi sekitar 4.000 dolar AS. Ia menggunakan hal ini sebagai bukti pendukung pandangannya yang lama bahwa logam mulia lebih unggul dari aset kripto, dan meragukan apa nilai yang dapat diberikan MicroStrategy kepada investor tanpa kemampuan keuntungan yang berkelanjutan.

Perdebatan di industri ini sebenarnya mencerminkan penilaian ulang terhadap strategi leverage agresif. Ketika sentimen pasar berbalik, model bisnis yang bergantung pada pendanaan berkelanjutan biasanya yang paling terdampak.

BTC-1,3%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)