Raksasa ritel Kroger bekerja sama dengan Google Cloud meningkatkan pengalaman belanja AI, AI generatif mengubah industri bahan makanan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Sebagai salah satu jaringan supermarket terkemuka di Amerika Serikat, Kroger sedang secara besar-besaran mengadopsi teknologi AI generatif. Baru-baru ini, raksasa ritel yang telah beroperasi selama hampir 150 tahun ini mengumumkan kerja sama yang lebih dalam dengan Google Cloud, akan mengimplementasikan Gemini Enterprise for Customer Experience, menciptakan asisten belanja cerdas pertama di industri yang menggabungkan interaksi multi-putaran.

Langkah ini menandai transformasi industri ritel tradisional menuju layanan yang dipersonalisasi berbasis AI. Berdasarkan isi kerja sama, Kroger berencana mempromosikan sistem perencanaan makanan dan bantuan belanja terintegrasi secara nasional, memanfaatkan kemampuan AI generatif untuk menyederhanakan seluruh rantai belanja dari desain menu hingga pembayaran.

Bagaimana AI generatif mengubah pengalaman berbelanja

Asisten belanja baru Kroger memiliki tiga kemampuan inti. Pertama adalah fungsi eksekusi cerdas—pengguna cukup memberi satu kalimat (misalnya “Saya ingin membuat sup tomat vegan”), AI secara otomatis dapat menghasilkan resep lengkap beserta daftar bahan, dan menambah semua item ke keranjang belanja dengan satu klik. Di balik ini adalah pemahaman mendalam AI generatif terhadap bahasa alami dan kemampuan penalaran multi-langkah.

Kedua adalah rekomendasi yang akurat. Berbeda dari model AI umum, sistem Kroger terhubung dengan data produk, sistem penetapan harga, dan informasi stok yang telah dikumpulkan selama 150 tahun, memastikan setiap saran dapat langsung dilaksanakan. Ini menunjukkan nilai nyata dari penggabungan AI generatif dengan aset data perusahaan—dari “ide menarik” menjadi “solusi yang bisa dibeli.”

Ketiga adalah layanan proaktif. Kroger juga akan mengimplementasikan Customer Experience Agent Studio untuk menganalisis panggilan pelanggan, mendeteksi dan menyelesaikan masalah secara dini, sehingga AI beralih dari respons pasif menjadi perawatan aktif.

Paradigma baru digitalisasi ritel

Wakil Presiden Eksekutif dan Chief Digital Officer Kroger, Yael Cosset, menyatakan bahwa konsumen semakin mengharapkan pengalaman yang mulus sesuai ritme hidup mereka. Klasifikasi produk tradisional, kupon, dan model pengantaran sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan ini. Kemampuan pemahaman multimodal AI generatif memungkinkan sistem untuk memproses variabel kompleks seperti batas anggaran pengguna, preferensi diet, dan kebutuhan anggota keluarga secara bersamaan.

Dari sudut pandang industri, ini juga mencerminkan dimensi baru dalam kompetisi ritel. Ketika platform dapat memahami dan memenuhi kebutuhan lebih cepat melalui AI, loyalitas pengguna akan meningkat secara signifikan. Kroger telah menguasai keunggulan biaya melalui merek sendiri (Our Brands) dan jaringan pengantaran, ditambah kemampuan personalisasi berbasis AI generatif, sedang membangun keunggulan kompetitif.

Logika di balik arsitektur teknologi

Vice President Produk AI Google Cloud, Darshan Kantak, menyatakan bahwa Kroger sedang “benar-benar mengadopsi AI generatif dan agen” dalam aplikasi bisnisnya. Kunci utamanya adalah “agen”—bukan sekadar chatbot percakapan, melainkan sistem AI yang mampu merencanakan secara mandiri, memanggil berbagai sistem, dan menjalankan proses bisnis yang kompleks.

Platform Gemini Enterprise yang digunakan Kroger menyediakan beberapa dukungan teknologi: pertama, kemampuan generalisasi model bahasa skala besar; kedua, perlindungan privasi dan keamanan data tingkat perusahaan; ketiga, integrasi mendalam dengan sistem e-commerce, inventaris, dan pembayaran. Solusi AI lengkap ini jauh lebih kuat dibandingkan alat AI tunggal.

Tanda-tanda transformasi industri ritel

Kerja sama ini bukan hanya langkah tunggal Kroger. Secara nyata, dari AI rekomendasi produk Walmart hingga gudang otomatis Amazon, industri ritel sedang mengadopsi AI generatif secara besar-besaran. Perbedaannya, Kroger memilih jalur aplikasi yang berpusat pada pengalaman konsumen—dari “menjual apa” menjadi “membantu memilih apa.”

Bagi konsumen biasa, ini berarti peningkatan efisiensi belanja dan pengurangan biaya. Bagi Kroger, ini adalah percepatan transformasi digital dan pendalaman data pengguna. Bagi industri AI generatif, ini membuktikan kelayakan komersial teknologi ini dalam skenario B2C.

Secara keseluruhan, kerja sama Kroger dengan Google Cloud adalah contoh klasik dari ritel tradisional yang mengadopsi AI generatif. Ketika perusahaan ritel besar mulai mengintegrasikan AI ke dalam proses inti bisnis, ini menandakan bahwa teknologi ini telah berkembang dari “hal baru” menjadi “alat penting.” Perubahan ini pada akhirnya akan merombak ulang pola kompetisi seluruh industri ritel.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)