Bayangkan sebuah panggung. Pertunjukan terbuka yang sangat transparan seperti penerbitan sekuritas—di atas panggung lampu menyala terang—setiap detail transaksi, setiap tindakan peserta direkam secara real-time, siap untuk diputar ulang dan diaudit kapan saja. Sementara itu, negosiasi komoditas besar atau kontrak derivatif yang memerlukan kerahasiaan di balik layar, beberapa bagian panggung akan ditutup tirainya, hanya meninggalkan satu kalimat "Latihan sedang berlangsung", sehingga rahasia bisnis terlindungi dengan cara ini.
Perumpamaan ini sebenarnya mengungkapkan keunggulan kompetitif inti dari proyek seperti Dusk—yaitu fleksibilitas sejati. Berbagai aplikasi keuangan yang berjalan di blockchain (dipahami sebagai "modul" yang berbeda) dapat secara fleksibel memanggil fungsi privasi atau audit dasar sesuai kebutuhan mereka sendiri, dan menggabungkannya secara bebas untuk memenuhi aturan visibilitas yang sesuai dengan bisnis. Hasilnya, di satu rantai yang sama, dapat menampung aktivitas keuangan yang membutuhkan transparansi penuh sekaligus transaksi kompleks yang memerlukan kerahasiaan bisnis, keduanya tidak saling mempengaruhi tetapi berbagi fondasi penyelesaian keamanan yang seragam.
Dari sudut pandang ini, pesaing utama Dusk mungkin bukanlah blockchain publik lain yang mengejar throughput tinggi, melainkan raksasa TI tradisional yang menyediakan layanan penyelesaian internal dan komputasi privasi untuk lembaga keuangan konvensional. Mereka ingin menggunakan blockchain terbuka dan terdesentralisasi untuk menawarkan, bahkan melampaui, kombinasi fungsi dari sistem tertutup dan privat tersebut. Ambisi ini tidak kecil.
Bisakah mereka berhasil? Pertama, tentu harus memiliki teknologi yang kuat, tetapi yang lebih penting—bisakah mereka meyakinkan industri keuangan yang konservatif bahwa jaringan terbuka yang dirancang dengan cermat dapat melampaui sistem tertutup dari segi keamanan, fleksibilitas, dan ekonomi? Peran Dusk bukanlah sebagai aktor di panggung, melainkan sebagai sutradara di balik layar. Keberhasilannya akhirnya akan ditentukan oleh seberapa menarik "drama keuangan" yang dipentaskan di atasnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ContractSurrender
· 7jam yang lalu
Metafora panggung memang bagus, tapi yang penting tetap tergantung kapan para bos keuangan benar-benar menyetujui... Sekarang berbicara seindah apapun juga sia-sia
Lihat AsliBalas0
LiquidatedNotStirred
· 11jam yang lalu
Keunggulan menarik, tapi pada akhirnya tetap harus melihat apakah raksasa keuangan benar-benar akan membeli.
Lihat AsliBalas0
FloorPriceNightmare
· 11jam yang lalu
Metafora sutradara panggung terdengar cukup romantis, tetapi pada akhirnya tetap harus mendapatkan persetujuan dari lembaga keuangan... Inilah bagian tersulitnya
Lihat AsliBalas0
JustAnotherWallet
· 11jam yang lalu
Direktur panggung ini analoginya luar biasa, tapi jujur saja, akankah raksasa keuangan benar-benar meninggalkan sistem pribadi mereka? Ini harus diberi tanda tanya besar.
Lihat AsliBalas0
FOMOrektGuy
· 11jam yang lalu
Metafora tentang sutradara panggung sangat brilian, tapi sejujurnya kemungkinan para pria tua keuangan itu diyakinkan... Saya bertaruh lima puluh sen tidak lebih dari 5%
Bayangkan sebuah panggung. Pertunjukan terbuka yang sangat transparan seperti penerbitan sekuritas—di atas panggung lampu menyala terang—setiap detail transaksi, setiap tindakan peserta direkam secara real-time, siap untuk diputar ulang dan diaudit kapan saja. Sementara itu, negosiasi komoditas besar atau kontrak derivatif yang memerlukan kerahasiaan di balik layar, beberapa bagian panggung akan ditutup tirainya, hanya meninggalkan satu kalimat "Latihan sedang berlangsung", sehingga rahasia bisnis terlindungi dengan cara ini.
Perumpamaan ini sebenarnya mengungkapkan keunggulan kompetitif inti dari proyek seperti Dusk—yaitu fleksibilitas sejati. Berbagai aplikasi keuangan yang berjalan di blockchain (dipahami sebagai "modul" yang berbeda) dapat secara fleksibel memanggil fungsi privasi atau audit dasar sesuai kebutuhan mereka sendiri, dan menggabungkannya secara bebas untuk memenuhi aturan visibilitas yang sesuai dengan bisnis. Hasilnya, di satu rantai yang sama, dapat menampung aktivitas keuangan yang membutuhkan transparansi penuh sekaligus transaksi kompleks yang memerlukan kerahasiaan bisnis, keduanya tidak saling mempengaruhi tetapi berbagi fondasi penyelesaian keamanan yang seragam.
Dari sudut pandang ini, pesaing utama Dusk mungkin bukanlah blockchain publik lain yang mengejar throughput tinggi, melainkan raksasa TI tradisional yang menyediakan layanan penyelesaian internal dan komputasi privasi untuk lembaga keuangan konvensional. Mereka ingin menggunakan blockchain terbuka dan terdesentralisasi untuk menawarkan, bahkan melampaui, kombinasi fungsi dari sistem tertutup dan privat tersebut. Ambisi ini tidak kecil.
Bisakah mereka berhasil? Pertama, tentu harus memiliki teknologi yang kuat, tetapi yang lebih penting—bisakah mereka meyakinkan industri keuangan yang konservatif bahwa jaringan terbuka yang dirancang dengan cermat dapat melampaui sistem tertutup dari segi keamanan, fleksibilitas, dan ekonomi? Peran Dusk bukanlah sebagai aktor di panggung, melainkan sebagai sutradara di balik layar. Keberhasilannya akhirnya akan ditentukan oleh seberapa menarik "drama keuangan" yang dipentaskan di atasnya.