Solana ekosistem baru-baru ini kembali menampilkan meme coin yang menarik perhatian—GAS. Proyek ini mulai diluncurkan secara diam-diam oleh para whale sejak 13 Januari, saat kapitalisasi pasarnya baru sekitar 3,5 juta dolar, dan pelaku awal ini menginvestasikan 100.000 dolar. Sekarang? Keuntungan unrealized-nya sudah melebihi 740.000 dolar, dan kapitalisasi pasar GAS bahkan mencapai rekor tertinggi 37,95 juta dolar.
Yang benar-benar menarik adalah logika pendukung di balik GAS. Ini bukan proyek kosong belaka, melainkan berasal dari Gas Town, sebuah proyek yang dirilis oleh mantan insinyur senior Google dan Amazon, Steve Yegge, pada 1 Januari. Singkatnya, GAS adalah alat koordinasi multi-agen berbasis AI yang mampu menjalankan 20 hingga 30 agen AI secara paralel, untuk mengatasi berbagai masalah dalam kolaborasi AI. Dengan adanya dukungan aplikasi nyata ini, lonjakan harga proyek tidak lagi tampak terlalu aneh—ini adalah inti sebenarnya yang mendorong pasar.
Bagi investor yang fokus pada ekosistem Solana dan penggabungan narasi AI, proyek semacam ini patut diamati secara terus-menerus, karena proyek yang didukung teknologi biasanya memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
StopLossMaster
· 8jam yang lalu
74万 dolar keuntungan unrealized? Serius, aku yang tidak masuk pagi ini sekarang merasa tidak nyaman, ini mungkin kebahagiaan dari bertaruh pada narasi yang benar.
Solana ekosistem baru-baru ini kembali menampilkan meme coin yang menarik perhatian—GAS. Proyek ini mulai diluncurkan secara diam-diam oleh para whale sejak 13 Januari, saat kapitalisasi pasarnya baru sekitar 3,5 juta dolar, dan pelaku awal ini menginvestasikan 100.000 dolar. Sekarang? Keuntungan unrealized-nya sudah melebihi 740.000 dolar, dan kapitalisasi pasar GAS bahkan mencapai rekor tertinggi 37,95 juta dolar.
Yang benar-benar menarik adalah logika pendukung di balik GAS. Ini bukan proyek kosong belaka, melainkan berasal dari Gas Town, sebuah proyek yang dirilis oleh mantan insinyur senior Google dan Amazon, Steve Yegge, pada 1 Januari. Singkatnya, GAS adalah alat koordinasi multi-agen berbasis AI yang mampu menjalankan 20 hingga 30 agen AI secara paralel, untuk mengatasi berbagai masalah dalam kolaborasi AI. Dengan adanya dukungan aplikasi nyata ini, lonjakan harga proyek tidak lagi tampak terlalu aneh—ini adalah inti sebenarnya yang mendorong pasar.
Bagi investor yang fokus pada ekosistem Solana dan penggabungan narasi AI, proyek semacam ini patut diamati secara terus-menerus, karena proyek yang didukung teknologi biasanya memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh.