Bank tradisional akhirnya mengakui apa yang sebenarnya mengganggu mereka tentang stablecoin.
Seorang CEO bank besar baru-baru ini menjelaskan dengan sangat jelas: masalahnya bukanlah keamanan konsumen. Ini sesuatu yang jauh lebih mendasar—stablecoin mengancam seluruh model bisnis perbankan.
Inilah gambaran matematisnya. Bank membayar deposan hampir tidak ada. Rekening tabungan? Sekitar 0,39%. Rekening giro? Hanya 0,07%. Kebanyakan orang bahkan tidak repot memeriksa suku bunga mereka karena, jujur saja, hasilnya tertawa.
Tapi stablecoin? Mereka menawarkan hasil nyata. Dan itulah masalah sebenarnya. Ketika pengguna bisa menaruh uang mereka di stablecoin dan mendapatkan pengembalian yang berarti tanpa harus berurusan dengan bank tradisional, seluruh struktur keuntungan pun runtuh.
Bank membangun model mereka berdasarkan rumus sederhana: ambil deposito dengan suku bunga mendekati nol, gunakan modal itu, dan ambil selisihnya. Ini sudah berhasil selama puluhan tahun. Tapi sekarang? Sekarang mereka bersaing dengan protokol yang menawarkan transparansi, efisiensi, dan pengembalian yang benar-benar menarik.
Ini bukan tentang regulasi atau manajemen risiko—itu hanya poin pembicaraan. Kekhawatiran sebenarnya? Kehilangan kendali atas basis pendanaan. Stablecoin mewakili pergeseran dalam bagaimana nilai mengalir melalui sistem keuangan. Dan bagi perbankan tradisional, itu adalah masalah eksistensial.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BugBountyHunter
· 9jam yang lalu
ngl, trik 0,07% dari bank itu sudah saatnya dihentikan, akhirnya ada yang berani mengatakan yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
FloorPriceNightmare
· 9jam yang lalu
Haha, bank-bank akhirnya kehilangan pertahanan mereka, singkatnya mereka takut tidak ada yang bekerja untuk mereka lagi
Lihat AsliBalas0
NewPumpamentals
· 9jam yang lalu
Pemikiran nyata bank akhirnya terungkap, singkatnya mereka takut kehilangan uang. Suku bunga tabungan 0,07% benar-benar luar biasa, siapa yang masih bodoh menyimpan uang di bank?
Lihat AsliBalas0
GovernancePretender
· 9jam yang lalu
Bank kali ini akhirnya mengungkapkan kebenaran, haha. 0.07% bunga tabungan, memang benar-benar tidak masuk akal
Yang benar-benar menakutkan adalah kehilangan hak bicara, ya, begitu protokol ini mulai berjalan, sistem mereka yang aman seperti makan nasi akan benar-benar tidak bisa dipertahankan
Lihat AsliBalas0
MidnightTrader
· 9jam yang lalu
ngl Bank akhirnya mengatakan yang sebenarnya, bukan karena khawatir masalah keamanan, tapi takut tidak ada uang yang bisa didapat.
Lihat AsliBalas0
potentially_notable
· 9jam yang lalu
ngl bank ini benar-benar tidak bisa lagi menahan... pengembalian rekening cek 0.07%, membuatku tertawa terbahak-bahak, lebih baik aku menaruhnya di stablecoin untuk mendapatkan bunga
Lihat AsliBalas0
DaoResearcher
· 9jam yang lalu
Dari sudut pandang ekonomi Token, artikel ini menyentuh inti masalah keuangan tradisional—keruntuhan model arbitrase selisih suku bunga deposito. Berdasarkan logika whitepaper, hasil 0,39% bank vs hasil nyata stablecoin di chain ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga pergeseran paradigma. Perlu dicatat bahwa ini membuktikan argumen saya sebelumnya dalam sebuah proposal tata kelola: model vampirisme keuangan terpusat pasti akan ditembus oleh mekanisme transparansi.
Bank tradisional akhirnya mengakui apa yang sebenarnya mengganggu mereka tentang stablecoin.
Seorang CEO bank besar baru-baru ini menjelaskan dengan sangat jelas: masalahnya bukanlah keamanan konsumen. Ini sesuatu yang jauh lebih mendasar—stablecoin mengancam seluruh model bisnis perbankan.
Inilah gambaran matematisnya. Bank membayar deposan hampir tidak ada. Rekening tabungan? Sekitar 0,39%. Rekening giro? Hanya 0,07%. Kebanyakan orang bahkan tidak repot memeriksa suku bunga mereka karena, jujur saja, hasilnya tertawa.
Tapi stablecoin? Mereka menawarkan hasil nyata. Dan itulah masalah sebenarnya. Ketika pengguna bisa menaruh uang mereka di stablecoin dan mendapatkan pengembalian yang berarti tanpa harus berurusan dengan bank tradisional, seluruh struktur keuntungan pun runtuh.
Bank membangun model mereka berdasarkan rumus sederhana: ambil deposito dengan suku bunga mendekati nol, gunakan modal itu, dan ambil selisihnya. Ini sudah berhasil selama puluhan tahun. Tapi sekarang? Sekarang mereka bersaing dengan protokol yang menawarkan transparansi, efisiensi, dan pengembalian yang benar-benar menarik.
Ini bukan tentang regulasi atau manajemen risiko—itu hanya poin pembicaraan. Kekhawatiran sebenarnya? Kehilangan kendali atas basis pendanaan. Stablecoin mewakili pergeseran dalam bagaimana nilai mengalir melalui sistem keuangan. Dan bagi perbankan tradisional, itu adalah masalah eksistensial.