Pasar Bitcoin baru-baru ini menunjukkan pola kompresi dan konsolidasi yang jelas, dengan harga berulang kali menguji posisi teknis kunci. Berdasarkan data pasar terbaru, harga BTC saat ini adalah $95.33K, turun 1.42% dalam 24 jam, volume perdagangan mencapai $1.02B, dan kapitalisasi pasar telah melebihi 1.9 triliun dolar.
Eksperimen besar opsi berakhir dan memicu gejolak pasar
Pada 26 Desember, opsi Bitcoin senilai $28 miliar berakhir secara kolektif, menjadi faktor utama yang mendorong pergerakan pasar hari itu. Pada hari tersebut, harga BTC naik di atas $89.100, kemudian berfluktuasi di sekitar $88.500. Analis teknikal menunjukkan bahwa kenaikan ini terbagi menjadi dua tahap: gelombang pertama terutama berasal dari penutupan posisi short yang menyebabkan rebound teknikal, dan saat harga menembus zona tekanan lokal, gelombang kedua menunjukkan tanda-tanda masuknya pembeli nyata.
Volume perdagangan hari itu meningkat secara signifikan, dengan volume harian BTC melonjak 36% secara bulanan, mencapai $300 miliar, mencerminkan peningkatan partisipasi pasar. Namun, para analis menekankan bahwa meskipun momentum kenaikan kuat, rebound ini belum dikonfirmasi sebagai sinyal pembalikan bullish yang berkelanjutan.
$94.000 menjadi titik batas antara bullish dan bearish
Dari sudut pandang teknikal, apakah Bitcoin dapat kembali stabil di atas $94.000 menjadi kunci untuk menentukan arah pasar selanjutnya. Jika BTC terus bertahan di atas level ini, peluang untuk melanjutkan kenaikan ke $100.000 bahkan lebih tinggi sangat besar. Sebaliknya, jika menembus support di $80.000, prospek pasar akan berbalik menjadi lebih pesimis.
Para analis mengamati bahwa titik terendah BTC secara bertahap meningkat, sementara garis rata-rata 200 hari pada kerangka 4 jam membentuk tekanan dari atas. Struktur harga semakin mengerucut, menandakan bahwa dalam beberapa minggu mendatang mungkin akan terjadi pergerakan satu arah sebesar 5% hingga 10%.
Januari menjadi periode kunci penetapan tren
Fokus pasar kini beralih ke Januari 2026, bulan ini akan menjadi jendela penting untuk menilai tren utama Bitcoin di tahap berikutnya. Karena mendekati akhir tahun, performa seluruh tahun 2025 relatif lemah, dan pasar memiliki ekspektasi rebound yang cukup tinggi untuk tahun baru.
Trader harus memperhatikan volatilitas selama periode jatuh tempo opsi, dan sebelum menyusun rencana perdagangan baru, sebaiknya menunggu sinyal penembusan yang jelas. Hanya ketika Bitcoin berhasil menembus resistance teknikal dengan volume tinggi, konfirmasi pembalikan tren dapat dilakukan dengan lebih yakin.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pengiriman opsi memicu volatilitas tajam BTC, level resistansi kunci menjadi fokus
Pasar Bitcoin baru-baru ini menunjukkan pola kompresi dan konsolidasi yang jelas, dengan harga berulang kali menguji posisi teknis kunci. Berdasarkan data pasar terbaru, harga BTC saat ini adalah $95.33K, turun 1.42% dalam 24 jam, volume perdagangan mencapai $1.02B, dan kapitalisasi pasar telah melebihi 1.9 triliun dolar.
Eksperimen besar opsi berakhir dan memicu gejolak pasar
Pada 26 Desember, opsi Bitcoin senilai $28 miliar berakhir secara kolektif, menjadi faktor utama yang mendorong pergerakan pasar hari itu. Pada hari tersebut, harga BTC naik di atas $89.100, kemudian berfluktuasi di sekitar $88.500. Analis teknikal menunjukkan bahwa kenaikan ini terbagi menjadi dua tahap: gelombang pertama terutama berasal dari penutupan posisi short yang menyebabkan rebound teknikal, dan saat harga menembus zona tekanan lokal, gelombang kedua menunjukkan tanda-tanda masuknya pembeli nyata.
Volume perdagangan hari itu meningkat secara signifikan, dengan volume harian BTC melonjak 36% secara bulanan, mencapai $300 miliar, mencerminkan peningkatan partisipasi pasar. Namun, para analis menekankan bahwa meskipun momentum kenaikan kuat, rebound ini belum dikonfirmasi sebagai sinyal pembalikan bullish yang berkelanjutan.
$94.000 menjadi titik batas antara bullish dan bearish
Dari sudut pandang teknikal, apakah Bitcoin dapat kembali stabil di atas $94.000 menjadi kunci untuk menentukan arah pasar selanjutnya. Jika BTC terus bertahan di atas level ini, peluang untuk melanjutkan kenaikan ke $100.000 bahkan lebih tinggi sangat besar. Sebaliknya, jika menembus support di $80.000, prospek pasar akan berbalik menjadi lebih pesimis.
Para analis mengamati bahwa titik terendah BTC secara bertahap meningkat, sementara garis rata-rata 200 hari pada kerangka 4 jam membentuk tekanan dari atas. Struktur harga semakin mengerucut, menandakan bahwa dalam beberapa minggu mendatang mungkin akan terjadi pergerakan satu arah sebesar 5% hingga 10%.
Januari menjadi periode kunci penetapan tren
Fokus pasar kini beralih ke Januari 2026, bulan ini akan menjadi jendela penting untuk menilai tren utama Bitcoin di tahap berikutnya. Karena mendekati akhir tahun, performa seluruh tahun 2025 relatif lemah, dan pasar memiliki ekspektasi rebound yang cukup tinggi untuk tahun baru.
Trader harus memperhatikan volatilitas selama periode jatuh tempo opsi, dan sebelum menyusun rencana perdagangan baru, sebaiknya menunggu sinyal penembusan yang jelas. Hanya ketika Bitcoin berhasil menembus resistance teknikal dengan volume tinggi, konfirmasi pembalikan tren dapat dilakukan dengan lebih yakin.