## Perspektif Bitcoin terhadap Perubahan Kebijakan Moneter: Analisis melalui Lensa Kenaikan Suku Bunga
Kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan ke tingkat tertinggi dalam tiga dekade telah bertindak bertentangan dengan ekspektasi umum di pasar aset berisiko. Bitcoin, alih-alih panik, menunjukkan kekuatan, bergerak menuju 88.000 dolar di hari perdagangan terakhir. Harga BTC saat ini di level $95,30K menunjukkan bahwa pasar sedang menyesuaikan diri dengan realitas makroekonomi yang baru.
Arthur Hayes, pengamat pasar cryptocurrency berpengalaman, menunjukkan logika tersembunyi dari perubahan ini. Analisisnya menyarankan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut di Jepang akan sulit karena tantangan struktural ekonomi negara. Hayes memproyeksikan skenario di mana yen Jepang melemah ke paritas 200 terhadap dolar, dan Bitcoin akan terus naik, mencapai akhirnya level satu juta dolar.
## Konflik antara Ekspektasi Pasar dan Realitas Ekonomi
Meskipun secara nominal kenaikan suku bunga seharusnya negatif bagi cryptocurrency, kita menyaksikan reaksi yang optimis. Analis dari Temple 8 Research menjelaskan disparitas ini: pasar menafsirkan langkah tersebut sebagai kenaikan terakhir dalam siklus. Prediksi mereka menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga berikutnya tidak akan terjadi sebelum tahun 2027, karena kebutuhan untuk melindungi yen dan menghindari ledakan pembayaran bunga dari paket stimulus Jepang.
"Tak bisa sekaligus mendorong pertumbuhan melalui pengeluaran fiskal dan menghambat ekonomi melalui suku bunga yang lebih tinggi" – ini adalah argumen kunci dalam memahami kebijakan moneter. Jika suku bunga mencapai 1,5%, biaya pengelolaan utang publik baru akan menjadi tidak tertahankan bagi anggaran.
## Dasar Teknis Bitcoin dan Sentimen Pasar
BTC mengalami sedikit penurunan ke level 84.390 dolar setelah data inflasi dari AS yang mengejutkan. Checkonchain, platform analitik rantai, mengidentifikasi 81.000 dolar sebagai support psikologis, terkait dengan harga dasar untuk ETF spot Bitcoin di AS.
Namun menurut para analis, pasar belum melewati "peristiwa kapitulasi otentik". Level support saat ini bisa diuji kembali jika sentimen investor memburuk. Pada saat yang sama, sektor saham menunjukkan kekuatan – kontrak Nasdaq 100 naik 1,5%, dan paruh kedua Desember secara historis membawa kenaikan musiman.
Trader tetap berhati-hati, menunggu sinyal jelas apakah rebound saat ini adalah awal tren kenaikan, atau hanya koreksi teknis. Kenaikan suku bunga di Jepang dan konsekuensinya terhadap arus modal global akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah perubahan dalam beberapa minggu ke depan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## Perspektif Bitcoin terhadap Perubahan Kebijakan Moneter: Analisis melalui Lensa Kenaikan Suku Bunga
Kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan ke tingkat tertinggi dalam tiga dekade telah bertindak bertentangan dengan ekspektasi umum di pasar aset berisiko. Bitcoin, alih-alih panik, menunjukkan kekuatan, bergerak menuju 88.000 dolar di hari perdagangan terakhir. Harga BTC saat ini di level $95,30K menunjukkan bahwa pasar sedang menyesuaikan diri dengan realitas makroekonomi yang baru.
Arthur Hayes, pengamat pasar cryptocurrency berpengalaman, menunjukkan logika tersembunyi dari perubahan ini. Analisisnya menyarankan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut di Jepang akan sulit karena tantangan struktural ekonomi negara. Hayes memproyeksikan skenario di mana yen Jepang melemah ke paritas 200 terhadap dolar, dan Bitcoin akan terus naik, mencapai akhirnya level satu juta dolar.
## Konflik antara Ekspektasi Pasar dan Realitas Ekonomi
Meskipun secara nominal kenaikan suku bunga seharusnya negatif bagi cryptocurrency, kita menyaksikan reaksi yang optimis. Analis dari Temple 8 Research menjelaskan disparitas ini: pasar menafsirkan langkah tersebut sebagai kenaikan terakhir dalam siklus. Prediksi mereka menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga berikutnya tidak akan terjadi sebelum tahun 2027, karena kebutuhan untuk melindungi yen dan menghindari ledakan pembayaran bunga dari paket stimulus Jepang.
"Tak bisa sekaligus mendorong pertumbuhan melalui pengeluaran fiskal dan menghambat ekonomi melalui suku bunga yang lebih tinggi" – ini adalah argumen kunci dalam memahami kebijakan moneter. Jika suku bunga mencapai 1,5%, biaya pengelolaan utang publik baru akan menjadi tidak tertahankan bagi anggaran.
## Dasar Teknis Bitcoin dan Sentimen Pasar
BTC mengalami sedikit penurunan ke level 84.390 dolar setelah data inflasi dari AS yang mengejutkan. Checkonchain, platform analitik rantai, mengidentifikasi 81.000 dolar sebagai support psikologis, terkait dengan harga dasar untuk ETF spot Bitcoin di AS.
Namun menurut para analis, pasar belum melewati "peristiwa kapitulasi otentik". Level support saat ini bisa diuji kembali jika sentimen investor memburuk. Pada saat yang sama, sektor saham menunjukkan kekuatan – kontrak Nasdaq 100 naik 1,5%, dan paruh kedua Desember secara historis membawa kenaikan musiman.
Trader tetap berhati-hati, menunggu sinyal jelas apakah rebound saat ini adalah awal tren kenaikan, atau hanya koreksi teknis. Kenaikan suku bunga di Jepang dan konsekuensinya terhadap arus modal global akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah perubahan dalam beberapa minggu ke depan.