Saat melakukan transaksi, peran posisi kunci sebenarnya hanya satu — memberikan dasar untuk penilaian independen Anda.
Di mana masalah banyak orang? Mereka hanya mengikuti saat V besar berteriak bullish, dan langsung jual saat mendengar akan ada tekanan jual. Hasil dari melakukan hal ini adalah terjebak berulang kali. Apa yang benar-benar dapat diandalkan? Bicara dengan data.
Lihat posisi aktif utama di masa lalu, gabungkan dengan kondisi fundamental saat ini, lalu buat keputusan sendiri. Misalnya untuk koin seperti DASH, di berbagai tahap ada zona support dan resistance yang jelas, posisi ini biasanya tempat dana utama melakukan akumulasi atau stop loss. Jika Anda bisa mengenali ini sebelumnya, tren selanjutnya akan memiliki kerangka acuan.
Intinya adalah jangan terikat oleh emosi. Mengikuti tren secara buta dan mengikuti sinyal jual beli akhirnya selalu merugikan trader ritel. Pola pikir trading yang benar adalah yang didasarkan pada pemahaman data dan penilaian terhadap fundamental. Dengan begitu, setiap transaksi yang Anda lakukan akan membuat Anda lebih yakin.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MidnightGenesis
· 20jam yang lalu
Data on-chain menunjukkan bahwa posisi-posisi kunci memang layak untuk dipantau, tetapi masalahnya adalah kebanyakan orang hanya melihat data historis yang sudah terlambat, sementara aktivitas utama biasanya sudah dilakukan sejak kontrak di-deploy, jadi ini bukan hal yang mengejutkan.
Lihat AsliBalas0
BearMarketBuyer
· 20jam yang lalu
Benar sekali, tetapi kebanyakan orang sama sekali tidak mampu melakukannya
Orang yang mengikuti trading hanyalah serakah, berpikir untuk menjadi kaya dalam semalam
Lihat AsliBalas0
TrustlessMaximalist
· 20jam yang lalu
Tidak ada yang salah dengan penjelasan ini, hanya saja pelaksanaannya terlalu sulit
Posisi kunci memang berguna, tetapi investor ritel mudah ketakutan dan keluar karena manipulasi pasar
Sebagian besar mengikuti vlogger besar dan akhirnya mengalami kerugian, data tidak pernah berbohong
Contoh DASH cukup bagus, level tekanan historis memang tempat yang harus diperebutkan oleh para pejuang
Masalahnya adalah kebanyakan orang sama sekali tidak sabar membaca data, mereka hanya ingin cepat kaya
Lihat AsliBalas0
LayerZeroHero
· 20jam yang lalu
Benar sekali, posisi kunci memang benar-benar didukung oleh penilaian independen, tetapi masalahnya adalah kebanyakan orang sama sekali tidak memahami data
Orang-orang yang mengikuti tren dan mengumumkan rekomendasi, ah, mereka akhirnya harus membayar biaya pelajaran
Saya sangat merasakan hal ini, dulu juga mengikuti saran dari para V besar secara sembarangan, sekarang baru paham bahwa saya terlalu buruk dalam membaca garis K.
Lihat AsliBalas0
AirdropSweaterFan
· 20jam yang lalu
Benar sekali, yang ikut-ikutan semua rugi besar, saya hanya memberi pelajaran
Lihat AsliBalas0
FarmToRiches
· 21jam yang lalu
Benar sekali, mengandalkan mengikuti sinyal secara impulsif sudah lama merugi
Investor ritel harus belajar membaca grafik K, jangan sampai terpengaruh oleh bujukan dari V besar
Gelombang DASH memang berulang kali mengonfirmasi di posisi kunci, yang tahu cara mengenali sudah naik ke kendaraan lebih awal
Saat melakukan transaksi, peran posisi kunci sebenarnya hanya satu — memberikan dasar untuk penilaian independen Anda.
Di mana masalah banyak orang? Mereka hanya mengikuti saat V besar berteriak bullish, dan langsung jual saat mendengar akan ada tekanan jual. Hasil dari melakukan hal ini adalah terjebak berulang kali. Apa yang benar-benar dapat diandalkan? Bicara dengan data.
Lihat posisi aktif utama di masa lalu, gabungkan dengan kondisi fundamental saat ini, lalu buat keputusan sendiri. Misalnya untuk koin seperti DASH, di berbagai tahap ada zona support dan resistance yang jelas, posisi ini biasanya tempat dana utama melakukan akumulasi atau stop loss. Jika Anda bisa mengenali ini sebelumnya, tren selanjutnya akan memiliki kerangka acuan.
Intinya adalah jangan terikat oleh emosi. Mengikuti tren secara buta dan mengikuti sinyal jual beli akhirnya selalu merugikan trader ritel. Pola pikir trading yang benar adalah yang didasarkan pada pemahaman data dan penilaian terhadap fundamental. Dengan begitu, setiap transaksi yang Anda lakukan akan membuat Anda lebih yakin.