Setiap krisis besar disertai dengan pelepasan likuiditas—2008 adalah contohnya, 2014 juga demikian, dan 2020 tetap sama.
Ada kebenaran yang keras di balik pola ini: esensi dari pelepasan likuiditas adalah redistribusi kekayaan. Siapa yang mendapatkan uang terlebih dahulu, aset mereka akan naik terlebih dahulu.
Data setelah krisis keuangan 2008 sangat menarik—jumlah miliarder global tidak hanya tidak berkurang, malah bertambah. Kekayaan justru semakin terkonsentrasi. Mengapa bisa begitu?
Jawabannya sebenarnya sangat sederhana. Orang kaya sangat paham satu prinsip: krisis adalah musim diskon. Ketika kebanyakan orang panik, mereka justru membeli dengan harga murah—properti murah, tanah, saham perusahaan berkualitas, apa saja dibeli. Ketika kebijakan penyelamatan ekonomi benar-benar datang, uang mulai mengalir ke pasar, aset yang sudah mereka siapkan dengan harga rendah akan terlebih dahulu rebound.
Keuntungan dengan cara ini secara diam-diam dipindahkan ke kantong segelintir orang. Orang pintar semua tahu aturan permainan ini, dan mereka akan memanfaatkannya berulang kali.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SchrodingerAirdrop
· 01-18 12:53
Awalnya saya pikir ini hanyalah teori konspirasi, sekarang saya merasa ini adalah kenyataan.
Lihat AsliBalas0
Degen4Breakfast
· 01-18 12:51
Sial, makanya aku selalu ketinggalan, nggak punya uang buat beli di harga bawah memang pantas
Lihat AsliBalas0
Degentleman
· 01-18 12:46
Krisis berikutnya aku juga harus belajar membeli saat harga rendah, jangan sampai dipotong lagi
Lihat AsliBalas0
AirdropAutomaton
· 01-18 12:44
Singkatnya, ini adalah permainan selisih informasi, investor ritel yang terkorbankan baru deh para pemain besar mulai mengambil alih.
Lihat AsliBalas0
AirdropHunter007
· 01-18 12:28
Bagaimana harus dikatakan, inilah mengapa saya selalu menimbun koin saat pasar bearish, menunggu pasar bullish untuk mengambil keuntungan dari para pemula
Lihat AsliBalas0
gas_fee_therapy
· 01-18 12:27
Kapan krisis berikutnya akan datang, saya sudah siap untuk membeli saat harga rendah
Setiap krisis besar disertai dengan pelepasan likuiditas—2008 adalah contohnya, 2014 juga demikian, dan 2020 tetap sama.
Ada kebenaran yang keras di balik pola ini: esensi dari pelepasan likuiditas adalah redistribusi kekayaan. Siapa yang mendapatkan uang terlebih dahulu, aset mereka akan naik terlebih dahulu.
Data setelah krisis keuangan 2008 sangat menarik—jumlah miliarder global tidak hanya tidak berkurang, malah bertambah. Kekayaan justru semakin terkonsentrasi. Mengapa bisa begitu?
Jawabannya sebenarnya sangat sederhana. Orang kaya sangat paham satu prinsip: krisis adalah musim diskon. Ketika kebanyakan orang panik, mereka justru membeli dengan harga murah—properti murah, tanah, saham perusahaan berkualitas, apa saja dibeli. Ketika kebijakan penyelamatan ekonomi benar-benar datang, uang mulai mengalir ke pasar, aset yang sudah mereka siapkan dengan harga rendah akan terlebih dahulu rebound.
Keuntungan dengan cara ini secara diam-diam dipindahkan ke kantong segelintir orang. Orang pintar semua tahu aturan permainan ini, dan mereka akan memanfaatkannya berulang kali.