Banyak investor berpengalaman akan mengatakan satu kalimat: Jika ingin melihat denyut nadi ekonomi global yang sebenarnya, daripada memantau Nasdaq atau S&P 500, lebih baik fokus pada Indeks Komposit NYSE.
Apa perbedaan terbesar dari kedua indeks ini? Dua indeks pertama hanya memperhatikan raksasa teknologi atau perusahaan besar, sedangkan Indeks Komposit NYSE mencakup semua saham yang terdaftar di NYSE—kita berbicara tentang lebih dari 2000 perusahaan. Industri energi, keuangan, kesehatan, konsumsi, serta industri baru semuanya ada di dalamnya. Sebagai contoh, seperti sebuah pohon tua, akarnya sangat dalam, cabang dan daunnya tumbuh subur, dan kokoh berada di pusat pasar keuangan global.
Bagi investor, memahami indeks ini sebenarnya adalah belajar bagaimana membangun fondasi yang kokoh dan beragam untuk alokasi aset mereka.
Mengapa indeks ini begitu layak diperhatikan? Karena di dalamnya terdapat banyak perusahaan blue-chip berusia ratusan tahun, serta banyak Real Estate Investment Trusts (REITs) yang stabil dalam dividen, dan perusahaan-perusahaan yang menjalankan bisnis lintas negara. Jika Anda mampu memegang portofolio indeks seperti ini, apa yang Anda dapatkan adalah gambaran nyata dari ekonomi industri global.
Faktanya adalah seperti ini: Bagi banyak investor domestik, memahami indeks ini tidaklah sulit, yang sulit adalah bagaimana memecahkan hambatan teknologi dan benar-benar berbagi keuntungan dari pertumbuhan perusahaan-perusahaan top dunia ini. Inilah yang menjadi hambatan utama bagi kebanyakan orang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FloorSweeper
· 12jam yang lalu
Benar sekali, indeks komposit NYSE memang lebih mencerminkan ekonomi nyata, tidak seperti Nasdaq yang terkuras habis oleh saham teknologi.
Lihat AsliBalas0
CrashHotline
· 01-18 12:51
Kata-kata terdengar bagus, tetapi apakah investor ritel dalam negeri benar-benar bisa membeli barang ini dengan harga murah?
Lihat AsliBalas0
SellLowExpert
· 01-18 12:40
Bagus sekali, indeks komposit NYSE memang lebih komprehensif, tetapi bagi investor ritel domestik yang ingin benar-benar berpartisipasi, masih agak sulit.
Lihat AsliBalas0
AirdropCollector
· 01-18 12:35
Bagus sekali, NYSE secara keseluruhan benar-benar diremehkan, tidak seperti kedua yang lebih berbau teknologi.
Lihat AsliBalas0
LiquidatedNotStirred
· 01-18 12:28
Indeks Komposit NYSE memang sangat undervalued, tetapi untuk benar-benar berpartisipasi secara domestik, tetap harus mengandalkan Hong Kong Stock Connect atau dana QDII, membuka rekening langsung pada dasarnya tidak realistis.
Banyak investor berpengalaman akan mengatakan satu kalimat: Jika ingin melihat denyut nadi ekonomi global yang sebenarnya, daripada memantau Nasdaq atau S&P 500, lebih baik fokus pada Indeks Komposit NYSE.
Apa perbedaan terbesar dari kedua indeks ini? Dua indeks pertama hanya memperhatikan raksasa teknologi atau perusahaan besar, sedangkan Indeks Komposit NYSE mencakup semua saham yang terdaftar di NYSE—kita berbicara tentang lebih dari 2000 perusahaan. Industri energi, keuangan, kesehatan, konsumsi, serta industri baru semuanya ada di dalamnya. Sebagai contoh, seperti sebuah pohon tua, akarnya sangat dalam, cabang dan daunnya tumbuh subur, dan kokoh berada di pusat pasar keuangan global.
Bagi investor, memahami indeks ini sebenarnya adalah belajar bagaimana membangun fondasi yang kokoh dan beragam untuk alokasi aset mereka.
Mengapa indeks ini begitu layak diperhatikan? Karena di dalamnya terdapat banyak perusahaan blue-chip berusia ratusan tahun, serta banyak Real Estate Investment Trusts (REITs) yang stabil dalam dividen, dan perusahaan-perusahaan yang menjalankan bisnis lintas negara. Jika Anda mampu memegang portofolio indeks seperti ini, apa yang Anda dapatkan adalah gambaran nyata dari ekonomi industri global.
Faktanya adalah seperti ini: Bagi banyak investor domestik, memahami indeks ini tidaklah sulit, yang sulit adalah bagaimana memecahkan hambatan teknologi dan benar-benar berbagi keuntungan dari pertumbuhan perusahaan-perusahaan top dunia ini. Inilah yang menjadi hambatan utama bagi kebanyakan orang.