Perjalanan pendanaan di jalur model besar AI kembali memanas. Dilaporkan, lembaga modal ventura top dunia berencana melakukan pendanaan besar-besaran terhadap sebuah perusahaan AI terkemuka, dengan target pendanaan lebih dari 25 miliar dolar AS, dan valuasi pasca-investasi akan melonjak ke 350 miliar dolar AS. Partisipasi dalam pendanaan ini disebut-sebut sebagai barisan yang sangat mewah—tidak hanya ada modal ventura papan atas seperti Sequoia Capital, tetapi juga Microsoft dan NVIDIA masing-masing berjanji untuk berinvestasi, dengan total 15 miliar dolar AS. GIC Singapura, Coatue, dan lembaga investasi terkenal lainnya juga ikut berpartisipasi.
Mengenai perjalanan pendanaan perusahaan ini, setelah pendanaan putaran E pada Maret 2025, valuasinya masih di angka 61,5 miliar dolar AS, namun dalam beberapa bulan saja valuasinya meningkat lebih dari lima kali lipat, kecepatan pertumbuhannya bisa dibilang luar biasa. Dana ini terutama digunakan untuk pengembangan model besar, memperluas infrastruktur komputasi, penyelarasan keamanan AI, dan percepatan komersialisasi.
Dari sudut pandang industri, ini bukan sekadar berita pendanaan biasa. Ambang kompetisi di bidang AI semakin tinggi, kebutuhan akan daya komputasi untuk perusahaan model besar semakin meningkat, dan perebutan talenta terbaik semakin sengit. Bagi perusahaan chip hulu dan penyedia infrastruktur, ini adalah sinyal positif. Investor pasar sekunder juga mulai memperhatikan aset terkait daya komputasi dan aplikasi, mengingat tingginya minat pendanaan ini pasti akan memicu reaksi berantai.
Tentu saja, saat ini informasi ini masih sebatas laporan media, dan belum ada pengumuman resmi dari pihak terkait, sehingga jumlah investasi akhir dan ketentuan spesifiknya mungkin masih akan mengalami penyesuaian. Tetapi dari tren yang ada, perang modal di bidang AI ini jauh dari kata selesai.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
PonziWhisperer
· 01-18 12:51
Lima kali lipat pertumbuhan valuasi? Angka ini terlalu gila, rasanya seperti menggelembungkan gelembung
Sebelum pengumuman resmi sudah begitu gencar dipromosikan, nanti jika menyusut juga wajar
Chip memang sedang menikmati keuntungan besar, tapi jangan terjebak dengan angka pendanaan yang membutakan
Seperti yang selalu dikatakan, jumlah pendanaan besar tidak sama dengan kemampuan menghasilkan uang, tergantung apakah bisa melakukan komersialisasi atau tidak
Microsoft dan Nvidia menghamburkan uang sebanyak itu, pasti bukan untuk amal
Sekali lagi, ini adalah pesta kapital, para investor kecil harus berhati-hati
Pertumbuhan valuasi ini seperti skema Ponzi, siapa yang akhirnya membayar juga belum tentu
Permintaan daya komputasi memang tinggi, tapi harga ini terlalu dibesar-besarkan
Tunggu pengumuman resmi saja, sekarang semua hanya seperti menggambar janji
Perjalanan pendanaan di jalur model besar AI kembali memanas. Dilaporkan, lembaga modal ventura top dunia berencana melakukan pendanaan besar-besaran terhadap sebuah perusahaan AI terkemuka, dengan target pendanaan lebih dari 25 miliar dolar AS, dan valuasi pasca-investasi akan melonjak ke 350 miliar dolar AS. Partisipasi dalam pendanaan ini disebut-sebut sebagai barisan yang sangat mewah—tidak hanya ada modal ventura papan atas seperti Sequoia Capital, tetapi juga Microsoft dan NVIDIA masing-masing berjanji untuk berinvestasi, dengan total 15 miliar dolar AS. GIC Singapura, Coatue, dan lembaga investasi terkenal lainnya juga ikut berpartisipasi.
Mengenai perjalanan pendanaan perusahaan ini, setelah pendanaan putaran E pada Maret 2025, valuasinya masih di angka 61,5 miliar dolar AS, namun dalam beberapa bulan saja valuasinya meningkat lebih dari lima kali lipat, kecepatan pertumbuhannya bisa dibilang luar biasa. Dana ini terutama digunakan untuk pengembangan model besar, memperluas infrastruktur komputasi, penyelarasan keamanan AI, dan percepatan komersialisasi.
Dari sudut pandang industri, ini bukan sekadar berita pendanaan biasa. Ambang kompetisi di bidang AI semakin tinggi, kebutuhan akan daya komputasi untuk perusahaan model besar semakin meningkat, dan perebutan talenta terbaik semakin sengit. Bagi perusahaan chip hulu dan penyedia infrastruktur, ini adalah sinyal positif. Investor pasar sekunder juga mulai memperhatikan aset terkait daya komputasi dan aplikasi, mengingat tingginya minat pendanaan ini pasti akan memicu reaksi berantai.
Tentu saja, saat ini informasi ini masih sebatas laporan media, dan belum ada pengumuman resmi dari pihak terkait, sehingga jumlah investasi akhir dan ketentuan spesifiknya mungkin masih akan mengalami penyesuaian. Tetapi dari tren yang ada, perang modal di bidang AI ini jauh dari kata selesai.