DePIN项目 umumnya menghadapi satu masalah kronis—dapat berkembang saat pasar bullish, tetapi gagal saat pasar bearish.
Di mana letak masalahnya? Jumlah penerbitan token yang tetap. Terlepas dari apakah proyek menghasilkan kebutuhan penggunaan nyata, atau memiliki pendapatan yang mendukung, setiap hari tetap melepaskan token kepada penyedia. Dalam jangka panjang, ini membentuk siklus vicious:
Penurunan permintaan pasar → tekanan harga token → penurunan imbal hasil staking → para penyedia mulai menarik diri → kapasitas jaringan menurun → kebutuhan penggunaan ekosistem semakin menyusut → seluruh sistem mengalami penurunan spiral.
Mekanisme ini menentukan bahwa banyak proyek DePIN sering menjadi "pengikut tren" dalam siklus ekonomi, bukan protokol yang menghasilkan pendapatan secara mandiri. Untuk benar-benar bertahan hidup, perlu mencari cara mengaitkan penerbitan token dengan penggunaan nyata dan pendapatan, bukan sekadar pelepasan secara buta.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
pumpamentalist
· 01-18 17:36
Pada akhirnya, ini adalah mekanisme untuk merampok keuntungan, pelepasan token secara gila-gilaan di awal untuk menarik darah, begitu pasar sepi langsung ketahuan.
---
Desain Ponzi yang tipikal, tidak ada pendapatan nyata sebagai dasar, mengapa bisa bertahan dalam jangka panjang?
---
Jadi DePIN sekarang hanyalah bangunan di atas awan, harus menunggu gelombang pasar bullish berikutnya agar bisa bertahan.
---
Masalah utama tetap saja tidak ada yang memikirkan bagaimana membuat proyek bisa menghasilkan uang sendiri, hanya mengandalkan pelepasan token untuk bertahan hidup...
---
Orang ini benar, harus terkait dengan kebutuhan dan pendapatan nyata, kalau tidak, pasti akan gagal.
---
Saya cuma ingin tahu apakah ada proyek yang benar-benar menerapkan distribusi dinamis, sepertinya kebanyakan masih omong kosong.
---
Sulit dipercaya, lagi-lagi mekanisme yang terlihat keren di permukaan, tapi sebenarnya cuma trik.
Lihat AsliBalas0
TheShibaWhisperer
· 01-18 13:02
Sejujurnya, logika ini sudah saya bosan sejak lama, DePIN memang begini
Tidak bisa menarik uang asli, hanya mengandalkan pencetakan uang, pasti akan bangkrut suatu saat nanti
Lihat AsliBalas0
NFTragedy
· 01-18 12:54
Singkatnya, itu seperti meminum racun untuk menghilangkan dahaga, akhirnya pasti akan runtuh kapan saja
Lihat AsliBalas0
CodeZeroBasis
· 01-18 12:53
Jelasnya adalah mencetak uang sampai bunuh diri, tidak ada pendapatan nyata yang mendukung bagaimana bisa bertahan
---
Polanya yang berulang ini bisa dilihat dengan jelas, tidak heran banyak proyek DePIN yang hanya memanen keuntungan cepat
---
Pelepasan token dan pendapatan yang tidak terkait, sudah pasti adalah jalan buntu
---
Pasar bearish langsung mengungkapkan, aku tidak suka dengan proyek yang hanya tampak besar tapi sebenarnya lemah
---
Daripada terus-menerus memberi insentif tanpa hasil, lebih baik pikirkan bagaimana menghasilkan pendapatan nyata, bro
---
Masalah sebenarnya adalah sebagian besar tim sama sekali tidak memikirkan dengan jelas model keuntungan
---
Sejujurnya, inilah sebabnya aku semakin pesimis terhadap jalur DePIN
Lihat AsliBalas0
zkNoob
· 01-18 12:50
Inilah sebabnya mengapa sebagian besar proyek DePIN hanyalah omong kosong, hanya akan mengeruk keuntungan saja
Lihat AsliBalas0
MemeCurator
· 01-18 12:40
Ini benar-benar siklus mati berlapis-lapis, siapa yang akan menyelamatkan proyek-proyek ini
DePIN项目 umumnya menghadapi satu masalah kronis—dapat berkembang saat pasar bullish, tetapi gagal saat pasar bearish.
Di mana letak masalahnya? Jumlah penerbitan token yang tetap. Terlepas dari apakah proyek menghasilkan kebutuhan penggunaan nyata, atau memiliki pendapatan yang mendukung, setiap hari tetap melepaskan token kepada penyedia. Dalam jangka panjang, ini membentuk siklus vicious:
Penurunan permintaan pasar → tekanan harga token → penurunan imbal hasil staking → para penyedia mulai menarik diri → kapasitas jaringan menurun → kebutuhan penggunaan ekosistem semakin menyusut → seluruh sistem mengalami penurunan spiral.
Mekanisme ini menentukan bahwa banyak proyek DePIN sering menjadi "pengikut tren" dalam siklus ekonomi, bukan protokol yang menghasilkan pendapatan secara mandiri. Untuk benar-benar bertahan hidup, perlu mencari cara mengaitkan penerbitan token dengan penggunaan nyata dan pendapatan, bukan sekadar pelepasan secara buta.